Minggu03032013

Last update12:38:38 AM

Back Jejak Mesjid Haji Abdul Ghani (1)

Mesjid Haji Abdul Ghani (1)

Inilah mesjid tertua di Kabupaten Karimun. Dibangun oleh Raja Abdul Ghani bin Raja Idris bin Raja Haji Fisabilillah, seorang amir pertama yang ada di Pulau Buru. Belum ada catatan pasti tahun berapa didirikan, namun yang pasti mesjid ini dibangun pada pada pertengahan abad ke-19, yakni semasa Kerajaan Riau-Lingga diperintah oleh Sultan Abdul Rahman Muazzamsyah (1883-1911)

Karena dibangun oleh Raja Abdul Ghani maka mesjid ini pun dinamai Mesjid H Abdul Ghani. Namun belakangan, orang justru kerap lebih mengenal mesjid ini dengan sebutan Mesjid Buru karena terletak di Pulau Buru.

Mesjid yang ini tergolong berukuran sedang. Ruang utamanya memiliki luas berkisar 8Mx15M. Kubahnya, disangga oleh empat tiang setinggi lima meter. Tidak begitu luas dan daya tampungnya pun hanya berkisar seratus jemaah. Tapi kemudian, oleh pengurus mesjid, dilakukan renovasi dengan membangun teras luar dengan maksud agar bisa menampung jamaah lebih banyak.

Konon arsiteknya adalah orang Tionghoa sebelumnya telah berhasil membangun kelenteng yang lokasinya tidak jauh dari mesjid. Hal ini bisa dibuktikan oleh keberadaan menara yang berbentuk kerucut, yang sepintas mirip dengan ruang pembakaran hio yang ada kelenteng. Lubang fentilasinya pun demikian, terbuat dari batu giok warna biru dan berukiran khas negeri Tiongkok. (Edi Sutrisno)

Share