Selasa07102018

Last update05:00:00 am

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel

Menanamkan Nilai Persatuan

Nilai persatuan adalah salah satu nilai yang terdapat didalam dasar negara kita yaitu pancasila. Selain sebagai dasar negara, Pancasila adalah sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia serta secara filosofis Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum. Kita sangat bangga kepada pendiri bangsa ini karena telah melahirkan suatu ideologi yang memiliki nilai yang sangat kompleks. Ideologi tersebut dinamakan Pancasila.
Untuk mengimpelmentasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, pemerintah membuat Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) atau dikenal dengan butir-butir dari Pancasila. Adapun butir-butir dari nilai persatuan adalah sebagai berikut: pertama, mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta keselamatan bangsa dan Negara sebagai kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Kedua, sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. Ketiga, mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. Keempat, mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. Kelima, memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Keenam, mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Ketujuh, memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. Butir-butir diatas, menjadi suatu pedoman untuk menjalankan nilai persatuan, yang bertujuan untuk menambah jiwa gotong royong, kesatuan, kebersamaan dan rasa nasionalisme serta rela berkorban dengan tanpa pamrih.

Selanjutnya, apakah hubungan antara nilai persatuan dengan bela negara? Sebelum dijawab, kita harus mengtahui maksud dari bela negara. Bela Negara adalah� suatu sikap dan perilaku warga negara yang memiliki jiwa cinta tanah air yang tinggi, berbakti kepada negara dan bersedia berkorban demi negara. Bela negara sering disebut dengan wajib militer. Hal ini lebih ditekan kepada para tentara atau seperangkat pertahanan lainnya, yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Jadi, hubungan antara nilai persatuan dengan bela negara sangat memiliki hubungan yang saling keterkaitan. Dalam butir-butir dari nilai persatuan terdapat juga di dalam baik itu pengertian maupun unsure-unsur bela negara. �

Karena hal tersebut mempunyai nilai positif, bela negara suatu hal yang menjadi keharusan bagi tiap-tiap warga negara untuk turut andil dalam usaha pembelaan negara. Dalam mewujudkan bela negara kita tidak perlu angkat senjata seperti para tentara, karena kita sebagai warga negara biasa yang perlu kita lakukan berdasarkan nilai persatuan yaitu yang pastinya cinta tanah air, bertoleransi dalam kebhinekaan dan mencintai produk-produk dalam negeri.

Marilah para pemuda Indonesia kita wujudkan pada generasi kita ini untuk tetap istiqomah mengenai sikap nasionalisme, bertoleransi, namun tidak kalah pentingnya kita harus mencintai produk-produk dalam negeri serta tanamkan pada diri kita nilai-nilai persatuan dalam momentum hari bela negara untuk menciptakan kondisi negara yang aman dan damai.***(Eko Mardyanto, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang)