Wednesday, Jan 18th

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Insert Jangan Remehkan Siswa SLB

Jangan Remehkan Siswa SLB

TANJUNGPINANG -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Yatim Mustafa menegaskan, masyarakat jangan meremehkan kemampuan siswa yang menjalani pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB) . Karena, sistem pendidikan yang diterapkan di SLB mampu menjadikan anak-anak yang mempunyai keterbatasan memiliki kemampuan yang handal. Hal ini sudah dibuktikan dengan torehan prestasi yang diraih siswa-siswa SLB di Kepri pada level nasional.

Darul Qutni
Liputan Tanjupinang

"Jangan remehkan siswa SLB, prestasi mereka melebihi siswa yang normal, mereka mampu menjadi juara I pada lomba O2SN di Manado pada bidang fisika dan biologi. Kemudian menjadi juara I lomba desain grafis tingkat nasional di Makasar, ini semua membawa nama provinsi Kepri," tegas Yatim saat membuka acara 'Gebyar Kreatifitas Potensi dan Bakat Siswa SLB se-Provinsi Kepri di Parkir Ramayana Mal Tanjungpinang, Sabtu, (17/12).

Dijelaskan Yatim, di Provinsi Kepri baru terdapat dua SLB negeri masing-masing di Tanjungbalai Karimun dan Tanjungpinang. Ditambah dengan 4 SLB swasta yang ada di Batam dan Karimun, dan juga Tanjungpinang. Berdasarkan data yang ada, saat ini jumlah siswa SLB se- Kepri sebanyak 633 siswa, dengan jumlah guru 38 orang.

"Para orang tua jangan pernah takut untk menyekolahkan anaknya di SLB, di SLB pendidikan yang kita berikan sifatnya gratis, bahkan setiap siswa dialokasi bantuan sebesar 700 ribu setiap bulan," ujarnya.

Sementara sebelumnya Ketua Panitia, Mardiana mengatakan, kegiatan ini merupakan program untuk mengaktualkan diri siswa SLB dengan menunjukkan berbagai kebolehannya. Dan diharapkan dari kegiatan tersebut akan menimbulkan rasa percaya diri siswa SLB yang mempunyai sejumlah keterbatasan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat mengaktualkan diri untuk memperoleh ilmu yang bisa dikembangkan ditengah masyarakat," tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Yatim Mustafa juga menyempatkan diri mengunjungi stand pameran, beberapa kreativitas siswa berkebutuhan khusus dari berbagai daerah se-Kepri ditampilkan seperti tari daerah, tari kreasi, baca puisi, menari, menyanyi, berjoged, dan lainnya. Para hadirin yang menyaksikan banyak yang merespons positif. Khususnya ketika para siswa SLB menyanyikan lagu yang terlihat sangat pas dengan penyanyi aslinya. ***


Newer news items:
Older news items: