SEKUPANG (HK)- Tak seperti biasanya, rumah yang ditinggali Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam Irwansyah berlokasi Tiban I Kelurahan Tiban Indah Sekupang dipenuhi pengunjung.
Kedatangan para kerabat, rekan dan handai taulan tersebut turut berbelasungkawa, atas wafatnya Masfer Saleh (75). Sosok panutan yang selama ini banyak memberi nasehat bagi keluarga, telah tiada.
Masfer yang merupakam metua dari Irwansyah dan juga ayah Kandung dari Ria Saptarika (Mantan Walikota Batam), menghembuskan nafas terakhirnya setelah penyakit yang diderita setahun belakangan, di Rumah Sakit Awal Bross (RSAB), Jumat (14,9) pada pukul 06.20 WIB.
Suparti, yang merupakan istri Ria Saptarika menceritakan, kalau Opa (panggilan Masfer di tengah keluarga) sejak setahun belakangan rutin bolak-balik ke rumah sakit untuk melakukan cuci darah.
"Setahun belakangan ini, Opa melakukan cuci darah seminggu dua kali di RS Budi Kemuliaan," ujar Suparti.
Menurutnya, sebelum meninggalkan keluarga untuk selamanya, almarhum seminggu belakngan mengalami sesak nafas. Memang Opa lanjut Suparti, dalam riwayatnya mengalami penyakit asma. Bahkan, dua hari lalu, Rabu (12/9) sempat dilarikan ke RSAB, karena asmanya, tapi setelah mendapat perawatan ayah tujuh anak tersebut diperbolehkan kembali pulang.
Namun demikian, suami Oma Neni (65) itu, kembali mengalami sesak nafas pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, dan langsung dilarikan ke RSAB. Perawatan terus diberikan. Bahkan sewaktu di rumah, sering juga di uap.
"Di rumah Opa juga di uap karena ada alatnya. Tapi, saat di rumah sakit, Opa langsung masuk ke UGD," jelasnya.
Malam itu, Sekitar pukul 04.00 WIB, istri Masfar diantar pulang untuk istirahat. Tapi saat kondisi mantan pelatih sepak bola ini memburuk, Neni kembali dijemput dari rumahnya. Sekitar pukul 06.00 WIB, denyut nadi dan detak jantung Masfar sudah tak terbaca alat. Petugas medis terus berusaha memompa jantungnya agar kembali berdetak. Tapi pada pukul 06.20 WIB, Opa dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhirnya.
Jenazah yang pada saat itu sekitar pukul 08.30 WIB, dibawa ke rumah duka dan Langsung dimandikan dan dikafankan oleh anak pertamanya (Ria Saptarika).
Sebagai anak dituakan, Ria bertindak sebagai imam dalam salat jenazah di Masjid Almuhajirin, tepat di depan rumah Irwansyah. Dengan mengenakan baju muslim serba hitam, Ria juga yang mengangkat keranda di bagian kanan depan.
Tak banyak kata yang diucapkan Ria. Namun ia sempat mengungkapkan permohonan maaf atas nama orang tua yang dicintainya itu. Setelah anaknya almarhum semua tiba, jenazah Masfar langsung dimakamkan di TPU Sei Temiang ba'da shalat Jumat.
Sementara itu, dalam mengiring kepergian jenazah, selain warga, tampak sejumlah pejabat tinggi di Kepri dan Batam turut hadir melepas kepergian Masfer.
Terlihat, Seperti Wakil Gubernur Soerya Respationo, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Dahlan-Rudi, dan jajaran anggota DPRD Batam dan pejabat eselon dua lainnya. (cw56)