Anak Penderita Tumor Sejak Lahir
TANJUNGPINANG - Gibran Khaifi Antalima (2), putra pasangan Sucipto dan Anita, warga Tanjung Unggat yang mengidap penyakit tumor sejak lahir, dalam waktu dekat ini akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Biaya pengobatan Gibran akan dibantu Dinas Kesehatan Tanjungpinang dan dermawan.
"Secara medis Gibran akan ditangani di RSCM Jakarta. Kapan Gibran akan dioperasi, kita masih belum tahu," kata Beni, anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Minggu (29/1).
Katanya, kabar gembira ini baru akan disampaikan hari ini. Beni berharap ibunda Gibran, Anita mau mendampingi putranya dirawat di RSCM Jakarta, nantinya.
"Besok (hari ini), saya akan bertemu ibu Gibran untuk membicarakan hal ini. Semoga ibunya Gibran mau menemani putranya nanti ke Jakarta. Untuk biayanya sudah kita dapatkan, semoga Gibran bisa sembuh," ujar Beni.
Beni bersama wartawan koran ini pada Minggu (15/1) lalu, mengunjungi rumah Gibran di Jalan Sultan Mahmud, RT 8 RW 3 Nomor 28, Tanjung Unggat.
"Beginilah cucu kami. Setiap hari berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Pernah dibawa ke rumah sakit, dokter bilang harus dioperasi, tapi duitnya dari mana. Ibunya hanya seorang pelayan di warung kopi dan sudah bercerai pula dengan suaminya," ungkap M Taha, kakek Gibran, kala itu.
Taha mengatakan, meskipun cucunya mengidap tumor ganas, Gibran tidak pernah menangis. Ia selalu tegar, tersenyum dan bermain seperti anak-anak kecil biasanya. Kini, lanjutnya, Anita, sang ibu merupakan kepala rumah tangga yang harus mencari nafkah menghidupi kedua anaknya. Dengan gaji yang diperoleh Anita sebesar Rp1,2 juta, uang tersebut hanya cukup untuk membeli makan dan keperluan sehari-hari mereka.
"Bapaknya Gibran pernah mengirim uang Rp500 ribu sebanyak dua kali. Setelah itu sampai kini tak pernah lagi. Neneknya Gibran terkena sakit strok, dan Alhamdulillah sedikit-sedikit sudah mulai agak membaik," tutur Taha, menjelaskan kondisi keluarganya.
Melihat kondisi Gibran, Taha mengaku selalu menangis. Ia tidak henti-hentinya berdoa meminta pertolongan kepada Allah SWT. Hari demi hari dia lewati bersama cucu kesayanganya di rumah. (cw40)
- Melirik Peluang Investasi Bintan Buyu
- Kemiskinan, Membuat Agus Tidak Sekolah
- Berharap Anak di Tahun Naga
- Penyalahgunaan Hotel Melati di Batam Jadi Tempat Esek-esek
- Pagi Sebelum Sekolah, Cahya Jualan Sayur
- Berburu Ikan Dingkis, Jelang Imlek
- Gibran, Mengidap Tumor Sejak Lahir
- Tradisi Perayaan Imlek
- Menunggu Prestasi dari Belajar di Lantai
- Hengki Suryawan, Anak Nelayan Miskin, Kini Punya 100 Kapal