Inilah komplek makam yang paling bersejarah di Pulau Batam.
Makam Nong Isa Keluarga Daeng Prani dijadikan bukti sejarah tentang adanya fase kepemimpinan di wilayah ini berabad silam.
Sejarah bermula ketika dikeluarkannya surat pengukuhan kepada Raja Isa ibni Raja Ali sebagai pemegang perintah atas Nongsa dan sekitarnya pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 Hijrah, bertepatan 18 Desember 1829 Masehi.
Tanggal tersebut diargumentasikan sebagai fase paling awal adanya lembaga pemerintahan di Batam. Dengan pengukuhan Raja Isa sebagai pemegang otoritas atas Batam, maka roda pemerintahan di pulau ini mulai berjalan secara sistematis.
Raja Isa bernama kecil Nong Isa beserta zuriat dan kerabatnya dimakamkan di komplek ini. Berada di dataran tinggi yang ditumbuhi pepohonan tua yang lebat, semakin menegaskan bahwa ini adalah wilayah larangan yang menyimpan khazanah sejarah Batam masa lalu.(Edi Sutrisno)
Newer news items:
- Makam Temenggung Abdul Jamal
- Kantor Imigrasi Klas II Belakangpadang
- Makam Bukit Puak
- Masjid At Taqwa Nongsa
Older news items:
- Rumah Melayu Limas Potong
- Kantor Imigrasi Klas II Belakangpadang
- Perumahan Bea dan Cukai Belakang Padang
- SMPN I Belakang Padang
- Kantor Polisi Belakangpadang
- Pos AL Pulau Sambu
- Jalan Tanah dan Kapal Besi
- Perigi Buta
- Tugu Jepang Sembulang
- SD 1 Pulau Sambu