Kini hati Surianah (33) ibu dari Yuni Sarah (14) yang menderita cacat pada bagian kakinya sejak 7 tahun lalu sedikit lega, Selasa (27/3). Pasalnya, kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, memberikan bantuan sebuah kursi roda dan segara akan dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumikal), Kota Tanjungpinang.
Sejak 7 tahun yang lalu, Surinah bercerita, anak ke-2 dari lima bersudara ini, terkena demam panas atau sejenis penyakit step. Saat itu, ia mengalami kejang-kejang dan tak beberapa lama kemudian, ia tidak bisa menggerakan kedua kakinya.
Semenjak itu, Yuni baru duduk di bangku kelas I Sekolah Dasar (SD). Dia tidak bisa menahan sakit di kedua kakinya yang hampir setiap hari jatuh lantaran tidak kuat menahan beban badannya. Untuk itu, lanjut Surinah, dia memutuskan untuk memberhentikan anak kesayangannya bersekolah.
"Awalnya, Yuni kena step, setelah itu kedua kakinya tak bisa digerakan, padahal dia baru duduk dibangku kelas I SD. Saya kasihan melihat dia, untuk itu, saya memutuskan agar dia tidak sekolah lagi, "kata Yuni kepada Yani saat berkunjung ke rumahnya di Teluk Keriting.
Selain itu, Surinah juga mengungkapkan, pada tahun 2008 lalu, ia pernah merawat anaknya selama dua bulan di rumah sakit umum daerah (RSUD). Kata dia, semua biaya perobatan anaknya ditanggung oleh pemerintah.
Untuk itu, dia yakin sekalai bahwa kedua kaki anaknya yang sakit tersebut, bisa sembuhkan. Pasalnya, cacat yang dialami Yuni, tidak bawaan dari lahir.
"Saya sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah kota (Pemko) Tanjungpinang untuk biaya perobatan anak saya. Dan juga, kami sekeluarga berharap akan kesembuhan anak kami, seperti orang anak yang lainnya, "harap Surinah yang memiliki pekerjaan pemulung.
Kadinkes Kota Tanjungpinang Ahmad Yani, mengakau sangat prihatin dengan kondisi Yuni Sarah. Untuk itu, dinkes memberikan kursi roda terlebih dahulu untuk d irumah. Menurut dia, pihak dinkes akan merujuk anak tersebut ke Rumkital Tanjungpinang terlebih dahulu.
"Langkah awal kami akan memberikan rujukan Yuni ke Rumkital. Jika memang tidak bisa, maka akan dibawak ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, " kata Yani.
Yani menuturkan, nantinya, pada hari kamis (29/3), dinkes kota Tanjungpinang akan mengirimkan tiga orang yang akan dirujuk ke RSCM. Kata dia, jika memang sempat, nantinya, Yuni bisa segera diberangkat bersama-sama untuk mendapatkan perobatan. (cw53)
- 'Soeharto Lebih Paham Hati Rakyat'
- Anyam Tikar Khas Pulau Mepar
- "Saatnya Yang Muda Yang Berkarya"
- Demonstrasi Manuver Pilot?
- Sukhoi dan Misteri Gunung Salak
- Rakyat Desa yang Termiskinkan
- Mengenal Lebih Dekat Joged Dangkung
- Bulan Purnama dan Hari Kebangkitan Kristus
- Guru Honor 'Nyambi' Jual Air Tebu
- Alhamdulillah, Rumah Kami Jadi Cantik
- Minta UMK Naik, Diberi Penjara
- Deddy Bingung Bayar Biaya Operasi Anaknya
- Menengok Pusat Bisnis Pertama di Batam (2-Habis)
- Menengok Pusat Bisnis Pertama di Batam (1)
- "Lebih Anggun Ya..."
- Edi Utomo, Potret Pedagang Kaki Lima Batam
- Aset BP Batam Luar Biasa
- Benda Museum Dibersihkan Pakai Air Asam
- Satu Persatu Guru Kami Pergi...
- Siapa Bisa Selamatkan Hasan?