Jumat05102013

Last update12:00:00 AM

Back Jejak Menyusur Perkebunan Sagu di Daik (3)

Menyusur Perkebunan Sagu di Daik (3)

Di beberapa sudut, terdapat wadah-wadah besar menyerupai perigi yang berfungsi sebagai tempat pengolahan sagu mentah. Berkoneksi dengannya, terpampang satu dua lajur, terbuat dari papan menyerupai talang air yang digunakan sebagai wadah penyaringan sagu kotor. Tak jauh darinya, teronggok potongan-potongan batang sagu yang oleh masyarakat setempat disebut dengan “tual,” mengambang di permukaan sungai. Sebelum diolah, tual-tual itu selalunya direndam terlebih dulu, baru dikupas kulitnya kemudian diparut sebelum dimasukkan dalam bak pengolahan.

Puas melongok pabrik pengolahan sagu di Panggak Laut ini, teruskan perjalanan menuju ke lokasi perkebunan sagu yang berada di Kampung Musai serta Kampung Pelanduk. Kendati jalan menuju ke sana masih tanah, tapi berpermukaan padat jadi gampang dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Di sepanjang jalan ini pula, mata Anda akan disuguhi lebatnya pohon-pohon sagu yang besar dan tinggi menjulang. Sebagian ada yang bertunas baru alias baru tumbuh dan terlihat subur, berdaun hijau dan lebat.

Sesekali, di bahu-bahu jalan, Anda akan jumpai barisan tual yang tertata rapi, menanti untuk diangkut ke lokasi pengolahan sagu. Sempatkanlah singgah untuk melihat dari dekat tual-tual itu dan berfoto di sana. Atau coba saja meluruk ke arah pepohonan sagu, terutama yang berbatang besar. Sekedar untuk melihat-lihat atau memegang batang dan daunnya baru kemudian teruskan lagi perjalanan. (Edi Sutrisno)

Share