| Article Index |
|---|
| Akibat Kerusuhan, Batam Menjadi Tak Kondusif |
| Kerugian Akibat Mogok Buruh US$3 Juta per Hari |
| Sifatnya Hanya Temporer |
| All Pages |
Page 3 of 3
Sifatnya Hanya Temporer SITUASI Kota Batam yang lumpuh hingga hari ini menurut pandangan Ketua LSM Gerakan Bersama Rakyat, Uba Ingan Sigalinggin tidak berpengaruh terhadap dunia investasi, pariwisata dan perdagangan karena aksi buruh di Batam dan Indonesia bersifat temporer.
Berbeda dengan Thailand dimana aksi masyarakat bisa berlangsung hingga berminggu-minggu namun demikian investor dari tetap tertarik investasi di negara tersebut. Yang sudah berinvestasi tetap bertahan karena sejumlah pertimbangan mendasar tidak terlalu mempengaruhi investasi mereka.
"Kalau aksi buruh kita di Batam paling lama tiga hari dan setelah diredam dengan berbagai pendekatan, dan lahirnya keputusan maka aksi buruh juga berhenti. Dan sampai saat ini belum terdengar, investor hengkang dari Batam atau tidak tertarik investasi di daerah ini karena aksi para buruh,"kata Uba.
Menurut Uba, apapun kondisi yang terjadi di Batam tetap diminati para investor karena dari berbagai aspek Batam sungguh sangat tampan bagi investor seperti halnya Singapura. Letak Batam dalam kaitan dengan perdagangan dunia tidak jauh beda dengan Singapura. Dua wilayah ini berada pada jalur jalur perdagangan dunia sehingga sungguh tampan dan diminati.
"Jadi menurut saya, aksi buruh beberapa hari ini tidak terlalu berpengaruh terhadap investasi, pariwisata maupun perdagangan,"kata Uba.
Namun setidaknya, aksi buruh memberikan pelajaran bagi Pemerintah Kota, DPRD Kota Batam dan pengusaha agar tidak lagi tendeng aling-aling dalam membuat keputusan dalam penentuan KHL maupun UMK yang merupakan hak para pekerja. Gebrak bahkan sangat mendukung para pekerja yang berjuang memperbaiki kesejahteraan melalui UMK.
Sebagai bentuk dukungan, Gebrak bahkan mengeluarkan manifesto berisi 8 point yakni, mendukung UMK sama dengan KHL Rp 1.760.000, buruh lapar akan keadilan oleh karena itu LSM Gebrak mendukung sepenuhnya gerakan buruh melawan ketidakadilan dan penindasan, kemarahan buruh adalah akumulasi dari penindasan yang selama ini terjadi, buruh tidak pernah dipandang sebagai bagian dari investasi kecuali hanya objek dan alat produksi semata, mengecam keras dan mendesak wako Batam segera mundur karena tidak berani menghadapi buruh, menuntut 4 orang pimpinan dewan agar mengundurkan diri sebagai wakil rakyat karena gagal dan tidak berani membela buruh, LSM Gebrak menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya Anggota DPRD Batam dari PKS dan Udin P Sihaloho dari PDIP yang berani secara tegas dan jelas, meminta agar seluruh rakyat Batam memberikan dukungan moral kepada aliansi buruh guna memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar berupa upah minumum sesuai dengan KHL, dan hanya ada satu kata atas ketidakadilan dan penindasan buruh yakni lawan.(nic)
Older news items:
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (8-Habis)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (7)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (6)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (5)
- Korban Jodoh Boulevard (4)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (4)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (3)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (2)
- Menelusuri Peredaran Narkoba di Diskotek Batam (1)
- Nama Aneh Menggoda Lidah