PUNGGUR (HK)-- Mudik nyaman tidak hanya perlu kesiapan fisik dan biaya tetapi juga sarana prasarana yang mendukung. Salah satunya sarana di pelabuhan yang representatif. Hal ini yang mendorong Badan Pengusahaan Batam untuk meremajakan bangunan Pelabuhan Telaga Punggur agar layak digunakan oleh pemudik.
Wacana pembenahan Pelabuhan Telaga Punggur ini disampaikan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho. Menurut Djoko, pelabuhan ini akan dibangun tiga lantai mulai akhir 2014 dengan anggaran Rp46 miliar setelah gedung lama dinilai tidak layak.
"Pelabuhan akan dibangun tiga lantai, saat ini masuk proses tender. Tahun ini juga dibangun," kata Djoko Wiwoho.
Pelabuhan Domestik Telaga Punggur adalah pelabuhan utama penghubung Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam dengan Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri.
"Gedung terminal baru Telaga Punggur akan dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare pada termianl saat ini dengan luas bangunan 4.600 meter persegi," kata dia.
Djoko mengatakan, lantai tiga akan dijadikan sirkulasi masuk calon penumpang sementara akses keluar dari lantai satu.
"Lantai satu juga digunakan untuk parkir inap kendaraan roda dua dan empat. Lantai 2 untuk penjualan tiket dan komersial," katanya.
Ia mengatakan, selain pada gedung tersebut juga akan dibangun area parkir seluas 3,7 hektare untuk noninap dan layanan taksi.
"Saat proses pembangunan, kami akan bangun terminal sementara agar pelayanan penyeberangan tetap bisa dilaksanakan seperti biasa," kata Djoko.
Disebutkan, BP Batam juga akan membangun Pelabuhan Domestik Sekupang yang merupakan pelabuhan utama penghubung Batam dengan sejumlah kota di Provinsi Kepri, Riau dan Jambi.
Gedung tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp50 miliar dan setara dengan pelabuhan internasional yang berada di sampingnya.
"Dua-duanya segera dibangun agar penggunanya merasa nyaman dan aman," kata Djoko.
Rencana ini disambut baik oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Soerya Respationo. Karena menurutnya, kondisi Pelabuhan Telaga Punggur saat ini sudah ketinggalan zaman.
Karena itu, Soerya menyambut baik rencana penataan ulang atau renovasi PDS dan Pelabuhan Punggur oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.
"Kondisi pelabuhan ini sudah Jadul, kita menyambut baik rencana BP Batam (melakukan renovasi)," ungkap Soerya saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PDS dan Bandara International Hang Nadim Batam, Kamis (24/7).
Dengan penataan tersebut, lanjut Soerya, ia berharap perwajahan Pelabuhan di Batam benar-benar repsentative, terutama dalam melayani para wisatawan mancanegara yang melakukan kunjungan wisata ke Batam.
"Harapan kita, setelah perbaikan nanti ada lonjakan wisatawan mancanegara," kata orang nomor dua di Pemprov Kepri ini.
Di tempat yang sama, Deputi tiga BP Batam, Istono menjelaskan penataan ulang PDS dan pelabuhan Punggur direncanakan dimulai akhir tahun ini.
"Anggarannya sudah disepakati, dan akan dimulai pembangunannya tahun ini," ujar Istono.
Untuk perbaikan itu, lanjut Istono, BP Batam mengucurkan dana lebih kurang Rp60 miliar. Dengan konsep bangunan, berlantai 3 untuk pelabuhan Punggur dan lantai 2 untuk pelabuhan Domestik Sekupang (PDS).
"Ini murni anggaran dari pendapatan BP Batam, belum ada dana pendamping dari Pemko Batam," terangnya.
Masih, kata Istono, secara teknis untuk kedua pelabuhan tersebut sedang dalam proses lelang dan persiapan lelang, dimana Pelabuhan Punggur saat ini dalam proses lelang, sementara PDS sedang masa persiapan lelang.
"Oktober kita perkirakan sudah mulai tahap fisiknya, dan ditargetkan dua kedepan bisa rampung," terangnya.
Arus Penumpang
Sementara, Syahbandar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam, mencatat jumlah penumpang yang menggunakan pelabuhan tersebut pada puncak arus mudik dan balik Idul Fitri 1435 Hijriah naik sekitar 400 persen dibanding hari-hari biasa.
"Arus penumpang tertinggi terjadi pada hari kedua Lebaran (29/7) dengan penumpang tiba di pelabuhan sebanyak 8.200 orang dan meninggalkan Batam sebesar 8.500 orang. Sementara pada hari biasa yang berangkat sekitar 2.000 orang dan datang 1.700 orang," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Erwin Syafrizal.
Ia mengatakan, pada hari tersebut menjadi puncak arus mudik dari Batam ke Tanjungpinang dan sebaliknya melalui Pelabuhan Domestik Telaga Punggur milik BP Batam.
Erwin mengatakan, operator Feri Baruna yang pada hari biasa melayani rute Batam-Tanjungpinang sebanyak 22 kali, pada hari tersebut menambah pelayaran hingga menjadi 36 kali/trip.
Sementara itu operator Feri Marina yang pada hari biasa melayani 20 kali penyeberangan, pada hari kedua lebaran itu menambah hingga 28 kali pelayaran.
"Pada Rabu (30/7) jumlahnya berkurang menjadi 8.000 penumpang datang ke Batam dan 7.000 orang meninggalkan Batam," kata dia.
Ia mengatakan, pada Kamis jumlah pengguna transportasi melalui pelabuhan tersebut menurun hanya sekitar 5.000 orang datang dan pergi.
"Hari ini cenderung sepi. Mungkin pada Sabtu (2/8) dan Minggu (3/8) akan kembali melonjak karena Senin sudah hari pertama masuk kerja," kata Erwin.
Erwin mengatakan, selain dari Tanjungpinang pada Sabtu dan Minggu mendatang arus balik juga berasal dari Kabupaten Lingga yang akan dilayani dua kapal.
"Mulai kemarin (Rabu) setiap hari dikirimkan satu feri tambahan dari Telaga Punggur ke Lingga untuk mengangkut penumpang kembali ke Batam. Karena kapal reguler tidak akan mampu melayani lonjakan penumpang," kata dia.
Mengantisipasi lonjakan penumpang mudik lebaran, Kantor Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menambah 15 personil guna membantu melayani pengguna jasa terminal feri.
Selain itu, beberapa fasilitas dan perbaikan telah dilakukan, baik pada tahun ini maupun pada tahun sebelumnya. Seperti penambahan fasilitas tempat duduk, penambahan canopy untuk menurunkan penumpang menuju hall ticketing, perbaikan ruang tunggu VIP, serta perbaikan selasar ponton.
"Pelabuhan terus kita benahi," kata Djoko.
Sementara untuk mengantisipasi kenyamanan pelayanan penumpang dan penggunan jasa terminal domestik Punggur dan Sekupang telah dibangun posko pengamanan yang ditempati oleh beberapa unsur pengamanan, baik dari Polri, TNI, Satpol PP, Ditpam BP Batam serta tenaga kesehatan. Oleh:Tim Haluan Kepri
===
Syahbandar Kirim Kapal Tambahan Lingga-Batam
Syahbandar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Batam mengirimkan satu kapal feri tambahan untuk mengangkut penumpang arus balik dari Dabo, Lingga ke Batam yang masih sangat tinggi.
"Satu kapal feri reguler yang melayani rute Batam-Dabo per hari tidak mampu menampung arus balik. Jadi setiap hari kami kirim satu kapal kosong tambahan untuk mengangkut penumpang yang akan kembali ke Batam," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Batam Erwin Syafrizal di Batam.
Ia mengatakan puncak arus balik Lebaran 2014 dari Dabo, Lingga diperkirakan terjadi hingga Minggu (3/8).
"Kapal akan terus kami kirimkan jika jumlah penumpang yang ingin kembali ke Batam masih tinggi. Tidak hanya sampai akhir pekan ini saja," kata dia.
Meski arus balik dari Lingga masih tinggi, kata dia, puncak arus balik ke Batam melalui Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sudah terjadi pada Rabu (30/7) dengan jumlah penumpang mencapai di atas 16 ribu orang.
Arus balik, kata dia, didominasi penumpang dari Tanjungpinang ke Batam yang hanya membutuhkan pelayaran sekitar satu jam.
"Di Batam, sebenarnya pemudik hanya untuk kebutuhan silaturahim saja. Karena jaraknya sangat dekat sehingga arus balik sudah terjadi satu hari setelah Lebaran," kata dia.
Erwin mengatakan operator kapal feri Baruna yang pada hari biasa melayani rute Batam-Tanjungpinang sebanyak 22 kali, pada hari tersebut menambah pelayaran hingga menjadi 36 kali.
Operator Marina yang pada hari biasa melayani 20 kali penyeberangan, menambah hingga 28 kali pelayaran.
"Meski puncaknya sudah terjadi, namun kami perkirakan pada Sabtu (2/8) dan Minggu (3/8) jumlah penumpang akan tinggi. Karena pada Senin (4/7) adalah hari pertama kerja bagi pegawai negeri," kata Erwin.
Pelabuhan Domestik Telaga Punggur milik BP Batam menghubungkan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Batam dengan Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri, Lingga, dan sejumlah daerah lain di Pulau Bintan. (ant)
Share
Pelabuhan Telaga Punggur Bakal Diremajakan
- Minggu, 03 August 2014 00:00




