BUKIT SENYUM-Pemandangan menarik di pekarangan rumah Buhori membuat heboh warga Bukit Senyum, Batuampar. Tak seperti biasanya, ada buah pisang yang tumbuh dari dalam batang pohon.
Buah pisang yang tumbuh tepat di tengah batangnya itu langsung menjadi pusat perhatian warga sekitar. "Ini aneh, buah pisang langka. Buahnya tumbuh di tengah batang utama," ujar Sam warga sekitar Bukit Senyum ditemui di lokasi, Rabu (28/12)
Buhori sendiri mengaku sama sekali tidak menyangka pohon pisang yang diperkirakan berusia empat bulan itu akan tumbuh buahnya di tengah batangnya. Kata dia, tandan pisang tersebut sudah tumbuh selama 14 hari.
"Buahnya baru tumbuh sekitar dua minggu, saya tak pernah merekayasa pohon pisang agar buahnya tumbuh di tengah batang, Ini murni tumbuh dengan sendirinya," ujarnya kepada wartawan yang melihat-lihat pisang ajaib tersebut.
Gara-gara pisang unik itu, kata Buhori, hampir setiap hari ada warga mendatangi rumahnya untuk menyaksikan langsung keanehan itu. Awalnya, keberadaan pisang unik itu beredar dari mulut ke mulut. Tak hanya warga sekitar Bukit Senyum, tapi warga kampung lain di seputaran Batuampar, Nagoya dan Jodoh juga sudah banyak yang datang dan mengambil foto. "Saya pikir ini hiburan rakyat, senang juga warga pada datang ke sini, walaupun hanya sekedar melihat kejadian aneh ini," ujar Buhori. (tea)
- Gibran, Mengidap Tumor Sejak Lahir
- Tradisi Perayaan Imlek
- Menunggu Prestasi dari Belajar di Lantai
- Hengki Suryawan, Anak Nelayan Miskin, Kini Punya 100 Kapal
- Wanitapun Perkasa Pengangkut pasir
- Rutan Tpi Jadi Objek Wisata
- Ocarina Berbenah Sambut 2012
- Malam Tahun Baru di Mata Pemulung
- Rugi Bukan Alasan untuk Berhenti
- Semoga Malam Tahun Baru Tak Hujan...
- Haluan Kepri Makin Bagus...
- Along Pasti Pulang, Pa...
- Kilas Balik Hukum dan Korupsi di Kepri 2011
- Mengintip Trik Sukses Bos Golden Prawn
- Yang Beruntung dalam Program Angket Pembaca HK
- Nasib Guru Mengajar di Daerah Pedalaman di Lingga
- Penarikan Undian Angket Pembaca Haluan Kepri
- Jangan Remehkan Siswa SLB
- Melihat-lihat Jodoh Sampai ke Singapura
- Yulia, 10 Tahun Menderita Hydrocephalus