
Keterangan warga sekitar, pemilik rumah ini adalah seorang saudagar kaya yang dikenal ramah terhadap warga sekitar. Hau Ngo, anak sang pemilik yang terakhir menempati rumah tersebut mengaku tidak akan merenovasi atau merobohkan rumah warisan keluarganya itu. Sejak beberapa tahun lalu, keluarga besar An Chui memang tidak lagi menempati rumah ini. Mereka merantau ke luar Tarempa namun sesekali waktu kembali ke kampung halamannya untuk berziarah sekaligus menyambangi rumah tuanya yang sarat kenangan itu. Anda sendiri, kalau berkunjung ke sana, silakan saja mengeksplorasi sekaligus menikmati setiap sudut rumah khas Tarempa tempo dulu, hasil perpaduan gaya Melayu dan Cina yang masih berdiri kokoh meski telah dimakan usia ini.
Untuk menuju ke sana, Anda bisa gunakan jasa ojek atau menyewa sepeda motor sendiri. Dari pelabuhan Tarempa, rumah ini berjarak kurang lebih 3kilo meter dan dapat ditempuh dalam hitungan 15 menit. Kalau naik ojek, ongkosnya tergantung kesepakatan Anda dengan sang pengojek. Tapi tarif perkiraannya berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000. (Edi Sutrisno)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (2)
- Pulau Kuku dan Manusia Perahu (1)
- Rumah Petinggi Pertamina Sambu
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (3)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (2)
- Mesjid Jamik Baiturrahim Tarempa (1)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (2)
- Hikayat Datuk Megat dan Keramat Binjai (1)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (2)
- Hikayat Batu Rusia, Natuna (1)