Momentum Ramadan dan Lebaran selalu membawa berkah bagi siapa pun. Tak hanya bagi yang beribadah saja, mereka yang mengais rejeki di bulan penuh berkah ini turut terseret untung yang tak terkira. Salah satunya pengusaha kecil yang berbisnis kue kering lebaran secara industri rumahan.
Karakter kue yang tahan lama membuat kue kering selalu dicari orang setiap menjelang Lebaran. Tak heran momentum ini membawa berkah bagi pengusaha kue kering hingga menangguk untung dua kali lipat.
"Keuntungannya (berjualan kue Lebaran) lumayan, Alhamdulilah sudah bisa sampai balik modal. Yang penting kue nya laris," jelas pemilik industri rumahan kue Bunda, Isrita Aneli.
Jika dilihat dari harga kue yang dijual Aneli tidak lah terlalu mahal, berkisar Rp20 ribu hingga Rp40 ribu. Harga kue tersebut untuk puluhan jenis kue yang dijualnya. Wanita yang biasa dipanggil Nel ini, bisa menjual kue hingga ratusan toples dalam setiap momen Lebaran.
"Hingga dua pekan puasa, Alhamdulillah kami telah menjual lebih dari seratus toples dan biasanya permintaan akan semakin banyak mendekati hari lebaran," ujar Nel yang sudah enam tahun menggeliuti bisnis ini.
Pembeli kuenya pun rata-rata hanya berasal dari kalangan perumahannya saja, dan promosinya bersistem dari mulut ke mulut. Setiap tahun pelangganya selalu bertambah terutama dari lingkungan pekerja di perusahaan. Bahkan tidak sedikit yang mempromosikan dagangannya ke teman-teman terdekatnya untuk dijual kembali.
Berbeda dengan Nel, bisnis kue kering dengan bendera J & C yang dirintis Dedi Hidayat dan istrinya Diah Susilawati asal Bandung telah berkembang menjadi bisnis usaha waralaba. J & C tawarkan konsep keangenan sebagai distribusi produk-produk J & C. Batam adalah satu agen yang penjualan kue J & C yang cukup sukses.
Menurut Ratna, penjual produk J & C di Nagoya Hill, pelanggan kue kering ini kebanyakan berasal dari Malaysia dan Singapura yang datang ke Batam setiap akhir pekan. Harga kue per toples yang lumayan mahal yakni Rp70 ribu sebanding dengan rasanya yang sangat enak. "Pelanggan biasanya sudah tahu rasa kue buatan J& C mereka tidak mikir lagi untuk mengeluarkan uang," ujar Ratna.
Bagaimana cerita sukses lainnya bisnis kue kering di musim lebaran ini ? Baca Laporan Utama hal 4-5. (jof)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (2)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (1)
- Nama Aneh Menggoda Lidah
- Pasar Induk Bakal Kembali Telan Uang Negara
- Bintan Mutiara yang Terpendam
- Pencuci Bus Jadi Bupati
- Sulitnya Dapatkan Premium di Karimun
- Bayar Zakat di Mal dan Via Rekening
- Para Pejuang Veteran Prihatin
- 32 Pelajar Terbaik Pengibar Bendera Tampil Sempurna
- Waspadai Penimbunan Sembako Jelang Lebaran
- Etalase Indonesia Dinodai Sampah dan Bau Asap
- Project Pesona Lagoi Bakal Gagal Lagi ?
- Dana BOS Mengendap Dulu di Kas Daerah
- Perda Pariwisata Sarat Kepentingan Pengusaha
- LKPI Kepri Bertekad Jadi Teladan Dalam Pengabdian
- Perda THM Menuai Kontroversi
- BP Batam Tutup Mata Terhadap Lahan Terlantar
- Borok Pusat Koperasi Distribusi Bintan Terkuak
- Batam Great Sale Menjanjikan ?