
Pasca penyerangan ini dan suasana mereda, warga Tarempa yang masih hidup kemudian mengumpulkan mayat-mayat korban pengeboman untuk dimakamkan secara massal dalam satu lokasi. Dulunya, lokasi pemakaman massal itu berada di di sekitaran SDN 002 Siantan. Tetapi sejak tahun 1950-an, dipindahkan ke kawasan yang lebih tinggi yakni di persimpangan jalan, tepat di samping Gereja Katolik Santa Maria Bintang Laut, Kampung Baru.
Tugu peringatan korban bom Tentara Jepang ini terlihat sangat sederhana. Terbuat dari semen setinggi 1 meter dengan tulisan kanji terpahat persis di sisi depannya. Arealnya juga tak lebar, hanya berkisar 6Mx8M. Di atasnya dibangun rumah-rumahan yang disangga oleh empat tiang, separuh kayu, separuh semen. (Edi Sutrisno)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (2)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (1)
- Rumah Petinggi Pertamina Sambu
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (3)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (2)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (1)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (2)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (1)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (2)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (1)