Senin01142013

Last update12:00:00 AM

Back Entertain Life Style Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil

Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil

Share

Bagi ibu hamil, tidak halangan untuk berpuasa Ramadhan selama dokter menyatakan kondisinya baik. Berpuasa selama hamil tentunya berbeda ketika tidak sedang hamil. Diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi ibadah. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa.

Ketika sahur, pertama, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama. Kedua, upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh. Ketiga, jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock. Keempat, sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

Saat Berpuasa, jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil. Cukup istirahat. Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan atau dorongan untuk marah.

Segera batalkan puasa jika mengalami muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan dehidrasi. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit. Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi. Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa

Saat Berbuka, awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi batasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung. Kemudian dapat melanjutkan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma. Setelah shalat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan berlebihan. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Usai shalat tarawih, usahakan makan walau hanya sedikit. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat. (bkc)

Fokus

Menyusuri Sisa Kemegahan Istana Kota Rebah

Minggu, 06 January 2013

Tidak banyak yang tahu bahwa di Kota Tanjungpinang terdapat objek wisata alam be...

Jejak

Mesjid Haji Abdul Ghani (1)

Jumat, 28 December 2012
Mesjid Haji Abdul Ghani (1) Share

Inilah mesjid tertua di Kabupaten Karimun. Dibangun oleh Raja Abdul Ghani...