Antisipasi Pengunjung Tenggelam
BINTAN (HK) - Bupati Bintan Apri Sujadi menghimbau kepada pengusaha resort-resort yang memiliki kawasan pantai untuk memasang garis pantai sebagai batas aman pengunjung berenang. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya pengunjung yang tenggelam saat libur lebaran mendatang.
"Seperti dikawasan Pantai Trikora. Makanya nanti kami minta supaya dipasangkan garis sebagai batas aman pengunjung berenang," kata Apri, Jum'at (8/6).
Selama ini menurut sang kepala daerah, banyak pengunjung Pantai Trikora yang tidak tahu garis aman untuk berenang. Sehingga, kejadian tenggelam sering kali terjadi. "Memang kebanyakan pengunjung dari luar terutamanya, mereka tidak tahu batas aman untuk berenang," timpalnya.
Dikatakan Apri, bahwa dirinya sudah meminta beberapa instansi terkait seperti kepolisian, dinas perhubungan termasuk Tagana serta beberapa instansi-instansi terkait lainnya untuk menyiapkan posko-posko dibeberapa titik-titik rawan.
"Untuk di kawasan Pantai Lagoi mungkin tidak memiliki kendala yang berarti. Yang menjadi persoalan adalah biasanya di Pantai Trikora. Dimana pengunjung yang berenang disana sering jadi korban. Untuk itu, selain menyiapkan posko maka kita minta koordinasi ke pihak-pihak kawasan perhotelan sekitarnya untuk memasang tanda dan rambu pembatas kawasan berenang disana," beber Apri.
Sebagai catatan , diakhir tahun 2017 yang lalu. Beberapa kejadian peristiwa tenggelam atau kecelakaan laut telah terjadi akibat pengunjung yang berenang dikawasan Trikora. Para pengunjung biasanya awalnya hanya berenang di kawasan pantai namun mendadak lemas saat menyadari telah berenang di kawasan berombak kuat.
Antisipasi pasca libur lebaran, Pemkab Bintan melakukan koordinasi ke pihak-pihak kawasan perhotelan sekitarnya untuk memasang tanda dan rambu pembatas kawasan berenang disana. Pemerintah daerah tidak menginginkan terjadinya kejadian peristiwa tenggelam atau kecelakaan laut seperti diakhir tahun. (oxy)
Bupati Himbau Pengusaha Resort Pasang Garis Pantai
- Sabtu, 09 June 2018 05:00