Dengan manfaat bagi kesehatan itu, maka tamu dari berbagai daerah dan wisatawan asal Malaysia, Singapura dan Norwegia banyak yang berkunjung ke objek wisata Air Panas. Untuk pengunjung juga ada yang berkelompok datang, seperti kunjungan wisata dari Persatuan Sepeda Santai Singkep (PS3) yang mempunyai agenda rutin untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang potensial yang terdapat di Dabo Singkep.
Kapolres Lingga, AKBP M Khozin, peserta PS3 Dabo mengatakan, objek wisata Air Panas sangat potensial, karena tempat pemandian Air Panas, bisa dijadikan objek wisata kesehatan yang dapat mengobati rematik dan asam urat bagi masyarakat.
"Namun, masyarakat untuk datang ke sini susah, karena sarana dan prasarana belum memadai seperti jalan yang masih jalan tanah dan membutuhkan pengerasan," ujarnya.
M Khozin berharap kepada pemerintah dan masyarakat di Dabo Singkep agar lebih memperhatikan dan peduli mengenai pembangunan jalan untuk menunjang kawasan tersebut. Hal utama yang diperhatikan itu adalah jalan menuju lokasi. Apabila jalan sudah baik, tentu pengunjung akan lebih ramai lagi. Setidaknya, ramainya pengunjung yang datang dapat membantu perekonomian masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Junaidi Adjam menyebutkan, untuk tahun 2012 ini dari Pekerjaan Umum akan ada peningkatan jalan menuju lokasi wisata Air Panas.
"Mudahan-mudahan tahun ini hal tersebut dapat terealisasi. Begitu juga untuk mengejar target wisman kita. Karena kita tahu bahwa objek wisata Air Panas merupakan primadona yang agak berbeda dengan objek wisata di daerah lain," ujarnya.
Di tempat yang berbeda, salah seorang pengelola kawasan objek wisata Air Panas mengatakan, kalau saja jalan sudah bagus, mungkin pengunjung akan meningkat dari jumlah yang sekarang. Karena pemandian Air Panas bukan sebagai tempat wisata, namun tempat terapi bagi kalangan usia lanjut yang ingin menyembuhkan rematik dan asam urat.
"Sumber Air Panas ini memang dari mata air yang menyembul, namun belum ada penelitian ilmiah yang mengatakan bahwa sumber airnya berasal dari mana. Yang jelas selama ini, pengunjung banyak juga yang melakukan terapi di pemandian ini, "ujarnya. (nofriadi putra)
Older news items:
- Usaha Sagu Sejak Kerajaan Sultan Mahmud
- Melayu, Bukan Cuma Sekedar Simbol...
- "Jaga Selalu Hatimu", Senandung Isteri Sang Panglima
- khasanah, Turun Kapal, Tepung Tawar Wajib dilaksanakan
- Negeri Kaya Minyak tapi Miskin Energi
- Kelenteng Be Wang Bio Tertua di Lingga
- Bang Cakrim, Jangan Mudah Tertipu
- Mulyadi Lim, Pengusaha Furniture
- Kacang Botor, Sayuran dengan Gizi Tinggi
- Dilarang Mengemudi, Perempuan Arab Melawan