Senin12292014

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Pariwisata Kepri Terus Menggeliat

Pariwisata Kepri Terus Menggeliat

Target 2014, 2 Juta Wisatawan

wisatawan pertamaDUNIA pariwisata Kepri terus menggeliat dengan menunjukkan pencapaian yang sangat memuaskan. Hal ini ditandai dengan terus meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Kepri. Tahun 2014 pemerintah optimis wisatawan yang berkunjung ke provinsi berdekatan dengan negara Singapura ini bakal mencapai 2 juta orang.

Optimistis itu disampaikan Gubernur Kepri HM Sani saay menyambut kedatangan wisatawan pertama tahun 2014 di 2014, di pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi, Rabu (1/1) lalu.

Menurut Sani, pada tahun 2014 dirinya berharap terjadi peningkatan kunjungan wisatawan karena pariwisata merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) andalan Provinsi Kepri.

"Target moderat kunjungan wisata untuk Provinsi Kepri tahuan 2014 1,9 juta wisatawan. Untuk target optimisnya 2 juta wisatawan," kata Sani.

Untuk meraih 2 juta wisatawan ini Pemerintah Provinsi Kepri melakukan upaya-upaya pembenahan fasilitas, diantaranya infrastruktur, mulai dari jalan, air munum, listrik, perhotelan yang berkualitas dan pelayanan yang prima. Selain itu juga mendukung munculnya iven-iven pariwisata baru.

Selanjutnya pembangunan aksesibilitas seperti pelabuhan. Saat ini Pemerintah Provinsi Kepri sedang membangun pelabuhan di Galang, Batam, rencananya akses utamanya menuju Lingga.

"Di Lingga obyek wisatanya cukup banyak, namun belum tergarap maksimal. Saat ini dari Batam menuju Lingga 4 jam lamanya, nantinya dari Galang ke Lingga hanya 1-1,5 jam perjalanan. Sehingga turis mancanegara maupun turis lokal semakin mudah menjangkau kawasan pariwisata Lingga," ujarnya.

Dikatakan Sani, turis asing yang diharapkan datang ke Lingga adalah turis dari Malaysia, yang tujuan utamanya Batam, diharapkan berminat berkunjung ke Lingga. Disamping pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang terus dibenahi.

Sani yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti dan sejumlah pejabat lainnya mengatakan,
sepanjang tahun 2013 lalu, tercatat ada 1,8 juta turis datang ke Kepri. Sebanyak 1 juta lebih melalui pintu masuk Batam, kemudian disusul Bintan, Tanjungpinang dan Karimun.

 bintan triathlonTuris asal Singapura menduduki peringkat tertinggi, sekitar 49 persen. Selanjutnya Malaysia, 14,7 persen, disusul oleh negara-negara lainnya yang jumlahnya kurang dari 13 persen. Seperti dari Korea, jepang, India, Cina, Amerika, Australia, Rusia, Filipina dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, kunjungan wisatawan ke Bintan tahun 2013 untuk wisatawan mancanegara 362.930 orang. Wisatawan nusantara 48.428 orang, untuk publik area sebanyak 78.463 orang. Sehingga jumlah keseluruhan 489.821 ribu wisatawan.

"Ada tren yang menggembirakan yang justru melonjak mengalami peningkatan adalah wisatawan nusantara, tahun 2012 sebanyak 37 ribu wisatawan, menjadi 48 ribu wisatwan untuk tahun ini. Kedepan akan memberikan porsi perhatian mempromosikan Bintan kepada kantong-kantong wisatawan nusantara," kata Ansar.

Selama ini lanjut Ansar, promosi obyek wisata Bintan kepada wisatawan nusantara masih minim.

Kenaikan kunjungan wisatawan tahun ini untuk turis mancanegara kata Ansar sebanyak 3.507 orang, wisatawan nusantara 10.683 orang, sedangkan untuk publik area terjadi penurunan 3.143 orang. Secara keseluruhan jumlah kunjungan wisatawan terjadi kenaikan 11.047 orang dibandingkan tahun 2012.

Melebihi Target

Senada dengan Bintan, kunjungan wisatawan asing ke Batam selama tahun 2013 juga melebihi dari yang ditargetkan. Kunjungan wisman selama tahun tersebut sebanyak 1.300 000 orang. Sementara, target yang ditetapkan 1,250 000 orang.

" Kunjungan wisatawan kita tahun 2013 lalu sudah melebihi target yang telah ditetapkan. Taget yang ditetapkan 1,250 000 orang, sementara kunjungan tercatat 1,300 000 orang. Artinya, sudah melebihi 800 ribu orang, "kata Walikota Ahmad Dahlan usai menyambut kedatangan wisatawan pertama tahun 2014 di pelabuhan Nongsa Pura, Nongsa, kemarin.

Pada tahun 2014 ini, lanjut Dahlan, Pemko Batam akan menaikan target kunjungan wisman ke Batam menjadi 1,350 000 hingga 1,400 000 orang. Kunjungan tersebut tidak hanya untuk wisatawan asing tetapi juga wistawan domestik.

Ia yakin target tersebut bisa tercapai, mengingat pada pengalaman tahun 2013 lalu yang sukses mendatangkan wisatawan melebihi target. "Walaupun kita sudah menetapkan diangka 1,3 juta orang, namun melihat tahun 2013 lalu melebihi, maka kita berani diangka 1,35 juta orang, bahkan hingga 1,4 juta kunjungan wisatawan, "ujarnya.

Dahlan juga mengungkapkan Batam merupakan urutan ketiga terbayak arus kunjungan wisman setelah Jakarta dan Bali. Sedangkan target kunjungan wisatawan nasional sebanyak 8,9 orang.

" Kita patut bangga, karena di nasional kita urutan nomor 3 setelah Jakarta dan Bali, "paparnya.

Apalagi, lanjut dia, tahun 2014 ini akan diadakan iven MTQ tingkat nasional di Batam. Pada iven tersebut kunjungan wisatawan lokal ke Batam bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 orang.

"Nantinya juga akan ada latihan perang yang akan bekerjasama dengan beberapa negara tetangga. Memang pelaksanaannya di Anambas ataupun Natuna, tetapi Batam tetap akan menjadi tempat transitnya, "ucapnya.

Ditambahkan, beberapa rute penerbangan yang belum ada, akan dibuka untuk menambahkan destinasi wisatawan lokal. "Untuk memudahkan wisatawan lokal yang akan datang ke Batam, kami juga merencana membuka beberapa rute dari Yogjakarta dan Surabaya,"pungkasnya. (Rof/byu)

8 Iven Wisata Kepri Masuk Agenda Nasional

MENGGELIATNYA dunia pariwisata Kepri juga didorong dengan banyaknya iven yang digelar. Apalagi sejumlah iven wisata Kepri telah menjadi agenda pariwisata Nasional Kementerian Pariwisata dan Kreatif RI.

Wakil Meteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Dr Sapta Nirwandar beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Batam menyampaikan, diantara kegiatan yang dimaksudkan, adalah kegiatan Asean Jazz, Tour de Bintan, Metamen dan Muslim Fashion Show.

Dengan banyaknya ajang Pariwisata Kepri, ungkapnya Sapta, ini menandakan bahwa Kepri menjadi salah satu provinsi andalan di Indonesia dalam menarik wisatawan mancanegara (Wisman).

"Kepri menjadi kota ketiga tujuan Wisman terbesar. Karena provinsi lain rata-rata hanya dua ajang," terangnya.

Selain ajang, tentu juga supporting dana menjadi salah komitmen kementerian. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa anggaran yang dikucurkan sangat sejalan dengan hasil pencapaian, dengan mampu mendongkrak angka kunjungan wisata.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan, bahwa komitmen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memajukan pariwiasata Kepri sangat luar biasa, seperti halnya kegiatan Asean Jazz.

Karenanya, ia bersama timnya di sektor pariwisata terus meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan pariwisata di Kepri.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti mengatakan, selain 8 agenda pariwisata itu, pihaknya terus mendorong ajang pariwisata lainnya masuk sebagai agenda Pariwisata Nasional.

Dua diantaranya, ajang Kenduri Seni Melayu dan Tamadun Melayu. Yang keduanya sudah diusulkan oleh Dispar Kepri ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kita sudah mengusulkan Kenduri Seni Melayu dan Tamadun Melayu," ungkap Guntur Sakti. (tim)

Share