UNTUK kelima kalinya, iven balap sepeda Internasional Tour de Bintan tahun 2013 sukses digelar. Iven yang berlangsung selama tiga hari jumat-Minggu (8-10/11) minggu lalu ini diikuti 1085 atlet dari 38 negara.
Kesuksesan Tour de Bintan tahun 2013 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bintan tidak terlepas dari kerjasama dengan Nirwana Gardens and Resorts serta didukung iven organiser internasional MetaSport.
Untuk itu, Kepala Disparbud Bintan Sutioso, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bintan yang telah mendukung penyelenggaraan Tour de Bintan 2013, sehingga sukses dan membanggakan.
"Kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bintan yang telah mendukung penyelenggaraan Tour de Bintan 2013. Sehingga Tour de Bintan menjadi kebanggaan masyakarakat, bukan hanya Bintan, namun Provinsi Kepri,"kata Sutioso, di Bintan, Sabtu (23/11).
Semua pihak lanjutnya seperti Polres Bintan, para pelajar, Dinas Perhubungan Bintan, Imigrasi, Pemerintah Kecamatan, Imigrasi, Bea Cukai, LSM, dan semua elemen masyarakat, Sutiosa mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya dan terimakasih.
Perlombaan yang diawali dengan Prologue 20 kilometer di Pasar Oleh-oleh, Bintan Resorts, Jum'at (8/11). Selanjutnya etape I menempuh jarak 150 kilometer, dilepas oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko, didampingi Kapolri Jenderal Sutarman, dan Kasal Jenederal Marsetyo, di Simpang Lagoi, Bintan, Sabtu (9/11). Etape kedua menempuh jarak 107 kilometer dilepas di Resorts Center, Nirwana Gardens and Resorts, Minggu (10/11).
Kapolri, mengatakan memberikan dukungan dengan kenyamanan selama menjalankan rute lomba.
"Kami ingin peserta menikmati lomba dengan segala keindahan yang dimiliki Bintan. Saya harap juga kalian akan kembali lagi ke Bintan dengan keluarga," kata Sutarman dalam bahasa Inggris. Setelah melepas peserta lomba, rombongan Kapolri, TNI dan KASAL juga membuka pameran.
Keluar sebagai juara Pierre Alain Scherwey atlit sepeda asal Swiss dari tim ANZA Cycling dengan total waktu tempuh 6 jam 50 menit 52 detik. Rinciannya prologue 20 kilometer dengan waktu tempuh 16 menit 14 detik, etape I 150 kilometer dengan waktu tempuh 3 jam 49 menit 58 detik, etape II sejauh 107 kilometer waktu tempuhnya 2 jam 44 menit 40 detik.
Kategori woman dengan satu orang pemenang yaitu Rebecca Mackey dari Australia, dengan total waktu tempuh 8 jam 12 menit 38 detik. Rinciannya prologue 20 kilometer dengan waktu tempuh 18 menit 17 detik, etape I 150 kilometer waktu tempuh 4 jam 21 menit 25 detik. Etape II 107 kilometer waktu tempuh 3 jam 32 menit 56 detik.
Hadir pada pelepasaan atlit etape I selain ketiga Jenderal, juga gubernur Kepri HM Sani, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Kepala Dinas Pariwisata Bintan Sutioso, President Director Nirwana Gardens and Resorts Mr Frans Gianto Gunara, Vice President Director Nirwana Gardens and Resorts Abdul Wahab, Vice President Director PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Mr BG (Ret) Chin Chow Yoon, Senior Liaison Manager PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Jamin Hidajat, Asistant General Manager PT Bintan Resort Cakrawala Aditya Laksamana.***
Peserta Dilepas oleh Tiga Jenderal
Tahun ini, tiga orang jenderal melepas peserta Tour de Bintan 2013 di Lagoi pada Sabtu (9/11). Dimulai dari Panglima TNI, Jenderal Murdoko, Kapolri, Jenderal Sutarman, dan KASAL Jenderal Marsetyo, bergantian melepas peserta balap sepeda tingkat internasional yang diikuti 1.085 peserta dari 38 negara ini.
Kapolri dalam sambutanya mengatakan, kebahagiaannya atas keikutsertaan para pembalap Tour de Bintan untuk ikut ambil bagian meramaikan agenda tahunan pariwisata Kabupaten Bintan tersebut.
"Polri memberikan dukungan dengan kenyamanan selama menjalankan rute lomba. Kami ingin peserta menikmati lomba dengan segala keindahan yang dimiliki Bintan. Saya harap juga kalian akan kembali lagi ke Bintan dengan keluarga," kata Sutarman dalam bahasa Inggris.
Sementara itu Panglima TNI diberi hormat oleh panitia menjadi orang yang pertama melepas peserta lomba dengan Kapolri dan KASAL mendampingi di samping. Setelah diberikan abap-aba oleh panitia tanda lomba dimulai, Panglima TNI mengangkat bendera tanda lomba dimulai sementara Kapolri dan KASAL membunyikan terompet.
Selanjutnya kategori lomba ke-dua dilepas oleh Kapolri didampingi Panglima TNI dan KASAL. Begitu juga disaat Kasal melepas lomba, Panglima TNI dan Kapolri turut berdiri di samping KASAL. Pelepasan lomba selanjutnya dilaksanakan pejabat lainnya seperti Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bidang hubungan antar lembaga Syamsul Lussa, Wakil Bupati Bintan Khazalik, Sekda Lamidi, Kadispar, Kepri Guntur Sakti, Kadisparbud, Bintan Mohd Setioso, Ketua PKK Dewi Kumalasari Ansar dan jajaran PT BRC Lagoi.
Setelah melepas peserta lomba, rombongan Kapolri, TNI dan KASAL juga menyempatkan diri mengamati pameran yang ada di sekitar lomba sekitar beberapa menit. Setelah itu rombongan langsung bertolak ke kawasan wisata Lagoi beserta Gubernur dan Bupati dan beberapa rombongan lainnya.
Bupati Bintan, Ansar Ahmad. Ansar Ahmad, sebelum lomba dimulai mengatakan, peserta Tour de Bintan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun ini saja mengalami peningkatan dari 921 peserta tahun sebelumnya menjadi 1085 peserta. Total hadiah yang diperebutkan yaitu Rp300 juta.
Bupati Bintan,juga mengatakan, Pemkab Bintan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan selalu melaksanakan evaluasi untuk even pariwisata seperti Tour de Bintan. Hasil evaluasi yang dilaksanakan dinilai cukup positip dengan peningkatan peserta dari tahun ke tahun. Tour de Bintan ini dilaksanakan dalam delapan kategori dalam dua etape. Etape pertama, peserta harus menempuh jarak 150 kilometer sementara etape ke dua, peserta menempuh jarak 107 kilometer.
Tour de Bintan yang dilaksanakan Sabtu hanya kategori etape pertama. Adapun rute etape pertama yang harus ditempuh meliputi dimulai dari Simpang Lagoi menuju pantai timur Trikora. Dari pantai Trikora, peserta menuju Kawal, jalan Korindo, Kijang, Tirta Madu, Lintas Barat Toapaya dan kembali ke Simpang Lagoi. Sedangkan untuk etape kedua, yang dilangsungkan Minggu (10/11), peserta akan start dari kawasan Lagoi menuju desa wisata Bukit Bekapur, jalan lintas barat Jembatan Anculai, jembatan Ekang, Busung, Tanjunguban, Sebong Pereh dan kembali ke Lagoi,
Sementara itu Gubernur Kepri, H Muhammad Sani, mengatakan even pariwisata yang dilaksanakan Pemkab Bintan dapat meningkatkan angka kunjungan pariwisata yang bertujuan meningkatkan PAD. Selain itu juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. "Provinsi selalu akan mendukung even yang dilaksanakan kabupaten/kota yang sifatnya positip," kata Sani.
Tour de Bintan yang berlangsung ini mendapatkan pengawasan dan penjagaan ketat dari pihak kepolisian dan panitia. Setelah lomba berlangsung beberapa jam, para peserta juga harus dipersulit dengan kondisi cuaca hujan. Animo masyarakat untuk menyaksikan lomba juga sangat tinggi baik yang terdapat di simpang Lagoi juga di sepanjang jalan yang turut memberikan dukungan. Tour de Bintan dengan rintangan paling sulit baru akan dilaksanakan hari ini Minggu. Lomba kategori ini menjadi ajang sesungguhnya bagi para peserta Tour de Bintan. Disamping jarak tempuhnya yang lebih jauh juga didukung medan tempuh yang lebih sulit. (rof)
Panorama Alam Bintan Memberi Kesan Mendalam
Pebalap asal Swiss, Pierre Alain Scherwey finis terdepan dalam Tour de Bintan 2013 dengan total waktu tempuh 6 jam 50 menit 52 detik. Sedangkan di kategori putri, juara pertama diraih Rebecca Mackey dari Australia dengan total waktu tempuh 8 jam 12 menit 38 detik.
Pierre, menyelesaikan prologue 20 kilometer dengan waktu tempuh 16 menit 14 detik, etape I 150 kilometer dengan waktu tempuh 3 jam 49 menit 58 detik, etape II sejauh 107 kilometer waktu tempuhnya 2 jam 44 menit 40 detik. Sedangkan Rebecca, prologue 20 kilometer dengan waktu tempuh 18 menit 17 detik, etape I 150 kilometer waktu tempuh 4 jam 21 menit 25 detik. Etape II 107 kilometer waktu tempuh 3 jam 32 menit 56 detik.
Usai balapan yang digelar rutin oleh Pemerintah Kabupaten Bintan ini, semua pemenang mengatakan terkesan dengan lintasan dan medan yang ditempuh. Terutama lintasan perbukitan dan lembah dengan tikungan yang tajam. Mereka merasa tertolong oleh cuaca tropis yang musim hujan. Dari sisi pemandangan, semua pebalap mengaku terkesan dengan suasana pantai di satu sisi, namun pemandangan perbukitan dan Gunung Bintan sangat menarik.
"Kita tertolong oleh cuaca tropis yang tidak panas, namun hujan. Sehingga kita tidak mengalami dehidrasi. Pemandangannya indah sekali, suasana jalanan tidak terlalu ramai, tidak terlalu padat. Sehingga memudahkan pembalap memacu dengan kecepatan tinggi," kata Pierre.
Seluruh pemenang berjanji akan mengikuti iven berikutnya pada tahun mendatang, yaitu Tour de Bintan tahun 2014. Bahkan mereka segera mempersiapkan diri setelah mengambil masa berlibur selama beberapa minggu ke depan.
"Saya akan mengikuti kembali pertandingan Tour De Bintan 2014," kata Rebecca, begitu juga dengan pemenang lainnya.
Informasi yang dihimpun, Tour de Bintan 2014, direncanakan ditambah jarak tempuh dan waktu pelaksanaannya. Kalau selama ini Tour de Bintan hanya di pulau Bintan saja, ke depan pelaksanaannya 2 hari di Bintan, 2 hari Batam dan 2 hari di Karimun. Sehingga diharapkan iven kebanggaan masyarakat Kepri ini bisa bersaing dengan Tour de Singkarak, yang memakan waktu satu minggu dalam pelaksanaannya.
"Kita rencanakan tahun depan Tour de Bintan memakan waktu satu minggu, sehingga bisa bersaing dengan Tour de Singkarak," ucap Bupati Bintan Ansar Ahmad dengan optimis.(rof)



