
Begitulah legenda Batu Kapal yang hingga kini masih banyak dipercayai oleh masyarakat setempat. Tapi terlepas dari itu, Batu Kapal sekarang merupakan objek wisata alam yang mengasyikkan sekaligus menantang. Untuk bisa mendaki ke atasnya dibutuhkan nyali ekstra. Sebab, meski permukaannya datar, batu yang fisiknya mirip kapal raksasa itu posisinya lumayan tinggi dan mendaki.
Itu artinya, batu ini bisa jadi objek pas untuk berbagai aktifitas out bond atau olah raga panjat tebing. Tapi tentu harus menggunakan perlengkapan panjat tebing yang standar karena medan yang harus didaki cukup curam alias memiliki kemiringan tinggi. Batunya sendiri permukaannya sangat keras.
Tidak jauh dari tempat Batu Kapal, sekitar lima puluh meter ke arah pantai, Anda bisa menikmati view yang elok, paduan antara deburan ombak, pasirnya yang putih kecoklatan dengan onggokan-onggokan batu berukuran besar. Nah penasaran dengan legenda serta asyiknya mendaki bebatuannya, sebaiknya Anda datangi saja Batu Kapal ini. Jelajahi utuh dan nikmati kekayaan khazanah alamnya yang indah dan penuh misteri itu segera. (Edi Sutrisno)
- Legenda Batu Kapal (1)
- Kepala Naga Bernama Nagoya
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (8)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (7)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (6)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (5)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (4)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (3)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (2)
- Heritage Walk: Menyusuri Tugu, Rumah & Makam Tua di Tarempa (1)