Selasa06262018

Last update05:00:00 AM

Banner
Back Insert Zul Fahri, Pemilik Bengkel Las dan Bubut

Zul Fahri, Pemilik Bengkel Las dan Bubut

Terus Berinovasi Untuk Maju

Bermodalkan kreatifitas dan dana seadanya, Zul Fahri, warga Bagan Batu, Kecamatan Bagansinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau membuka usaha revarasi dan las tahun 2002.

Untuk mengembangkan usahanya, ia mencoba mengajukan pinjaman ke beberapa bank plat merah, namun tak satupun yang berhasil. Tahun 2004, Zul, begitu panggilannya mengajukan pinjaman ke Bank Riau Kepri yang merupakan Bank BUMD. Tahun 2004 tersebut, Zul berhasil mendapatkan pinjaman sebesar Rp40 juta.

Dengan dana pinjaman itu, Zul yang masih bekerja sendiri membeli beberapa peralatan penunjang las. Kemudian, pada tahun 2008, usaha Zul yang tergolong kecil ini kembali mendapat pinjaman dari Bank Riau Kepri sebesar Rp105 juta. Pinjaman tersebut digunakannya untuk membeli mesin bubut dan menambah perlengkapan las.

"Sejak tahun 2002 sampai 2009, saya bekerja sendiri. Nggak berani bayar orang, karena usaha saya belum begitu berkembang. Tapi, sejak 2009 sampai sekarang, saya sudah punya dua pekerja," ujar Zul.

Rencananya, pemilik Bengkel Mandiri di Bagan Batu Kilometer 6 ini akan membuka cabang ditempat lain. Ia juga berencana untuk menambah peralatan bengkel utama miliknya.

"Sekilas, usaha bengkel ini tampak biasa saja, tetapi modalnya harus besar. Untuk membeli mesin bubut, mesin las dan perlengkapannya membutuhkan biaya sampai ratusan juta. Makanya sampai sekarang usaha saya masih tergolong reparasi. Tetapi saya bertekad akan menjadi produsen, tidak lagi reparasi," ujar pria beranak dua ini.

Zul juga mendoakan agar kedepan Bank Riau lebih dewasa dan sukses lagi. "Kalau bisa, bunganya diturunkan lagi, meskipun sekarang sudah lebih rendah dari yang lain," ujarnya sembari tersenyum.(*)