
Ia terlahir dari keluarga yang menjadikannya harus hidup penuh liku. Sang ibu, Ny RA Habibie menjadi janda saat usia 36 tahun. Ibunya harus membesarkan delapan anak yang diantaranya adalah visioner pengembang Batam yang juga mantan Presiden RI BJ Habibie serta JE Habibie yang pernah menjabat Ketua Otorita Batam (OB) pada tahun 1998.
Perempuan kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 8 Oktober 1938 ini mengaku dididik sang ibu untuk menjadi orang mandiri. Karena kemandirian itulah sang ibu mampu membesarkan anak-anaknya. Kendati diakui, karena kondisi keuangan menyebabkan anak-anak perempuannya tak memiliki kesempatan bersekolah hingga ke perguruan tinggi. Sri sendiri hanya tamat Sekolah Asisten Apoteker (SAA) setingkat SLTA. Namun berkat segudang pengalaman serta pendidikan non formal yang pernah dipelajarinya, Sri tampil menjadi sosok berintelektual tinggi bahkan acap dinobatkan sebagai pembicara dalam berbagai pertemuan tingkat nasional. (Edi Sutrisno)