Lebih dari 90 persen fisik gedung SMPN I Belakang Padang telah dipugar.
Berdiri pada tahun 1960, dibangun cukup sederhana dengan dinding papan yang terdiri dari tiga lokal dan dan satu kantor.
Pasca dipugar pada 2002, struktur bangunan dibuat menjadi dua tingkat dan dinding papan diganti menjadi beton.
Tiang penyangga pada bagian belakang gedung kantor majelis guru yang bersebelahan dengan toilet merupakan satu-satunya bagian gedung yang belum diganti.
Namun ruangan Tata Usaha (TU) terlihat cukup lawas karena hanya sempat dipugar pada 1974 silam. Sekolah ini memiliki nilai sejarah bagi masyakarat Belakang Padang dan Kota Batam pada umumnya. Beberapa nama yang cukup diakui eksistensinya di Batam seperti Maaz Ismail, Arifin Nasir, Nasir Harun, Hartoyo Srikoen, Terek Adenan, Endy Sulaiman dan Hartono Citra Buana pernah bersekolah di sini.
SMPN I Belakang Padang, awalnya berstatus swasta yang berdiri pada 1956 di bawah naungan Yayasan Pembangunan Kecamatan Belakang Padang (YPKB) yang diketuai langsung oleh Camat Belakang Padang, Radja Ali. Sebelum gedung selesai dibangun, siswa-siswi sekolah ini melaksanakan kegiatan belajar mengajar di perumahan Imigrasi. Pada tahun 1963, statusnya berubah menjadi negeri dengan kepala sekolah pertama, Victor Mangunsong.(Edi Sutrisno)