Friday, Jun 01st

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Insert Alhamdulillah, Rumah Kami Jadi Cantik

Alhamdulillah, Rumah Kami Jadi Cantik

SEKUPANG - "Saya sangat bersyukur sekali, mas. Walaupun kecil, yang penting sudah dapat ditinggali bersama anak-anak..."

Senyum Surti (29), tak putus-putusnya terlukis di wajahnya yang oval. Ibu satu anak yang tinggal di RT 01 RW 02 Kelurahan Tanjungriau, Sekupang itu mengaku sangat gembira, renovasi rumahnya sudah selesai.

Sebelum direnovasi, rumah Surti yang berada di pinggir pantai ini selalu kemasukkan air hujan. Kalau panas, maka semacam ada sinar laser yang berasal dari matahari masuk ke rumahnya, melalui atap seng yang bolong-bolong. Bangunan rumahnya pun sedikit miring.

Alhamdulillah, Surti termasuk satu dari ratusan rumah di Batam yang mendapat kucuran dana dari pemerintah melalui program RTLH tahun 2011. Sebagai warga yang dianggap berhak, Surti mendapat suntikan dana sebesar Rp16.365.000.

Setelah direnovasi, rumahnya kini tampak lebih bagus dengan ukuran 4x4. Kata dia, proses renovasi rumahnya memakan waktu sekitar satu bulan.

Kata Surti, di RT tempat tinggalnya, ada dua rumah yang masuk program RTLH.

"Kita tidak tahu dulu, dari bantuan Rp16 juta lebih itu, Rp1,2 juta untuk tukang sedangkan sisanya untuk biaya materil yang diambil langsung dari toko bangunan. Dan harus sesuai dengan rencana awalnya. Kita tidak bisa mengubah rencana awalnya. Makanya dapur dan WC-nya masih menggunanakan bangunan rumah lama," terang Surti saat menunjukkan isi dalam rumahnya.

Rumah yang berbentuk panggung dengan dinding bercat kuning itu direhab pada Oktober 2011 lalu. Dengan ukuran sekitar 4x4. Modelnya, ada teras, ruang tengah dan satu kamar tidur. Surti dan suaminya yang bekerja di galangan kapal itu tidak mempermasalahkan besar bangunan.

Dengan kondisi sekarang, mereka sudah merasa senang.

"Sesuai bentuklah, apalagi dulu sewaktu rehab, uang sebesar itu tidak sama kita. Hanya disuruh pada tukang. Karena, buru-buru tukang yang didapatpun ya tidak mahir kalilah. Tengoklah masih ada tiang yang tersisa lima batang," ujarnya dengan logat Melayu.

Ita, penerima RTLH lainya yang tak jauh dari rumah Surti pun tak kuasa menahan senang. Dia mengaku, kondisi rumahnya yang dulu dengan yang sudah direhab sekarang sangat jauh berbeda.

"Meski bantuannya hanya sedikit, tapi Alhamdulillah saya sudah dapat bantuan. Rumah kami jadi cantik," katanya sambil dengan senyum terkembang.

Seperti diketahui, Poogram RTLH Kota Batam, untuk tahun ini tersedia sebanyak 300 rumah yang akan direhab. Yang menggunakan anggaran 100 rumah dari APBD Kota Batam dan 200 rumah APBD Kepri.
Dari rencana Pemerintah Provinsi Kepri akan merehab rumah yang tidak layak dihuni sebanyak 35 ribu. Dan ditargetkan akan selesai tahun 2015 nanti. (taslimahudin)