NOV IWANDRA (Liputan Batam)
Turnamen diikuti sejumlah 609 peserta mulai dari usia sembilan tahun sampai 21 tahun. Para peserta berasal dari 15 perguruan karate-do junior Pengcab se-kabupaten/kota di Kepulauan Riau (Kepri), masing-masing dari Karimun, Tanjungpinang, Bintan, Batam. serta tim tamu berasal dari Medan, Sumatera Utara. Yang keselurhannya, terbagi dalam 32 kontingen tim karate-do Junior.
Turnamen karate Junior ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Zaref Riadi. Pada acara pembukaan dihadiri perwakilan Danlanal Batam, Kolonel Laut(P) Nurhidayat dan perwakilan Kodim 0316 Batam, Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani.
Ketua umum Pengcab FORKI Batam, M Al Ichsan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wadah untuk mempersiapkan atlit Batam khususnya serta Kepri umumnya. Sehingga, atlit yang memiliki bakat juara dan berprestasi, dapat mengikuti turnamen karate-do di tingkat Nasional dan Internasional.
"Kami bangga dengan keberhasilan pelaksanaan turnamen karate-do ini. Ini merupakan tujuan kami untuk menjaga performen para atlet karate-do, yang memiliki potensi dan prestasi. Selai itu sebagai upaya untuk mempersiapkan atlet yang dapat mewakili Batam dan Kepri, pada iven-iven tingkat nasional maupun internasional pada masa mendatang. Sehingga, atlit karate-do Batam dan Kepri dapat maju dalam mengembangkan prestasi ke tingkat yang lebih tinggi," ujar Ichsan.
Wakil Ketua Umum Pengcab FORKI Batam selaku Ketua Panitia Turnamen, Dadang Nugroho menjelaskan, turnamen It's Karate-do Championship I 2012 merupakan ajang meraih prestasi dan pengembangan kemampuan skill atlit. Dengan adanya turnamen ini, atlit dapat mengetahui sejauh mana kemampuan dan perkembangannya.
"Dengan turnamen ini, tentu kita akan dapat mengetahui kemampuan dan perkembangan seorang atlit. Sehingga, untuk kedepannya kita akan dapat meningkatkan pembinaan agar bisa meraih prestasi yang lebih gemilang. Dengan mengikuti turnamen, juga bisa menjadi tolak ukur untuk meraih prestasi seorang atlit," ujar Dadang.
Turnamen It's Karate Championship I 2012 merupakan turnamen pertama di Batam dan juga terbesar sebab jumlah peserta mencapai 609 orang karate Junior. Selama ini belum pernah ada turnamen karate-do Forki Batam maupun Kepri, yang diikuti peserta dari seluruh perguruan dan jumlahnya lebih dari rencana awal.
"Alhamdulillah, turnamen It's Karate Championship I 2012 Kota Batam, telah berakir dengan sukses. dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan. Diharapkan muncul bibit-bibit atlit muda berbakat dan diharapkan dapat meraih prestasi guna a mengharumkan nama daerah, perguruan dan Forki Batam," kata Wakil Ketua Umum,Harta M Harahap.
Ia mengatakan, pada bulan April Pengcab Forki Batam juga mengadakan iven tahunan untuk tingkat senior. Agenda tersebut merupakan ajang seleksi agar dapat mengikuti turnamen tahunan pada turnamen karate-do tingkat nasional dan memperebutkan piala Menteri Dalam Negeri di Manado pada Juni mendatang.***
Rakercab Memiliki Peran Penting
DENGAN melaksanakan rapat kerja cabang (Rakercab) pada setiap tahunnya, dan melakukan penerapan yang sesuai dengan keputusan rapat, sebuah organisasi dapat melakukan langkah atau program kerja dengan benar. Sehingga, organisasi tersebut bisa tumbuh dan berkembang sesuai rencana.
Ketua umum Pengcab Forki Batam, M Al Ichsan mengatakan, Rakercab merupakan agenda tetap tahunan guna menyusun program kerja. Selain itu, untuk melakukan terobosan dalam peningkatan dan perkembangan Pengcab Forki Batam yang lebih baik pada masa bakti, periode 2012-2016. Saat ini, pengcab Forki Batam menaungi 12 perguruan karate-do diantaranya, Amura Kepri, KKI, BKC Batam, KKNSI, Lemkari, Inkai, Tako, Go Jukai, Siroite, Inkado, Inkarnas, Wadokai dan Kioki Sinkai.
"Selama ini banyak organisasi yang tidak sejalan dengan peran dan programnya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengupayakan Pengcab Forki Batam menjadi yang lebih baik. Karena organisasi karate merupakan suatu organisasi yang berorientasi pada motivasi dan prestasi, dan tidak untuk mencari keuntungan," papar Ichsan.
Dengan amanah yang telah diberikan kepada dirinya, ia akan berusaha menggerakan roda organisasi dengan melaksanakan iven-ivent. Namun demikian kesuksesan program kerja tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran pengcab, pelatih/simpai serta segenap Atlet karate-do yang ada," harapnya.
Upaya kedepan kata Ichsan, organisasi Forki Batam harus bisa berjalan berdasarkan AD/ART. Segala sesuatu harus ada motifasi dan prinsip kerja yang harus diterapkan dengan sungguh-sungguh. Sehingga, bisa menghasilkan suatu nilai positif dan prestasi Atlit yang maksimal dan gemilang. Selama ini, banyak organisasi yang tidak sejalan dengan peran dan programnya.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin, mengupayakan Pengcab Forki Batam menjadi lebih baik. Karena organisasi karate merupakan suatu organisasi skil seseorang yang berorientasi pada motivasi diri dan prestasi. Dengan Forki, kita bisa berperan membantu pihak masyarakat dan keamanan dalam Kamtibmas, kegiatan sosial serta meningkatkan kepedulian pada masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, Forki Batam akan mengedepankan pembinaan melalui berbagai iven kejuaraan tingkat lokal, nasional maupun internasional. Selain prestasi, seluruh pengurus dan anggota Forki Batam juga harus mampu menjalin silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat," ungkap Ichsan.
Ia akan terapkan semboyan sedikit bicara dan banyak bekerja. Organisasi karate bukan hanya retorika, tapi perlu pelaksanaan dan perencanaan yang matang. Dengan diadakannya turnamen, diharapkan dapat merubah paradikma masyarakat serta meningkatkan prestasi Atlit, meraih prestasi yang gemilang, hingga ke tingkat Nasional," janjinya.
Sementara itu, pengurus Pengurus Daerah Forki Kepri, Ayi Aprianto SH mengatakan, Forki merupakan organisasi Skil dan prestasi Atlit. Hal itu, merupakan motifasi seseorang dalam berprisip terhadap kecintaannya pada olahraga karate. Dengan demikian, untuk jajaran pengurus harus bisa berkomitmen, loyalitas kebersamaan dan orang yang pengalaman dalam bidang karatedo,"ujar Ayi.(cw41)
Pelaksanaan Turnamen Menuai Pujian
PELAKSANAAN turnamen It's Karate Championship I 2012 tingkat Nasional 23-25 Maret di gedung Imperium Mall Top 100 Tembesi, Kecamatan Sagulung menuai pujian dari sejumlah pihak.
Ketua Umum Capital Karate Club Medan, Simpai Suwandi Lietanto, menilai, berdasarkan hasil dari pertandingan dan pengamatannya, secara keseluruhan pelaksanaan turnamen Forki Pengcab Batam cukup baik dan sukses.
Pertandingan berakhir dengan lancar sesuai agenda waktu yang sudah ditentukan. Padahal peserta terbilang sangat banyak. Walaupun masih ada kekurangan selama pertandingan, terutama kurangnya jumlah wasit dan juri tapi dapat diselesaikan dengan bijaksana oleh panitia.
"Kita berharap, dengan turnamen ini dapat mendukung kesuksesan dan kemajuan Forki Batam kedepan untuk berprestasi pada tingkat nasional. Asalkan, jangan sampai ada isme-isme kelompok dan perguruan. Karena, egoisme kelompok tentunya akan menghambat perkembangan serta kemajuan prestasi atlit karate-do Forki Batam. Kalau mau maju dan berprestasi, harus bisa menjauhkan sipat-sipat isme kelompok tersebut," ungkap Suwandi.
Pada turnamen ini kontingen Capital Karate Club Medan, menurunkan tujuh atlit pemula dengan tiga orang offisial. Dalam turnamen tersebut, kontingen Capital Karate Club Medan berhasil meraih tiga mendali emas dan satu mendali perak. Yaitu untuk kelas pra pemula kelas 35 kilogram, Sandigo Lietanto berhasil merebut mendali emas untuk komite perorangan, Rishi Napitupulu, juga meraih mendali emas untuk kelas dibawah 35 kg, Arya Napitupulu meraih mendali emas untuk kelas dibawah 40 kg dan Maria sihombing meraih mendali perak untuk kelas dibawah kelas 45 kg.
Selama keberadaan kontingen Medan di Batam, mendapat pelayanan yang sangat luar biasa. mulai dari waktu kedatangan, penginapan dan transportasi sangat memuaskan. Respon panitia pelaksana terhadap tamu undangan sungguh sangat baik. Sehingga atlit sangat termotivasi dalam turnamen tersebut.
"Pelayanan tim undangan tamu dari panitia turnamen Pengcab Forki Batam 2012 sangat memuaskan. Kami sangat senang dan bangga, karena selama di Batam kami mendapatkan pelayanan dengan baik. Kami mengucabkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya pada Ketua Umum Pengcab Forki Batam M Al Ichsan dan semua tim kerja panitia pelaksana turnamen ini,"puji Suwandi.
Ketua Pengda Pimpinan Dearah (Pimda) Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Batam, Haryanto Wijaya mengatakan, semakin banyak turnamen tentunya semakin banyak bibit baru berprestasi yang akan bermunculan.
Sesepuh Inkai Batam, Dr Asmoji menyatakan, turnamen itu sangat luar biasa. Karena, dalam jangka waktu satu bulan, setelah penggantian Ketua Umum Pengcab Forki Batam yang lama dari Kombes Ricky F Wakanno ke Ketua Umum Pengcab Forki Batam yang baru M Al Ichsan sudah mampu melakukan turnamen yang sebesar itu.
"Saya salut dengan kepengurusan Pengcab Forki Batam yang mengadakan iven besar, mengikutsertakan peserta dalam jumlah banyak dari berbagai daerah dan mampu diadakan di tempat yang strategis, bahkan dengan biaya sendiri. Kita berharap dapat mempersatukan seluruh atlit karate-do dari semua perguruan di bawah naungan Forki menjadi lebih kuat, besar, kompak dan dapat meraih prestasi yang gemilang serta membanggakan Batam dan Kepri,"kata Asmoji.
Menurut dia, promosi tentang karate akan menjadi lebih baik. Masyarakat akan dapat melihat lebih dekat tentang pemahaman mental seorang karate-do dan perkembangan karate, yang pada akhirnya banyak disukai dan diminati oleh masyarakat. Adapun sedikit kendala dalam masalah perwasitan atau juri dalam turnamen ini, saya yakin akan dapat terselesaikan dengan baik dan bijaksana. Wajarlah, itu sebagai bumbu penyedap dalam kegiatan sebesar ini. Namun, itu semua untuk kemajuan dan perkembangan yang lebih baik pada Forki Batan dan atlit," katanya.
Bambang pelatih INKADO Batam menilai, turnamen Pengcab Forki Batam It's Karate Championship I 2012 sangat bagus dan sukses. kalau bisa ditingkatkan volume pelaksanaannya hingga 2-3 kali setahun sehingga atlit bisa mengikuti setiap turnamen.
Levis Aran dari Lemkari Batam berpendapat, dengan adanya iven ini mendorong pihaknya memberikan perhatian lebih kepada anak didik dalam perguruan sehingga dapat meningkatkan prestasi.
"Pelatihan yang dilaksanakan di dojo-dojo selama ini, relisasinya tentulah pada sebuah iven-iven turnamen dan pertanding. Disana para atlit dapat mengukur kemampuan mental dan skill yang dimilikinya. Bagi seorang pelatihpun, dalam pertandingan akan dapat menilai kemampuan serta kekurangan anak didiknya," terang Levis.
Dengan mengikuti setiap turnamen, akan lebih meningkatkan mental, disiplin diri dan motivasi atlit dalam melakukan latihan. Adanya turnamen ini masyarakat dapat melihat langsung perkembangan olahraga karate.
Herman, Simpai KKI Tanjungpinang menyampaikan apresiasi atas kesuksesan Pengcab Forki Batam melakukan turnamen It's Karate Championship I 2012. Alhamdulillah hasil dari turnamen tersebut sangat memuaskan dan membanggakan.
Ketua Perguruan Amura Karatedo Indonesia, Hedison menilai turnamen kali ini sungguh sangat luar biasa dan sukses. Penyelenggaraannya akan menjadi acuan pada iven-iven turnamen karatedo berikutnya.
Dengan pelayanan yang baik dari jajaran pengurus Pengcab Forki Batam dan jajaran panitia turnamen tersebut, semua peserta dan tim offisial merasa senang dan puas. Sehingga, menimbulkan kesan yang sangat baikuntuk perkembangan Forki pada masa mendatang.
Ketua dan Pelatih Inkarnas Tanjungpinang, Simpai Rene Alfon mengatakan, sudah lama pengurus Forki tidak melakukan turnamen. Sehingga, tumbuh kerinduan bagi setiap atlit untuk dapat mengikuti iven pertandingan karatedo.
"Turnamen ini setidaknya memotivasi anak didik dan atlit untuk melakukan evaluasi guna peningkatan prestasi pada setiap kejuaraan,"ujar Rene.
Hariyanto, Ketua Wadokai Kepri mengatakan, iven kali ini sekaligus momentum untuk mengukur kemampuan pelatih dan atlit yang selama ini memberikan dan menerima pembelajaran teori serta teknik di perguruan masing-masing.
Frans Hutauruk, Simpai Naga Sakti/KKNSI menilai turnamen kali ini sangat sukses. Turnamen ini Ini menjadi langkah awal yang baik bagi organisasi Forki. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus Forki dan seluruh ketua dan pelatih perguruan agar memberikan dukungan penuh pada Ketua Umum Forki Batam dan jajaranya agar dapat lebih sukses.
"Iven turnamen karate-do ini sangat sukses. Sehingga, Saya merasa bangga dengan komitmen Ketua Umum Pengcab Forki Batam yang sekarang. Karena, bapak M Al Ichsan bukan hanya bicara, tapi beliau lansung membuktikan omongannya. Ini patut jadi contoh, agar organisasi karate-do, dojo-dojo perguruan, atlit dan masyarakat dapat termotifasi untuk kemajuan karate di Batam dan Kepri,"kata Cik Ayun, Simpai KKI Batam.
Daulat Sitorus, Simpai Shiroite Batam menilai, iven ini lebih bergengsi dari iven-iven sebelumnya. Karena diikuti hampir seluruh perguruan Karatedo yang ada di Batam dan Kepri. bahkan ada tamu undangan dari tim karatedo dari kota Medan. Hal ini tentunya akan menarik perhatian bagi Pelatih, pengurus dan atlit-atlit perguruan yang ada.
"Apabila sering diadakan turnamen dan iven tentu perguruan akan bertumbuh karena masyarakat akan dapat menilai eksistensi kepengurusan perguruan dan organisasi Forki Batam yang ada,"ungkap Daulat meyakinkan.
Riko Polda Nababan, Simpai Tako Batam mengatakan, turnamen It's Championship Karate-do I tahun 2012 sangat bagus. Ia menyarankan agar pelaksanaan turnamen berikut menggunakan tempat yang lebih besar dan lebih bagus agar para atlit tidak kelelahan. Jumlah panitia dan wasit harus lebih banyak dan memiliki kompetensi karena mereka menjadi penentu bagi kesuksesan atlit dalam turnamen.
Jaka Wardana, Simpai BKC Batam bahkan mengatakan, iven ini merupakan barometer bagi seluruh perguruan sehingga semua perguruan lebih mempersiapkan kemampuan, mental, dan motivasi para atlit.
"Iven kali ini secara keseluruhan sudah sangat baik dan sukses, walaupun masih terdapat kekurangan namun dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik Kendala yang ada di lapangan masih dapat di toleransi karena semua perguruan masih sangat menjunjung jiwa sportifitas," terang Jaka wardana. Kemudian dikatakannya lagi, "Forki juga harus memikirkan kehidupan atlit dari sisi karate dan pendidikan. Diharapkan Forki Batam dapat mempersatukan semua Perguruan dengan itikat kebersamaan demi kemajuan Karate-do Batam dan Kepri.
Dr Heriandi, Tim Medis mengatakan, kesuksesan pelaksanaan turnamen ini juga berkat dukungan tim medis yang sangat membantu dalam penanganan dan pelayanan kesehatan atlit. Kesiapan tim medis didukung peralatan P3K yang lengkap sehingga semua dapat melakukan dilayani dengan baik.(cw41)
Newer news items:
- PP Back to Zero
- Wujudkan SMKN 1 Go Internasional
- Semarak Sambut MTQ Kepri di Bintan
- Tamat SMA Hanya Jadi Nelayan
- "Mutu Baik, Pendidikan Akan Meningkat"
- IKSB Membawa Harapan Baru
- 'Kami Juga Ingin Lulus UN' UN SMALB Kartini
Older news items:
- TKA Launching Kapal TB Adara
- Oknum Anggota Dewan Rebutan STS
- Pendidikan Bermutu Bukan Karena Nilai UN Bagus
- Pertahankan RSBI Orentasi Sosial
- Marak Penambangan Pasir Darat di Bintan
- Memahami Trafiking dan Seks Komersial
- Ekonomi Batam Makin Lesu
- KPK Harus Selidiki Coastal Area
- Korban HIV/AIDS Terus Berjatuhan
- LAM Penjaga Adat Melayu