BATAM (HK)--Membaca bagi anak balita juga sebuah proses untuk mengenalkan lingkungan sejak dini. Walaupun balita masih mengamati, namun proses perkembangan otaknya sudah merekam dan membaca suasana di sekitarnya.
Pada usia nol sampai tiga tahun merupakan masa pertumbuhan anak yang paling penting dalam sejarah perkembangannya. Pertumbuhan sel-sel otak dan saraf maju sangat pesat dan dapat melebihi kapasitas orang dewasa.
Menurut Maryana, Psikolog anak RS Awal Bros Batam, Apabila hal tersebut dilatih secara terus-menerus akan merangsang fungsi otak untuk lebih pintar dan yang cepat dalam belajar membaca dan cepat dalam belajar bicara.
“Anak balita masa kini memiliki nutrisi yang lebih bagus daripada anak balita pada jaman lalu,” jelas Maryana.
Pemenuhan nutrisi yang tepat, baik dalam jumlah maupun komposisi varian mendukung perkembangan sel-sel otak dan saraf balita. Apabila kita bandingkan dengan faktor yang sama, yakni usia nol sampai dengan tiga bulan, bayi masa kini lebih cepat menguasai ragam bahasa isyarat bayi daripada bayi pada jaman lalu yang hanya dapat mempraktekan beberapa bahasa.
Dengan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, baik melalui teknologi, buku, dan penelitian ilmiah membuat manusia lebih mengerti dan memahami arti penting dari pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan saraf pada bayi.
Menurut Maryana saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang memproduksi mainan yang mendidik anak dari pada mainan yang hanya sekedar mainan. Sehingga orang tua tidak perlu ragu untuk memberi balita anda mainan yang mendidik karena mainan yang dapat mendidik anak dapat menjadi pendukung dari proses belajar membaca dan pendidikan anda di rumah.
Untuk memahami pertumbuhan otak anak, bagi dalam dua kategori pertumbuhan. Untuk anak nol sampai dengan anak tiga tahun merupakan periode pertama. Selanjutnya untuk anak empat tahun sampai dengan lima tahun merupakan periode kedua masa pertumbuhan.
Pada periode pertama, yakni nol sampai dengan tiga tahun merupakan periode emas pertumbuhan anak, dimana pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan saraf mengalami duplikasi jumlah yang sangat luar biasa. Pada saat ini pula, anak masih sangat polos dan mudah meniru orang lain.
“Sebaiknya orangtua memperhatikan pertumbuhan balita anda pada periode emas ini, contohnya dengan memberikan makanan yang kaya nutrisi dan tidak memberikan contoh buruk agar balita anda tidak meniru,” jelas Maryana.
Anak empat tahun sampai dengan lima tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan sel otak dan saraf. Namun, prosesnya sudah mengalami perlambatan dan statis apabila tidak dilatih.
Periode emas ini memang perlu pendampingan yang optimal dari orangtua. Hal inilah yang akan mensuport balita untuk memiliki kemampuan membaca lebih cepat dari pada anak-anak pada umumnya.(hk/aps)
Tips Meransang Balita Membaca
1.Tidak ambisius
Pelan dan santai sangat penting sebagai dasar pengajaran kepada balita. Karena ketika kita sebagai orangtua terbebani dengan ambisi-ambisi tertentu dalam mendidik anak, maka hasil yang keluar adalah rasa frustasi saat si anak tidak menunjukkan hasil yang diharapkan.
2.Mulai dengan pengenalan abjad
Perkenalkan ke-26 abjad kepada anak dengan cara kreatif. Hindari session khusus untuk belajar. Karena cara yang paling efektif untuk mengajari anak (dalam berbagai hal) adalah dengan bermain.
Misalnya saja membeli makanan nugget yang berbentuk hurus, hal ini akan membantu anak lebih termotifasi untuk lebih cepat menghapal huruf
3. Merangkai huruf
Merangkai kata adalah tips yang sangat mudah untuk mempercepat anak pandai membaca, cukup dengan hanya waktu satu minggu anak akan lebih cepat merangkai berbagai huruf dalam bentuk kata yang bermakna.
4. Sediakan buku yang cukup
Memanfaatkan buku-buku bekas juga sangat berguna membantu anak cepat membaca. Bila perlu ajak anak bermain ke toko buku atau perpustakaan. Sambil bermain dengan perlahan ajak anak untuk mengeja berbagai kalimat. Selanjutnya selalu sediakan bahan bacaan bagi anak Anda, entah bagaimana caranya.
5 Berikan contoh yang baik
Tunjukkan kepada anak bahwa kegiatan yang paling sering dilakukan untuk mengisi waktu luang adalah membaca. Sehingga anak akan tergerak untuk menyukai buku, seperti halnya orang tua mereka.(hk/aps)
Share
Ajarkan Anak Membaca Sejak Dini
- Minggu, 12 May 2013 00:00




Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 