Tak terkecuali di Kota Tanjungpinang. Menyambut pergantian tahun kali ini, di Ibukota Provinsi Kepulauan Riau berbagai rangkaian acara telah dipersiapkan. Diantaranya acara Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang bekerjasama dengan Batam Pos Group menggelar perayaan festival Sungai Carang sekaligus memperingati hari jadi Tanjungpinang ke-230 tahun. Selain itu di Gedung Daerah juga diadakan acara berupa menerbangkan lentera di depan Gedung Daerah Kota Tanjungpinang.
Tradisi lain disaat menyambut pergantian tahun, biasanya selalu diisi dengan para pedagang musiman yang menjajakan terompet dan kembang api untuk menyemarakkan malam pergantian tahun. Seperti pantauan koran ini, di kawasan kota lama, Tanjungpinang sudah mulai terlihat beberapa pedagang terompet yang menjajakan dagangannya di sekitar emperan toko.
Seperti Agus pedagang terompet yang telah tiga tahun belakangan ini menjadi pedagang terompet di kawasan tersebut. Kepada Haluan Kepri Agus mengatakan, sejak tiga hari terakhir atau H-4 menjelang pergantian tahun ia sudah meraup keuntungan sebesar Rp.700 ribu.
Agus juga menyebutkan tidak menutup kemungkinan pada tepat pergantian tahun ia dapat meraup keuntungan yang berlipat lipat. "Kalau pas malam tahun barunya, bisa dua kali lipat keuntungan yang saya dapat," ujarnya Sabtu (28/12).
Agus juga mengatakan, terompet yang dijajakannya ini berasal dari luar Kota Tanjungpinang." Barang-barang ini kami dapatnya dai agen, biasanya agen itu yang mengantar langsung kesini," ujarnya.
Menurut Agus sejak dua tahun belakangan ini masyarakat cenderung lebih memilih terompet dengan jenis warna-warni dan terompet bola."Sekarang orang lebih milih terompet plastik. Sudah jarang yang mau beli terompet dari kertas," ujarnya.
Agus menjual terompetnya mulai dari harga Rp.15 ribu yang paling murah hingga Rp.25 ribu yang termahal. Harga tersebut menurut Agus bukan harga mati. Para pmebeli masih bisa menawar terompet untuk menyemarakkan tahun baru 2014.
Selain terompet, kembang api juga menjadi salah satu penyemarak pada moment pergantian tahun. Sepanjang pantauan sejak seminggu belakangan, di beberapa tempat seperti di Jalan Bakar Batu. sudah mulai terlihat jejeran para penjual kembang api.
Junaidi salah satunya, pria yang sejak tahun 1999 menjadi pedagang musiman kembang api ini mengatakan, untuk moment pergantian tahun kali ini daya beli masyarakat untuk membeli barang dagangannya cenderung sedikit menurun apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun ini agak sepi, mungkin karena semua harga naik," ujarnya. Namun, menurut Junaidi mendekati hari pergantian tahun tanggal (30-31/12) biasanya baru ramai.
Lonjakan Penumpang
Selain itu di Pelabuhan Sri Bintan Pura menjelang hari pergantian tahun sepanjang pantauan terlihat aktifitas yang masih dikatakan stabil. Menurut Komandan Pos Syahbandar Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura, Syafril, mengatakan, menjelang pergantian tahun kali ini di Pelabuhan Domestik SBP terjadi peningkatan sekitar 10 persen dari hari biasa.
"Pada hari sebelumnya memang ada lonjakan penumpang cukup besar sekitar 50 persen dari hari biasanya. Namun, hal tersebut tidak menyebabkan terjadinya penumpukan penumpang," ujarnya kepada Haluan Kepri.
Syafril juga memaparkan, walaupun pada hari sebelumnya atau menjelang Natal sempat terjadi lonjakan penumpang yang cukup banyak. Tapi tidak menyebabkan adanya penumpukan penumpang. Hal itu dikarenakan 30 armada kapal yang biasanya melayani penumpang selalu berangkat sesuai waktunya.
"Armada kapal yang ada berangkatnya setiap 30 menit sekali. Jadi tidak sampailah terjadi penumpukan. Kalau kita bandingkan dengan hari raya Idul Fitri, selama Natal ini lonjakan penumpang tidak begitu banyak. Mungkin kondisi ini akan terus terjadi sampai tahun baru," ucapnya.
Sementara itu di Pelabuhan Internasional SBP terpantau dikawasan tersebut juga tidak terjadi lonjakan penumpang. Menurut Supervisor Pelindo Pelabuhan SBP Internasional, Wahyudi, pada tanggal (23/12) penumpang yang berangkat tujuan Singapura tercatan sebanyak 642 orang. Malaysia 160 orang.
Sedangkan pada hari yang sama penumpang yang datang dari Singapura berjumlah 506 orang dan Malaysia sebanyak 152 orang.
Sementara itu pada tanggal (24/12) jumlah penumpang yang datang dari Singapura mencapai 440 orang. Dari Malaysia sebanyak 144 orang. Selain itu jumlah penumpang yang berangkat ke Singapura berjumlah 444 orang, dan tujuan Malaysia sebanyak 168 orang.
"Kalau kita perhatikan untuk perayaan Natal jumlah penumpang yang datang masih bisa dikatakan stabil. Kebanyakan para penumpang berangkat menuju ke Singapura untuk liburan natal ini. Begitu juga dengan jumlah wisatawan yang datang lebih di dominasi dari wisatawan Singapura. Mungkin kondisi akan terus seperti ini sampai menjelang pergantian tahun," ujarnya Kepada Haluan Kepri.
Wahyudi juga menyampaikan, dengan adanya 6 buah armada yang ada di Pelabuhan Internasional SBP. Sampai pada hari ini tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan tersebut.
"Kita ada 6 armada yang siap melayani penumpang. Diantaranya untuk tujuan Singapura ada fery falcon, sindo, dan wave master. Untuk ke Malaysia Sentosa, Marina, dan Indo mas. Alhamdulillah, sampai hari ini tidak terjadi adanya penumpukan penumpang," ucapnya. ***
Kapolres: Rayakan Tahun Baru dengan Tertib !
Menjelang pergantian tahun Polresta Tanjungpinang menggelar operasi lilin dengan menerjunkan 292 personil Polri dan 50 personil intasi terkait diturunkan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru.
Menurut Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, Opersi Lilin dari 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014. Polres Tanjungpinang menerjunkan 292 personil dan instasi terkait atau instasi samping 50 personil. Objek-objek yang akan diamankan salah satunya adalah tempat-tempat ibadah yaitu 24 gereja yang digunakan untuk perayaan natal.
Untuk memaksimalkan pengamanan selama pergantian tahun pada Operasi lilin tahun 2013 sebanyak 5 pos didirikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tanjungpinang. Pos tersebut teridir dari tiga pos pengamanan dan dua pos pelayanan.
Pos tersebut tersebar di beberapa lokasi seperti di Pelabuhan Sri Bintan Pura, di sebelah Swalayan Pinang Lestari, dan di depan Kantor KPU Kota.
Kapolres Kota Tanjungpinang juga menghimbau kepada warga Kota Tanjungpinang selama malam pergantian tahun tidak melakukan perayaan dengan euforia yang berlebihan seperti balap liar dan meminum-minuman keras.
"Saya mengimbau kepada masyarakat jangan melakukan euforia seperti balap liar atau mabuk-mabukan, kita rayakan dengan tertib," katanya.
Menjelang pergantian tahun berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang kondisi cuaca di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya secara umum didominasi oleh kondisi berawan dan hujan lokal dengan intensitas ringan.
Selain itu pembentukan awan konvektif lokal berpeluang terjadi pada siang-sore dan pagi-dini hari tetapi dengan aktifitas angin yang kuat dari Barat Laut hingga Timur Laut membuat pembentukan awan menjadi lebih mudah punah. Sedangkan untuk peluang hujan yang terjadi masih cukup rendah, hujan yang terjadi merupakan hujan dengan skala lokal.
Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Kota Tanjungpinang Arditho Bramandika Putra, kondisi cuaca di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya dipengaruhi oleh sirkulasi Madden Julian Oscillation (MJO) index.
"MJO adalah fenomena sirkulasi udara pada lapisan atas bergerak ke arah timur dengan periode sirkulasi 30 sampai 40 hari yang mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah yang dilintasinya," ujarnya.
Selain itu pola arus angin di wilayah Kepulauan Riau dan sekitarnya secara umum menunjukan bahwa angin mulai bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 0.5-30 km/jam.
"Kecepatan angin yang melalui wilayah Kepulauan Riau cukup kencang dikarenakan pengaruh dari adanya tekanan rendah di Samudera Hindia yang mengakibatkan awan hujan yang telah tumbuh menjadi mudah punah," jelasnya.
Sedangkan untuk di wilayah Pulau Bintan yang merupakan wilayah yang dikelilingi oleh perairan, sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca perairan. Pembentukan awan berpeluang terjadi sepanjang hari dengan cakupan lokal.(cw77/jua)Share




