Bisnis Hewan Kurban
HARI Raya Idul Adha 10 Dzuihijjah 1435 H tinggal menghitung hari. Momentum ini dimanfaatkan pedagang hewan kurban untuk mendulang rezeki.
Laiknya pedagang pakaian ketika menyambut Hari Raya Idul Fitri, pedagang hewan kurban pun begitu laris saat Idul Adha datang.
Tak mengherankan jika peluang yang ada tersebut banyak dimanfaatkan pedagang hewan kurban baik itu pedagang hewan kurban musiman atau pedagang musiman. Karena, keuntungan yang diperoleh cukup besar.
Seperti pengakuan Asep, yang sudah beberapa tahun berjualan hewan kurban. Dua pekan menjelang Idul Adha, bapak dua anak ini sudah menyiapkan beragam kambing dan sapi untuk dijual. Karena biasanya momen seperti ini permintaan meningkat.
"Pada hari biasa kami hanya melayani untuk pembelian acara-acara aqiqah dan lain sebaginya dan jelang Idul Adha biasanya permintaan meningkat makanya jauh-jauh hari telah kami persiapkan hewan yang akan dijual," sebut pria asal Bandung ini.
Senada dengan Asep, Arif pedagang musiman hewan kurban di Tanjung Sengkuang juga mengaku mulai sibuk melayani pembeli yang semakin banyak jelang hari raya Idul Adha.
Menurutnya, saat ini masyarakat lebih berminat memberi sapi Bali dengan harga Rp16 juta per ekor. Hingga saat ini Arif sudah menjual sekitar 60 ekor sapi Bali. "Peminatnya cukup banyak. Sebab, harganya terbilang lebih murah dari jenis sapi lainnya. Hal ini dibuktikan, awalnya kami datangkan sebanyak 120 ekor sapi. Kini tinggal sekitar 60 ekor lagi," jelas Arif.
Arif mengungkapkan, hewan kurban yang dijualnya tersebut didatangkan dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Harga yang sama juga ditawarkan Surya, salah seorang pedagang hewan kurban di kawasan Batuampar. Dikatakannya, untuk satu ekor sapi, pihaknya menjual dengan kisaran harga Rp16 juta sampai dengan Rp18 juta.
"Harga yang kami tawarkan disesuaikan dengan ukuran berat sapi. Tapi bisa nego."
Hingga kemarin, Surya mengaku sudah menjual sekitar 35 ekor sapi dari stok yang disediakan sebanyak 50 ekor. "Kami punya stok cukup banyak di kandang yang berada di Tanjung Uma," katanya lagi.
Selain jenis sapi Bali, ucap Surya, dia juga menyediakan jenis sapi brahman.
"Jenis sapi ini dijual dengan harga Rp23 juta per ekor. Sebab, sapinya sedikit lebih besar dari sapi Bali. Setiap pembeli kami beri layanan antar ke alamat," ucapnya lagi.
Pedagang musiman lainnya Sarmin juga telah mulai mencari posisi untuk membuat kandang sementara di pinggir jalan raya. Tujuannya, agar hewan kurban dagangannya mudah dilihat banyak orang. Biasanya Asep, berjualan di pinggir jalan di kawasan Batam Centre.
“Bagi saya menjual hewan kurban seakan sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun jelang Idul Adha, bisnis ini sudah saya mulai sejak 5 tahun lalu, dan hasilnya cukup lumayan, buat tambahan uang belanja,” kata Sarmin.
Bagi pedagang musiman seperi Sarmin mungkin berjualan hewan kurban hanya untuk menambah penghasilan dari pekerjaan utamanya. Tetapi, banyak juga pedagang tetap yang memang hanya mengandalkan jualan hewan kurban sebagai ladang uang mereka.
Bagi pedagang musiman, biasanya sebelum Idul Adha tiba mereka sudah mencari hewan ternak di daerah-daerah luar kota Batam. Biasanya, kata Sarmin beberapa bulan jelang Idul Adha dia sudah berburu hewan kurban di daerah Palembang bahkan ke Jawa.
“Kalau cocok ya kita angkut, kalau tidak ya cari kita cari lagi. Apalagi kami sudah berlangganan setiap tahun dengan pertenak kambing dan sapi yang ada di daerah,“ ujar dia.
Sebelum masuk Batam, para penjual musiman ini biasanya sudah melengkapi dokumennya berupa surat kesehatan hewan, sehingga daging yang nanti digunakan untuk berkurban dijamin layak konsumsi dan sehat.
Sementara itu, mengenai harga jual kambing saat ini, dia mengatakan, harganya bervariasi sesuai berat dan ukurannya, sebagai gambaran kambing dewasa berukuran besar rata-rata dijual Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per ekor. Sedangkan Sapi berkisar Rp16 juta sampai Rp20 juta.
Kalau hewan kurban tidak laku di hari raya kurban ? Sarmin mengaku maka dia memilih untuk dijual kembali hewan tersebut ke pasar agar modalnya bisa kembali lagi.
"Kalau saya karena memang tidak tahu harus dikemanakan, jadi biasanya saya jual ke pasar. Hitung-hitung biar uang modalnya balik lagi, tapi cuma sedikit kok yang enggak laku, paling 1-2 kambing," tandasnya. ***
===
Bagaimana Cara Berbisnis Hewan Kurban ?
Tiap tahunnya umat Islam diseluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha, atau yang biasa disebut dengan hari raya Idul Qurban. Dimana bagi seorang muslim yang mampu dianjurkan untuk berqurban dengan hewan ternak seperti kambing, sapi, domba atau unta.
Bagi Anda yang ingin bisnis musiman dengan berjualan hewan qurban, kini saatnya untuk mempersiapkannya. Permintaan yang tinggi terhadap hewan qurban seperti sapi dan kambing ataupun domba dari tahun ketahun menyebabkan banyak orang yang mengadu peruntungan dengan berjualan hewan qurban.
Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuka usaha jual hewan qurban ini, tetapi mesti melakukan persiapan dengan baik agar usaha ini menuai keuntungan bukan malah mengalami kerugian.
Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk mulai usaha hewan kurban;
1. Pastikan mitra Anda atau tenaga kerja yang benar-benar paham pada masalah hewan qurban ini, dan yang tak kalah penting yaitu kejujurannya.
2. Rencanakan dengan matang lokasi atau tempat untuk Anda berjualan. Seperti usaha yang lainnya tempat jualan hewan juga sangat penting, walaupun bukan yang utama. Pastikan akses jalannya banyak dilalui orang, dekat dengan sumber air, transportasi mudah, rumput atau makanan hewan. Tempatnya cukup untuk menampung hewan-hewan yang akan Anda jual. Agar lebih hemat cukup gunakan tenda plastik dan bambu untuk melindungi hewan dari panas dan hujan.
3. Pemasaran. Berdasarkan pengalaman hewan qurban yang terjual delapan puluh persen lebih terjadi bukan ditempat berjualan, artinya kita harus rajin menawarkan lewat berbagai macam promosi seperti brosur, internet atau lewat relasi kenalan kita seperti keluarga, teman serta takmir-takmir masjid.
4. Mencari hewan qurban yang akan dijual. Pastikan hewan yang kita beli memenuhi kriteria secara syariah. Utamakan sedia hewan qurban dengan kualifikasi menengah dan harga termurah sebab mayoritas konsumen mencari yang murah. Dan untuk kualifikasi yang lebih tinggi sediakan seperlunya saja, atau apabila ada yang mencari kualifikasi lebih tinggi, bisa Anda carikan yaitu siap berburu hewan qurban kemanapun.
5. Memberikan apa pun keinginan konsumen seperti, ingin kambing atau domba yang gemuk, ingin sapi yang sehat, ingin ini ingin itu pokoknya segala macam apa yang konsumen inginkan berusahalah untuk menghadapinya dengan keadaan tetap tersenyum walaupun hal itu amat tidak enak bagi Anda.
Masih ada beberapa hal lain perlu Anda perhatikan, seperti manajemen pengelolaan atau pengurusan hewan qurban, pembukuan, tranportasi untuk pengantaran dan sebagainya, tetapi ada satu hal yang mesti kami ingatkan kepada Anda yang berniat jualan hewan qurban, jangan lanjutkan keinginan Anda berjualan apabila syarat pertama tidak Anda dapatkan. Selamat jualan hewan qurban semoga sukses. (net/jf)
Share




