
Tidak susah menemukan Tugu Buak ini karena pas berada di pusat Kota Tarempa, tepatnya berada di sisi Jalan Hang Tuah. Berjarak kurang dari seratus meter dari Pelabuhan Pemda dan sekitar 500 meter dari Kantor Bupati Anambas. Berjalan kaki adalah pilihan terbaik untuk menggapainya.
Tugu Peringatan Serangan Jepang
Satu lagi tapak sejarah berupa tugu yang bisa Anda sambangi di Kota Tarempa adalah Tugu Peringatan Serangan Jepang. Terletak di Kampung Baru, tugu ini dibangun sebagai pengingat bahwa semasa perang Asia Timur Raya, Kota Tarempa pernah luluh lantak dibombardir oleh puluhan pesawat tempur Angkatan Laut Jepang ketika negeri matahari terbit itu hendak menguasai Indonesia.
Dalam berbagai catatan sejarah disebutkan, sebelum menyerang Tarempa, pasukan udara Jepang terlebih dulu membombardir kapal-kapal perang sekutu dan Belanda yang melintas di Selat Malaka sebagai upaya menguasai Asia Tenggara. Tarempa sendiri dihujani bom pertama kali pada tanggal 14 Desember 1941 oleh tiga skuadron pesawat tempur Jepang. Pengeboman ini dilakukan karena Tarempa dianggap sebagai salah satu basis pertahanan strategis Belanda di Sumatera. Di kota ini terdapat satu stasiun radio yang merupakan alat vital bagi pertahanan Belanda. (Edi Sutrisno)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (2)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (1)
- Rumah Petinggi Pertamina Sambu
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (3)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (2)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (1)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (2)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (1)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (2)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (1)