Kamis06122014

Last update12:00:00 AM

Back Fokus Pelayanan dan Fasilitas MTQ XXV

Pelayanan dan Fasilitas MTQ XXV

Kafilah Diajak ke Tempat Wisata

PERHELATAN akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXV tingkat Nasional di Kota Batam sekaligus menjadi sarana untuk mempromosikan objek wisata di Kepri. Panitiapun telah menyiapkan agenda City Tour Kafilah.

Selama berada di Batam, peserta MTQ XXV tingkat Nasional tidak hanya akan dijamu dengan beragam kegiatan budaya dan kuliner tetapi juga diajak mengunjungi obej-objek wisata di Kepri.

Guna menyukseskan agenda ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kota Batam telah menyediakan 70 bus pariwisata untuk kegiatan city tour.

Kepala Disparbud kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan, city tour akan berlangsung selama satu minggu yang diberikan secara gratis kepada seluruh kafilah.

City tour akan dilaksanakan mulai 7 atau 8 Juni mendatang, dan akan berlangsung sampai akhir kegiatan MTQ. “Kalau serentak akan merepotkan kita. Jadi akan kita laksanakan selama seminggu. Dan kita akan siapkan 70 bus untuk seluruh kafilah. Jadi sehari bisa 6 sampai 10 bus per hari,” ucapnya.

City tour tersebut menurutnya sekaligus untuk mempromosikan Batam dan menjadi salah satu pelayanan kepada kafilah.

“Fasilitas city tour ini ada dua paket, pertama dalam kota (Batam) dan yang kedua sebagian peserta di bawa ke ibukota provinsi. Tujuannya, disamping memberikan service kepada tamu kafilah 34 Provinsi, kita juga mau membranding Batam sebagai daerah wisata yang dapat di nikmati pengunjung,” tutur Yusfa Hendri.

Yusfa pun menjelaskan, untuk di Batam para kafilah akan dibawa ke Jembatan Barelang, Tanjung Pinggir dan pusat perbelanjaan. Sementara itu, untuk city tour Tanjungpinang, para kafilah akan dibawa ke masjid Penyengat.

“Masjid Penyengat itu ada sejarah Riau-Lingga nya. Setelah dari Tanjung Pinang, kita akan balik ke Batam lagi,” kata dia.

Sementara, Pemerintah Provinsi Kota Tanjungpinang siap menyambut kedatangan kafilahyang akan berwisata ke Pulau Penyengat.

Sekretaris Panitia MTQ XXV Nasional, Reni Yusneli mengatakan, panitia telah merancang ada city tour ke tempat-tempat wisata di luar Kota Batam.

"Objek wisata di luar Kota Batam yang bakal difasilitasi panitia penyelenggara untuk dikunjungi itu ke Pulau Penyengat di Tanjungpinang serta akan diajak ke kawasan pariwisata Lagoi Kabupaten Bintan," jelasnya.

Lanjutnya, panitia sengaja mengarahkan objek wisata bagi kafilah ke Pulau Penyengat bertujuan untuk mempromosikan wisata religi dan wisata panorama alam. Selama ini, Pulau Penyengat sudah dikenal di seluruh tanah air sebagai tempat wisata budaya dan religi.

"Terutama Masjid Raya Penyengat yang memiliki daya tarik dan nilai sejarah tinggi. Kita yakin, kafilah dari luar Kepri akan tertarik mengunjungi Pulau Penyengat. Selama ini mungkin masyarakat luar Kepri hanya tahu namanya saja. Oleh karena itu, kita akan ajak mereka mengunjungi pulau bersejarah tersebut," tambahnya.

Saat ini di Pulau Penyengat sendiri telah dibangun pusat oleh-oleh bagi tamu atau turis yang mengunjungi Penyengat.

"Kita harapkan pusat oleh-oleh ini dapat berjalan sebagai mana mestinya. Dan juga kepada pemda setempat, agar menyiapkan sesuatunya sehingga para kafilah se-Indonesia akan terkesan dan akan mempromosikan kunjungannya saat mereka kembali ke daerahnya masing-masing nanti,"harapnya.

Internet Gratis

Ketersiaan jaringan internet menjadi sarana mutlak yang dibutuhkan oleh kafilah dan pengunjung arena MTQ. Untuk itu, panitia akan memasang fasilitas Wifi gratis di seluruh area kegiatan MTQ Nasional ke XXV. Daya yang diberikan pun sebesar 80 megabyte (MB). Fasilitas tersebut dapat digunakan seluruh masyarakat, kafilah serta para tamu undangan selama kegiatan berlangsung.

Kepala Badan Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Salim menyatakan, jaringan WiFi di sekitar Pemko dan dataran Engku Putri serta astaka utama akan lebih dimaksimalkan.

“Selain itu ada beberapa lokasi lain. Seperti Poltek, gedung LAM, Uniba, dan Gedung di BP Batam akan diperkuat WiFi dan jaringannya,” ujarnya menjawab POSMETRO, Senin (19/5). Selain itu untuk di lokasi Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) juga akan dipasang jaringan internet.

“Itu dananya dari kominfo provinsi. Mereka (Kominfo provinsi akan memasang di lobi dan sekitar Engku Putri,” paparnya. Mantan Kabag Humas Pemko Batam ini juga menjelaskan, di Kantor Walikota Batam sendiri sudah tersedia jaringan internet 30 MB. “Jadi nanti ada penambahan mungkin 50 MB. Jadi totalnya 80 MB,” paparnya.

Salim juga menjelaskan, selama pelaksanaan MTQ nantinya, pihaknya juga akan memperkuat jaringan di beberapa wifi-wifi di Taman Kota Batam.

Selain internet gratis, panitia juga menyediakan kran air minum siap diminun di area pelaksanaan MTQ tingkat Nasional di Dataran Engku Putri. Adapun kran yang disediakan sebanyak 10 unit keran air siap diminum untuk memenenuhi kebutuhan 5.000 peserta dari 33 provinsi.

“Keran air siap minum akan diletakkan di beberapa lokasi, lima unit di area utama Dataran Engku Putri, dua unit di Masjid Raya dan tiga unit di Islamic Centre,” kata Corporate Communication Manager perusahaan air minum, PT Adhya Tirta Batam (ATB), Enriqo Moreno Ginting.

Dengan keran air minum itu, diharapkan dapat mempermudah peserta dan pengunjung MTQ Nasional untuk melepas dahaga. Selain keran air minum, perusahaan swasta itu juga menyiapkan 12 tandon untuk cuci piring di lokasi pameran.

PT ATB membangun pipa khusus untuk mengaliri air bersih ke lokasi acara MTQ dan lokasi pameran pendukung MTQ serta Pekan Produk Kreatif Indonesia. ***

Share