Minggu10052014

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Kenali Gejala Kaki Gajah Sejak Dini

Kenali Gejala Kaki Gajah Sejak Dini

Penyakit kaki gajah sebenarnya dapat diketahui masyarakat sejak dini. Karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan agar penderita tidak mengalami cacat akibat penyakit yang disebabkan oleh cacing filarias tersebut.

oleh;Rahmat.Liputan Tanjungpinang

Beberapa pekan lalu masyarakat Kepri khususnya di Batam sempat dihebohkan dengan adanya temuan penyakit kaki gajah. Untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus kaki gajah ini, pemerintah melalui Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi dan pemberian obat pencegahan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Namun tidak semua masyarakat bersedia meminum vaksin tersebut karena khawatir dengan efek samping yang ditumbulkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tjejep Yudiana, gejala penyakit tersebut yakni berupa demam berulang selama 3 sampai 5 hari. Demam hilang bila istirahat dan timbul lagi setelah bekerja berat.

"Kemudian adanya pembengkakan kelenjar getah bening di daerah lipatan paha, ketiak yang tampak kemerahan disertai panas dan sakit," ujarnya.

Lalu gejala lainnya, sambung Tjejep, mengalami radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal ke arah ujung kaki atau lengan. Pembengkakan kelenjar itu dapat pecah dan dapat mengeluarkan darah serta nanah.

"Selain itu, terjadi pembesaran tungkai, lengan, buah dada dan alat kelamin perempuan dan laki-laki yang tampak kemerahan dan terasa panas," terangnya.

Dilanjutkan Tjejep, bagi masyarakat yang mengalami gelaja tersebut, agar segera melakukan pengobatan. Karena, jika dibiarkan saja, penderita bisa terkena stadium 3 dan 4. Jika sudah sampai tahap ini, maka penyakit ini tidak bisa disembuhkan.

"Penderita bisa mengalami cacat yang membuat dirinya tidak mampu beraktifitas," terangnya.

Pengobatan penyakit kaki gajah seperti obat cacing. Sebab pembengkakan pada kaki tersebut, isinya adalah cacing.

Sementara itu, untuk penanggulangan penyakit ini di Provinsi Kepri, WHo bersama Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kepri akan membagikan obat gratis untuk antisipasi penyakit kaki gajah.

"Untuk wilayah Kepri ada tiga daerah yang mendapatkanya. Yakni Batam, Bintan dilaksanakan Mei dan Lingga pada Oktober mendatang," kata Tjejep.

Sedangkan untuk Tanjungpinang, Karimun, Anambas dan Natuna, direncanakan baru diberikan pada 2014. Kemudian pada Musrenbang 2014 nanti, program penanggulangan penyakit kaki gajah juga akan diusulkan. ***

Share