Selasa07102018

Last update05:00:00 am

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel

Synergy Tharada Apresiasi Mitra dan Rekanan

Dirangkai Buka Puasa dan Santunan

BATAM (HK) - PT Synergy Tharada, pengelolah Pelabuhan Batam Center memberikan apresiasi kepada Mita kerja dan rekanan yang selama ini mendukung aktivitas pelabuhan Batam Center. Apresiasi diberikan dalam bentuk pemberian cinderamata yang dirangkai acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim.

"Apresiasi dan terima kasih kami atas dukungan kerjasama yang diberikan selama ini, sehingga aktivitas pelabuhan berjalan baik selama ini," ungkap General Manager (GM) PT Synergy Tharada, Reza Ryadi di pelabuhan Batam Center disela-sela buka puasa.

Mitra kerja yang dimaksudkan, lanjutnya, adalah 9 Satuan Kerja (Satker) yang ada di pelabuhan Batam Center, diantaranya Imigrasi, Syahbandar Pelabuhan Laut, Bea dan Cukai (BC), Karantina Hewan, Karantina Tumbuhan, polisi KKP, BPOM dan lainnya.

Sementara rekanan kerja yang selama ini menunjang pengoperasian pelabuhan, masing-masing sopir taksi, cleaning service, penjaga musholla, porter luar, porter dalam, tukang parkir, sekuriti, petugas taman dan petugas maintenance.

"Ini wujud silaturahim kami dengan mitra dan rekanan, juga rutinitas tahunan," terang Reza.

Dalam kesempatan itu, Reza juga mengucapkan terima kasih kepada tenan yang telah memenuhi keperluan pengguna jasa pelabuhan. Menurutnya semua pihak berperan sehingga PT Synergy Tharada tetap eksis diusianya yang sudah 15 tahun ini.

Ditambahkan oleh Manager Operasional PT Synergy Tharada, Nika Astaga, bahwa tahun ini pihaknya memberikan santunan kepada 125 anak yatim dari 5 panti asuhan yang tersebar di Batam, yakni panti asuhan Nurjanah, Hidayatullah, Cahaya Hidayah, Al Barokah dan Al Muhibbin yang diserahkan secara langsung oleh jajaran managemen.

"Tahun ini 5 panti asuhan, mudah-mudahan tahun depan akan lebih banyak lagi," harapnya.

Kegiatan berbagi yang dirangkai dengan buka bersama, selain menjadi tradisi tiap tahun, juga dimaksudkan sebagai bentuk motivasi agar seluruh mitra dan rekanan bisa bekerja maksimal memberikan pelayanan di saat mudik dan juga di arus balik penumpang.

Sebab menurutnya, selain Bandara Internasional Hang Nadim, pelabuhan Batam Center juga menjadi salah satu pintu keluar masuk terpadat di momentum hari Lebaran Idul Fitri, terutama ribuan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia hendak lebaran ke kampung halaman. (ays)