Sabtu03232013

Last update12:00:00 AM

Back Jejak Mesjid Al Mubaraq (Mesjid Meral) (1)

Mesjid Al Mubaraq (Mesjid Meral) (1)

Keberadaan Mesjid Al Mubaraq yang terletak di Kecamatan Meral Karimun ini tidak lepas dari pendirinya, yakni Raja Usman Bin Raja Ishak, Amir Karimun ketiga yang bergelar Engku Andak pada 1301 Hijriah. Bangunannya jauh lebih besar bila dibanding dengan Mesjid H Abdul Ghani (Mesjid Buru) yang berada di Pulau Buru.

Kalau Mesjid Buru hanya bisa menampung seratusan jemaah, Mesjid Al Mubaraq yang berukuran 10 m x 20 m ini daya tampungnya lebih dari 500 jemaah. Setelah diperbesar teras dan halamannya, kini bahkan bisa memuat 1.000 jemaah. Sejak awal, mesjid ini memang sengaja dibangun demikian karena posisinya yang berada di tengah-tengah masyarakat yang sudah ramai.

Berbagai literature menyebut, kejayaan Karimun tidak lepas dari peran besar Amir Karimun pertama yaitu Raja Abdullah bin Raja Haji Ahmad atau Engku Haji Tua yang bergelar Raja Abdullah Karimun. Semasa pemerintahannya, Karimun mengalami kemajuan pesat yang mengundang para pendatang dari pelosok negeri, termasuk orang-orang Tionghoa untuk menetap, terlebih ketika dibuka pabrik pengolahan timah oleh Van Den Bosch bernama Monos.
Karena banyaknya pendatang inilah, saat mendirikan Mesjid Meral, Raja Usman Bin Raja Ishak, melakukan perencanaan matang, yakni membangunnya dalam ukuran yang besar. Dengan harapan bisa menampung banyak jemaah, yakni warga Muslim yang berdiam di Meral, Tanjungbalai dan sekitarnya. (Edi Sutrisno)

Share