Wednesday, Mar 21st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Insert Deddy Bingung Bayar Biaya Operasi Anaknya

Deddy Bingung Bayar Biaya Operasi Anaknya

SEKUPANG - Deddy Safeko dan istrinya Dyah merasa kesulitan mencari biaya perawatan anaknya Bima Hendri paska operasi usus buntu yang pecah. Warga Perumahan Griya Batu Aji Asri, Blok J1 nomor 18 RT 03/TW 16 Sagulung itu sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Bima, bocah tujuh tahun itu, sejak Kamis (15/3) lalu dirawat Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) ruang perawatan Melati nomor 7 lantai 2. Sementara Bima tampak hanya bisa terbaring lesu di ruang RSOB, ayahnya sekarang ini harus mencari uang perawatan sebesar Rp19 juta dengan rincian Rp17 juta untuk biaya operasi dan sisanya untuk menebus obat-obatan.

"Bima masuk Kamis dan langsung dioperasi oleh dokter RSOB. dari perawatan insentif yang dilakukan tim dokter saya harus menebus biaya perawatan. Harga obatnya saja paling murah sebesar Rp600 ribu," tutur Deddy, kemarin.

Deddy membawa anaknya ke RSOB karena dirujuk Caris Medica sebagai klinik yang ditunjuk oleh perusahaannya. Dimana sebagai klinik pengobatan yang ditunjuk perusahaan tempatnya bekerja hanya memberikan batasan perawatan sampai Rp2 juta dengan ketentuan jika ada biaya lebih ditanggung pasien itu sendiri.

Sebagai karyawan bagian Viter perusahaan PT Vista Trisada Nusantara yang berlokasi di Tanjungriau, Deddy menerima gaji basic perbulannya.

Sebelumnya, Deddy membawa buah hatinya untuk mengecek sakit yang dialami dibagian perutnya. Namun saat dibawa pertama, pihak Caris Medica mengatakan tidak parah. Mendengar hal itu, keesokan harinya Bima dibawa pergi ke Tanjunguban. Saat itu, Bima kembali mengalami panas dan nyeri pada perutnya.

Karena khawatir, Bima kemudian dibawa ke tukang urut untuk diurut perutnya, namun karena sakitnya tak hilang, Bima dibawa ke Caris Medica. Dari sana ketahuan kalau anaknya terkena usus buntu.

"Di sana baru diketahui kalau ususnya sudah pecah. Karena di Caris tidak bisa menanganinya makanya dirujuk ke RSOB," ujar Deddy. Dia sangat berharap ada dermawan berkenan meringankan bebannya dan juga Bima. (cw56)