Tuesday, Jun 05th

Last update10:00:00 AM GMT

You are here: Insert Guru Honor 'Nyambi' Jual Air Tebu

Guru Honor 'Nyambi' Jual Air Tebu

KARIMUN-Gaji guru honor ternyata belum cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari bagi Purwono dan keluarga. Untuk menambah pundi-pundi keuangan, guru Bahasa Indonesia yang telah mengabdi selama 12 tahun terpaksa 'nyambi 'sebagai penjual air tebu dan jagung bakar di Jalan Poros atau tak jauh dari GOR Badang Perkasa.

Bersama istri yang juga mantan guru, Purwono merintis usaha sampingan sejak beberapa tahun belakangan ini. Ia menjual air tebu seusai mengajar di SMPN 3 Tebing.

Meski usahanya terbilang kecil, namun guru yang telah malang melintang mengajar di beberapa sekolah ini mengaku pendapatan sebagai penjual air tebu lebih menjanjikan ketimbang gajinya sebagai guru honor.

Kendati uang hasil usahanya itu lebih besar dari gajin sebagai guru, namun Purwono tetap ingin mengabdikan diri sebagai guru karena profesi guru adalah panggilan hidupnya. Pengabdian sebagai guru mulai dilakoni sejak di Kabupaten Meranti. Ketika iktu ia mengajar di Sekolah Santo Yusup dan terakhir di SMP 3 Tebing di Kelurahan Pamak. Disana ia tercatat sebagai honor daerah yang digaji Pemkab Karimun. Purwono tetap berharap kepada Pemkab Karimun agar lebih memperhatikan kesejahteraan honor daerah dengan meningkatkan kesejahteraan .

"Saya berharap Pemkab Karimun lebih memperhatikan nasib tenaga honor dengan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Purwono tanpa menyebutkan besaran gaji sebagai tenaga honor daerah sembari memeras tebu.

Dibalik harapan akan adanya secercah perhatian dari Pemkab Karimun, Purwono ingin mengembangkan usaha . Kalau saat ini ia ia menjual air tebu dan jagung bakar, selanjutnya ia berencana berjualan gorengan. Hanya saja, ia merasa kesulitan untuk mencari modal awal.

"Selain menjual air tebu dan jagung bakar, saya sebenarnya ingin nambah usaha menjual gorengan. Ketika saya tanya sama-kawan-kawan sesama penjual gorengan, ternyata modalnya cukup besar juga. Tapi saya tidak akan patah semangat, saya akan tetap berusaha mencari modal untuk membuka usaha itu. Lumayan, buat nambah uang belanja di rumah," ujar Purwono diamini istrinya. (Ilham).