Transaksi Ratusan Juta Rupiah Permalam
BATAM-Bisnis narkoba, adalah sektor perdagangan hitam dengan keuntungan yang sangat menggiyurkan. Karena alasan keuntungan besar itu pula, bisnis yang jelas dan tegas melawan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ini tetap berkibar dan bersarang di diskotek-diskotek yang ada di Kota Batam. Nilai transaksi narkoba, khususnya ekstasi di diskotek-diskotek di Batam mencapai puluhan, bahkan ratusan juta setiap malamnya.
"Kalau ditotal, nilai transaksi ineks atau ekstasi di diskotek-diskotek di Batam setiap malamnya mencapai puluhan, bahkan ratusan juta rupiah setiap malamnya. Untungnya sangat besar. Makanya mereka mau ambil resiko. Apalagi pihak aparat telah dikondisikan mereka sedemikian rupa," kata salah seorang politisi di Batam yang mengaku sangat paham dengan bisnis terlarang yang dijalankan para pengusaha diskotek dan tempat hiburan malam di Batam lainnya.
Mengapa sampai ratusan juta rupiah permalam? Politisi itu mengatakan jika dirata-rata pengunjung seluruh diskotek di Batam setiap malamnya ada sekitar 4.000 orang. Bisa dipastikan 50 persen dari pengunjung itu menkonsumsi ekstasi. "Taroklah mereka mengkonsumsi satu butir, maka ada transaksi 2.000 butir pil ekstasi setiap malam. Jika harganya Rp200 ribu per butir, maka total nilai transaksinya mencapai Rp400 juta permalam atau hampir setengah miliar rupiah," kata politisi tersebut.
Dituturkan, selain bisnis narkoba, pihak diskotek juga menyediakan minuman alkohol kelas tinggi yang harganya ratusan ribu bahkan lebih satu juta rupiah perbotolnya. Jika dikalkulasikan satu diskotek lengkap dengan ruang VIV karaokenya bisa meraup omset di atas Rp500 juta permalam. "Tentu sangat menggiurkan. Belum lagi dari bisnis penyediaan penari striptis dan lainnya," katanya.
Bisnis narkoba di diskotek-diskotek di Batam yang telah mengangkangi UU No. 35 Tahun 2009 tetap tumbuh subur karena didissinyalir ada kerja sama antara pengelola diskotek dengan aparat. Karena itulah diskotek di Batam menjadi syorga bagi kehidupan pebisnis dan pemakai narkoba.
Jaminan kerja sama antara aparat dan pemilik atau pengelola diskotek, selagi berada di dalam ruangan diskotek, transaksi narkoba dijamin aman. Narkoba, atau khususnya esktasi yang dibeli tersebut, juga harus dikonsumsi di dalam diskotek itu juga. Selagi dikonsumsi di diskotek yang sama, pemakai juga dijamin aman.
Begitulah pada umumnya aturan main perdagangan dan pengkonsumsian narkoba di diskotek-diskotek yang ada di Batam. Kondisinya nyaris tak ada beda, baik di Diskotek PC dan PL di bilangan Jodoh, Diskotek NN di bilangan Nogoya dan Diskotek SP di bilangan Seraya. Bertransaksi dan mengkonsumsi ekstasi di dalam diskotek dijamin aman, tapi jangan coba-coba bertransaksi di luar pintu diskotek, termasuk di areal parkir.
Hasil investigasi koran ini, diskotek di Batam yang paling digandrungi para manik dunia gemerlap malam adalah Diskotek NN di bilangan Nagoya. Diskotek NN sedang naik daun, dibanding Diskotek PC dan PL di Jodoh, begitu juga Diskotek SP di bilangan Seraya.
Masing-masing diskotek memiliki keunggulan. Cita rasa ekstasi yang disuguhkanpun berbeda. Ada yang bilang kualitas ekstasi di Diskotek NN lebih mantap. Ditambah lagi pengunjung diskotek banyak ABG alias anak baru gede. Keberadaan ABG mengundang para penggila dugem yang senior untuk 'on' di Diskotek NN. Kendati Diskotek NN lagi digandrungi, namun keempat diskotek itu memiliki 'pasien' setia.
Bagi para maniak dugem kenyamanan dan keamanan menjadi faktor yang sangat penting. Keamanan yang terutama adalah dari penangkapan aparat. Sepanjang para pemilik atau pengelola bisa menggaransi dua hal itu, maka bisnis mereka akan bertahan. Artinya bisnis diskotek itu dijamin tetap langgeng. "Bagi pengunjung yang maniak dugem itu keamanan dari tangkapan aparat menjadi hal terpenting," kata sumber koran ini yang minimal berkunjung ke diskotek dua kali dalam seminggu. (tim)
- Di Balik Kelangkaan BBM Subsidi di Batam (5)
- Di Balik Kelangkaan BBM Subsidi di Batam (3)
- Di Balik Kelangkaan BBM Bersubsidi di Batam (2)
- Di Balik Kelangkaan BBM Bersubsidi di Batam (1)
- Akibat Kerusuhan, Batam Menjadi Tak Kondusif
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (8-Habis)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (7)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (6)
- Korban Jodoh Boulevard (4)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (5)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (3)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (2)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (1)
- Nama Aneh Menggoda Lidah
- Pasar Induk Bakal Kembali Telan Uang Negara
- Bintan Mutiara yang Terpendam
- Pencuci Bus Jadi Bupati
- Sulitnya Dapatkan Premium di Karimun
- Bayar Zakat di Mal dan Via Rekening
- 32 Pelajar Terbaik Pengibar Bendera Tampil Sempurna