Jumat12072012

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Semarak Sambut MTQ Kepri di Bintan

Semarak Sambut MTQ Kepri di Bintan

Share

Menag RI dan Rhoma Irama Hadiri Pembukaan

BINTAN - Persiapan menyambut Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Kepri ke-IV yang dilaksanakan tanggal 15-21 Mei mendatang di desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan hampir rampung. Panitia sebelumnya sudah terus melakukan pembenahan dalam persiapan perhelatan akbar ini.


Mulai dari km 16 perbatasan antara Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan menuju lokasi pelaksanaan MTQ jauh hari sudah dibenahi. Sepanjang jalan terpasang lampu hias dikiri dan kanan untuk memperindah suasana pada malam hari. Belum lagi lampu hias berbentuk lain dan umbul-umbul menambah suasana menjadi lebih semarak.

Tidak lupa juga setiap gapura atau pintu masuk jalan dihiasi dengan lampu dengan dan dibenahi sedemikian rupa, sehingga tampak lebih menarik bila dipandang mata. Kemudian, jembatan Kawal menuju lokasi MTQ sepanjang lebih kurang 20 meter diatasnya dihiasi lampu warna warni untuk membuat suasana menjadi lebih asri.

Gapura maupun lampu hias ini nantinya akan diperlombakan pada MTQ ini. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dan masyarakat tak ingin mengecewakan tamunya. Mereka bertekad ingin memberikan layanan terbaik kepada ribuan pengunjung yang datang dari 7 kabupaten dan kota di Kepri.

Dua wilayah yang menjadi pintu gerbang bagi pengunjung MTQ nanti yakni Desa Teluk Bakau dan Kelurahan Kawal di Kecamatan Gunung Kijang jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri menyambut iven kegamaan tersebut.

Bak seorang gadis yang mulai mekar, kini dua wilayah tersebut mulai berdandan dan mempercantik diri. Setiap pojok dan sudut desa/kelurahan dibenahi dan ditata agar tampak indah dan asri. Di depan rumah warga yang berada di pinggir jalan mulai terpampang umbul-umbul dan sejumlah lampu hias.

"Kini jalan utama sepanjang Kelurahan Kawal sudah rapi dan bersih. Sejumlah ruas jalan yang dulu berlubang dan bergelombang kini sudah di perbaiki dan mulus kembali. Umbul-umbul di depan rumah warga sudah mulai terpasang.

Aparat kecamatan, kelurahan dan desa bersama masyarakat dan pemkab bergotong royong membersihkan dan menata kawasan karena Desa Teluk Bakau dan kelurahan kawal menjadi lokasi dan pintu gerbang iven MTQ nanti," kata Camat Gunung Kijang, Roni Kartika, di sela kegiatan gotong royong warga, Minggu kemarin.

Demi suksesnya acara tersebut, pihak Kecamatan, Kelurahan maupun desa kata Roni tak segan-segan turun langsung ke sejumlah masjid untuk bertemu masyarakat dan memberikan pengarahan menyambut MTQ.

"Ribuan warga Kawal nanti akan dikerahkan dalam acara pembukaan MTQ. Karena itu kita memberikan sosialiasi kepada warga agar dalam pelaksanaan nanti berjalan lancar dan sukses. kata Lurah Kawal Zulkhairi.

Lokasi tempat pelaksanaan MTQ yang ditata sedemikian rupa sangat megah, kokoh dan indanh dipandang mata. Bangunan sebagai mimbar utama yang dihiasi ornamen kaligrafi bertuliskan lafaz ayat-ayat Al Quran berwarna-warni ini menjadi hiasan yang sangat menawan dan indah.

Tidak ketinggalan astaka yang berada di samping mimbar bangunan utama tertata dengan rapi dan siap menyambut datangnya tamu pada MTQ nanti. Begitu juga dengan tempat lainnya seperti pujasera untuk pengunjung, tenda bazar dan lainnya sudah siap dan tertata dengan baik.

Jauh hari sebelumnya Bupati Bintan Ansar Ahmad bersama dengan panitia MTQ telah melakukan rapat untuk mempersiapkan pelaksanaan MTQ, untuk memenuhi semua kebutuhan, termasuk sarana dan prasana pendukung seperti jalan, bangunan, lighting atau cahaya, lampu hias, akomodasi dan lain-lain.

Selain dari pada lampu hias dijalan, sebelumnya Bupati juga telah meminta kepada pihak Kecamatan Gunung Kijang untuk mempersiapkan kelong-kelong milik masyarakat sekitar yang dihiasi dengan lampu hias.

Kelong-kelong tersebut kata Ansar nantinya akan menghiasi laut dan pantai pada saat pembukaan MTQ agar menambah indahnya suasana MTQ. Bupati juga meminta adanya lokasi khusus yang digunakan sebagai tempat bazar atau berjualan bagi masyarakat sekitar, agar kelihatan rapi dan tidak semraut atau di lokasi lain.

Dari Dinas Kesehatan nantinya akan mengakomodir penanganan dan operasional kesehatan dan mempersiapkan puskesmas terdekat agar stand by. Kemudian, dari Bappeda diminta untuk segera melengkapi sarana listrik, air dan lainnya.

Selain lokasi MTQ yang sudah dibangun Pemda Bintan di Teluk Bakau, beberapa lokasi seperti sekolah dan mesjid terdekat juga akan digunakan sebagai sarana lomba MTQ.

Ansar mengatakan, pembangunan sarana tempat pelaksanaan MTQ sudah hampir 100 persen rampung, termasuk kondisi fisik bangunan yang tinggal tahap finishing dan tinggal pembenahannya.

"Kita berharap setelah acara MTQ tingkat Provinsi ini selesai tidak dibongkar melainkan dijadikan tempat pedagang menjual berbagai souvenir, batik-batik dan juga dapat meningkatkan kunjungan pariwisata ke Kabupaten Bintan," imbuh Ansar.

Pemkab Bintan selaku tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-4 tingkat Propinsi Kepri sudah siap untuk melaksanakan iven akbar di bidang kegamaan tersebut.

Wakil Bupati Bintan, Khazalik dalam rapat koordinasi bersama pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri beberapa waktu lalu memaparkan sejumlah persiapan yang telah dilakukan Pemkab Bintan selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ.
Sejumlah persiapan diantaranya fasilitas di arena MTQ, transportasi dan akomodasi untuk peserta dan rombongan dari setiap daerah.

Sejumlah hotel dan resort yang berada di sekitar lokasi MTQ dipilih sebagai akomodasi para peserta MTQ seperti Hotel Bintan Agro Resort, Hotel Hermes Resort serta YY Resort.

"Insya Allah pelaksanaan MTQ mendatang, kita siap untuk melaksanakannya," ujar Khazalik.

Khazalik mengatakan, bangunan utama MTQ dan pendukung lainnya sudah 100 persen diselesaikan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan Raja Akib Rachim mengatakan untuk pelaksanaan MTQ, pihaknya akan menyiapkan peralatan sound system dan lighting (lampu) dengan kekuatan prima. Tujuannya agar pelaksanaan berjalan lancar dan memuaskan bagi peserta dan pengunjung. "Untuk sound kita siapkan hingga 100 ribu watt dan lighting 150 ribu watt," kata Akib.

Sementara, penanggung jawab kegiatan pameran dan bazar di arena MTQ yang juga selaku Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPMPD) Kabupaten Bintan, Mardhiah mengatakan pihaknya telah menyiapkan 9 ruangan untuk kegiatan pameran dan bazar. Ruangan tersebut 2 diantaranya khusus untuk Kanwil Agama dan Pemprov Kepri. Sedangkan sisanya untuk kabupaten dan kota.

"Pelaksanaan pameran dimulai 16-23 Mei. Dalam pameran nanti akan dilakukan penilaian stand pameran yang terbaik. Untuk itu setiap daerah bebas menghias dan mendesain ruangan pameran mereka masing-masing," kata Mardhiah.

Kabag Humas dan Protol Pemkab Bintan Deki iskandar Dinata mengungkapkan, dipilihnya desa Teluk Bakau sebagai tempat pelaksanaan MTQ karena daerah tersebut supaya lebih dikenal oleh masyarakat terutama yang berasal dari luar Bintan. Daerah tersebut juga berdekatan dengan resort yang sangat potensial untuk dikembangkan.

"Bupati Bintan memilih Teluk Bakau sebagai tempat pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi karena untuk memperkenalkan daerah baru, sehingga nantinya memiliki potensi yang menarik untuk dikunjungi wisman baik dari dalam maupun luar," kata Deki.

Disamping itu juga lanjutnya, pemandangan dan panorama alam yang ada di sana cukup indah dan sangat cocok untuk diadakan even-even menarik.

Deki berharap pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri di Teluk Bakau pada bulan Mei mendatang dapat berjalan lancar, aman dan tanpa adanya rintangan apapun. MTQ ini merupakan bukti kerja keras Bupati Bintan bersama jajarannya dengan dukungan masyarakat untuk bersama-sama mensukseskannya dari awal sampai penutupan.

Gapura dan Lampu Hias Terindah

Pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi ini, gapura atau gerbang dan lampu hias terindah akan diperlombakan.
Camat Gunung Kijang Roni Kartika mengatakan, selain gerbang, lampu hias yang dipasang di kiri dan kanan jalan juga diperlombakan.

Lampu hias ini mulai dipasang mulai dari Km 16 dekat perbatasan Kota Tanjungpinang dan Bintan sampai lokasi MTQ di Desa Teluk Bakau. untuk pemasangan lampu hias tersebut, masyarakat sudah mempersiapkan sekitar 300 batang tiang dari bambu.

Lampu hias kecil warna warni berukuran 5 watt tersebut akan dipasang di sepanjang jalan mulai perbatasan keluarahan dari Hotel Hermes KM 26 sampai lokasi MTQ di Desa Teluk Bakau KM 36. Jadi panjang lampu yang akan dipasang kurang lebih 10 kilometer.

"Kalau gerbang kerja sama antara masyarakat dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bintan, namun kalau lampu hias ini merupakan hasil karya masyarakat setempat," kata Roni. Lampu hias yang diperlombakan ini dinilai oleh pihak DKP Bintan dan nantinya akan diumumkan pada pelaksanaan MTQ mendatang.

Selain itu lanjut dia, pihak kecamatan juga akan menurunkan sebanyak 40 orang satuan tugas (Satgas) yang berasal dari pemuda, Perpat, partai politik, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Organisasi Kepemudaan yang bekerja sebagai tenaga kebersihan dan pengaturan parkir pada pelaksanaan MTQ nanti.

Roni menyebut, adapun lokasi lomba MTQ tingkat Provinsi di wilayah Kecamatan Gunung Kijang yaitu di arena utama, Gedung Community Kawal, SD Teluk Bakau, masjid Al Furqon dan Hotel Hermes Agro.

Sampai saat ini kata dia, warga sekitar sangat antusias menyambut pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri mendatang yang dilaksanakan di Teluk Bakau. Warga juga sangat menantikan dan menunggu dan siap menyambut pembukaan MTQ tersebut.

Di sisi lain, sebanyak 500-an pelajar se-Kabupaten Bintan akan dilibatkan dalam kegiatan MTQ tingkat provinsi.

Pelajar mulai tingkat SD hingga SMA tersebut akan berpartisipasi meramaikan sejumlah tempat yang dijadikan lokasi untuk pertandingan MTQ.

Kepala Disdikpora Bintan Makhfur yang disampaikan Sekretaris Dinas Naharuddin mengatakan pihaknya meminta setiap sekolah ikut berpartisipasi dalam meramaikan setiap pertandingan.

Ada lima lokasi yang akan menjadi tempat pertandingan yakni masjid Teluk Bakau, lokasi MTQ, SD Negeri 3 Kawal, Hotel Hermes, dan Gedung Comunity Center.

"Kita mengharapkan partisipasi dari seluruh sekolah baik guru mau pun siswa untuk ikut meramaikan kegiatan selama berlangsungnya MTQ nanti. untuk pelajar di Bintan kita libatkan sekitar 500-an orang dari 7 kecamatan," kata Nahar.

Sementara itu guru dan siswa diminta memakai pakaian khas Melayu termasuk pegawai di Disdikpora Bintan. Aturan itu mulai dijalankan sejak awal kegiatan MTQ 15 Mei hingga berakhir 21 Mei nanti.


=================================================


Hadirkan Soneta Group dan Menag

Dalam pembukaan nanti, group musik dangdut bernuansa dakwah "Soneta" akan menghibur pengunjung pada MTQ tingkat Propinsi Kepri. Group musik tiga generasi yang dipimpin H Rhoma Irama yang terkenal dengan tembang "begadang" ini akan tampil pada tanggal 15 Mei malam saat acara pembukaaan MTQ.

Direncanakan Menteri Agama RI Surya Dharma Ali juga akan menghadiri acara pembukaan MTQ tingkat Provinsi Kepri nanti beserta undangan lainnya.

"Dalam acara pembukaan akan menampilkan tarian kolosal, video 3 dimensi serta atraksi kembang api yang spektakuler. Yang paling spektakuler adalah dengan pemutaran video 3D Mapping diiringi bersamaan dengan lampu laser selama 10 menit. Dalam penampilan video 3 dimensi ini diputar tentang kisah maupun sejarah Islam yang menceritakan awal sebelum agama Islam, menggunakan suara dan pendukung lainnya," papar Deki Iskandar Dinata, Kabag Humas Pemkab Bintan

Deki mengatakan, pembukaan MTQ tingkat Provinsi Kepri ini diawali dengan prosesi penyambutan, pembacaan ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Qori Internasional yaitu Dra Hj Sahrini, kata sambutan dan penampilan tarian kolosal.

Pemkab lanjut Deki telah menyiapkan sarana transportasi antar jemput gratis disetiap Kecamatan diwilayah Kabupaten Bintan. Transportasi ini nantinya akan digunakan untuk masyarakat yang ingin menyaksikan pelaksanaan MTQ dari pembukaan sampai penutupan.

"Untuk itu kami mengharapkan kepada masyarakat agar memanfaatkan momen ini untuk datang beramai-ramai menyaksikan acara MTQ mendatang," imbuh Deki.

Puluhan ribu pengunjung diperkirakan akan memadati pembukaan MTQ tingkat Propinsi Kepri ke-IV yang berlangsung di Desa Teluk Bakau, Selasa (15/5) malam. Pada tanggal 14 Mei juga akan dilakukan pelantikan dewah hakim MTQ yang akan dilaksanakan di Gedung Comunity Center, Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bintan Arusman Yusuf yang juga panitia MTQ bidang Musabaqah, mengatakan, peserta kafilah dari masing-masing berasal dari kabupaten/kota yang diperkirakan mencapai 1.000-an orang.

Iven MTQ juga akan dimeriahkan oleh para penggembira atau pendukung dari daerah. Khusus untuk penggembira ini panitia akan menyiapkan rumah milik masyarakat yang berada di sekitar lokasi MTQ sebagai tempat penginapan.

"Untuk kafilah disiapkan hotel dan yang ada di sekitar lokasi MTQ. Sedangkan untuk penggembira kita siapkan di rumah-rumah warga," jelas Arusman.

Menurut Arusman, sebelum pembukakaan MTQ akan dilakukan pawai takruf pada tanggal 14 Mei yang akan dilaksanakan di Tugu Antam Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Kemudian dilanjutkan acara pembukaan yang menghadirkan artis Rhoma Irama yang digelar pada tanggal 15 Mei.

Sedangkan untuk lomba Musabaqah sendiri, ada enam Kategori yang diperlombakan yakni Tilawah (membaca), hifdzil (hafalan), Tahmil (Cerdas Cermat), Syarhil (pidato), Tafsir (terjemahan dalam bahasa Arab, Inggris dan Indonesia) serta M2IQ (musabaqah menulis ilmiah quran). Untuk Tilawah ada lima cabang yakni yakni Tilawah anak-anak, remaja, dewasa, tartil dan tuna netra. Kegiatan MTQ akan ditutup dengan lomba rebana untuk ibu-ibu dan remaja.

"Saat ini ada 49 orang peserta dari Kabupaten Bintan telah dipersiapkan untuk bertanding pada ajang MTQ mendatang. Para peserta ini sudah kita dilatih sehingga nantinya dapat meraih prestasi terbaik diajang MTQ tersebut," imbuhnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan menyediakan armada bus sebagai alat transportasi untuk rombongan kafilah MTQ tingkat Provinsi Kepri yang tiba pada tanggal 12 dan 13 Mei.

"Ada tiga titik kedatangan kafilah, yakni pelabuhan Bulang Linggi di Tanjunguban, Bandara Raja haji Fisabilillah di Kijang dan Pelabuhan Sri Indrapura di Tanjungpinang. Dijadwalkan mereka akan tiba dalam dua gelombang yakni tanggal 12 dan 13 Mei," kata Kepala Dishub Bintan Ahmad Ishar melalui Kabid Perhubungan Nurdin kemarin.

Setelah dilakukan penjemputan, rombongan dibawa ke gedung Comunity Center di Kawal Gunung Kijang untuk dilakukan seremonial penyambutan.

Kepadatan pengunjung diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 15 Mei dimana akan dilaksanakan acara pembukaan. Karena dalam acara pembukaan selain rencananya akan dihadiri Menteri Agama dan Menko Kesra juga akan menghadirkan artis ibukota Rhoma Irama yang akan menyampaikan nada dan dakwah kepada pengunjung MTQ.

Gelar Syukuran

Sebelumnya, Bupati Bintan Ansar Ahmad bersama dengan Gubernur Kepri HM Sani, Wakil Walikota Tanjungpinang Edward Mushalli beserta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Bintan, Pemprov Kepri, tokoh masyarakat Kepri dan undangan pada Jum'at (11/5) malam menggelar syukuran penempatan bangunan MTQ.

Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, syukuran digelar bersama agar pembangunan lokasi MTQ dan juga pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri nantinya dari awal sampai penutupan menjadi lebih berkah.

"Setelah MTQ ini berakhir, kita akan menjadikan lokasi ini menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif, dimana hasil-hasil dari kerajinan yang ada di Bintan akan kita kembangkan disini," ujar Ansar.

Ansar mengatakan, astaka yang disamping nantinya akan ditutup kaca setelah MTQ selesai, kemudian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan akan berkantor di dekat bangunan MTQ.

"Hasil kerajinan ini nantinya akan kita bangun suatu gedung workshop dilokasi MTQ yang didalamnya ada packaging pengemasan produk kerajinan, pembuatan kerajinan seperti kalung dari batu bauksit dan kerajinan lainnya.

Jadi kata dia, lokasi pelaksanaan MTQ beserta bangunannya didalam tidak akan menjadi sia-sia setelah MTQ ini berakhir, karena dapat dimanfaatkan dalam pengembangan ekonomi masyarakat Bintan.

"Kita berharap tempat MTQ ini nantinya menjadi permanen dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kerajinan dan produk ekonomi lokal untuk menambah pendapatan keluarga bagi masyarakat," imbuhnya.

Sehingga bila turis datang, maka bisa melihat-lihat produk dari kerjinan yang dihasilkan di sini. Kita juga memberikan peluang untuk kota maupun kabupaten lain yang ingin membuka produk kerajinan dilokasi ini," ujar Ansar.

Dalam kesempatan itu, Ansar menyebutkan tahun lalu, ada sekitar 20 ribu turis dari mancanegara yang berkunjung ke daerah Trikora, dimana sekitar 3 ribu sampai 4 ribu turis lokal atau dari dalam daerah yang datang.

Untuk kawasan Trikora sebagai pariwisata menengah lanjutnya, Pemkab Bintan telah mengembangkannya melalui pintu masuk dari Lagoi dan pintu masuk dari Tanjungpinang. Kedepan, akan dikembangkan pelabuhan Tanjung Berakit untuk dilalui wisatawan dari mancanegara.

Pelabuhan Tanjung Berakit ini nantinya akan ada selat yang akan dikeruk untuk didalami dan kedepan daerah Trikora akan ditempuh dari Tanjungpinang, Laogoi dan Berakit sebagai gerbang arus wisata.

"MTQ ini bukan untuk kita, namun untuk semua masyarakat Bintan dan kepri umumnya. Kita berharap pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar dan tertib," imbuh Ansar.

Ansar menyebutkan, anggaran pembangunan MTQ sekitar Rp16 miliar. Pembangunan MTQ tersebut kata Ansar termasuk dengan pembebasan lahan, pembangunan gedung, tempat berjualan atau pujasera dan sarana lainnya.

"Kita berharap setelah acara MTQ tingkat Provinsi ini selesai tidak dibongkar melainkan dijadikan tempat pedagang menjual berbagai souvenir, batik-batik dan juga dapat meningkatkan kunjungan Pariwisata ke Kabupaten Bintan," imbuh Ansar.

Dalam kesempatan itu, Ansar juga meminta restu dan dukungan bersama dari segenap komponen masyarakat Bintan dan Kepri umumnya agar pelaksanaan MTQ mendatang berjalan dengan baik dan sukes.

Gubernur Kepri HM Sani menyambut baik pelaksnaaan MTQ dari tanggal 15-21 Mei mendatang. Sani juga berharap MTQ berjalan sesuai dengan harapan bersama dan menambah semangat bagi masyarakat Bintan khsuusnya dan Kepri pada umumnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bintan Dian Nusa mengatakan, untuk mengamankan pelaksanaan MTQ nanti, pihaknya menurunkan sebanyak 60 personel yang dibagi dalam dua shif bertugas menjaga keamanan serta ketertiban dari awal sampai akhir.

"Kita mengerahkan sebanyak 60 personel Satpol PP termasuk 7 orang petugas pemadam kebakaran dibantu dengan aparat Kepolisian serta TNI. Personel Satpol PP yang kita tugaskan ini kita tarik sebagian dari kantor Satpol PP," kata Dian. (eza)