
Deretan kios yang mengapit jalan selebar tiga meter di areal pasar ini kini memang masih ada. Tidak banyak berubah, kecuali kondisi fisiknya yang sudah tidak sekokoh dulu. Hampir seluruh pintunya tertutup rapat, menyisakan satu-dua kios saja.
Di ujung pasar, masih juga terlihat jelas Penginapan Sambu. Gedung yang terbuat dari kayu berlantai dua ini, merupakan penginapan umum yang tergolong besar dan megah di jamannya. Bangunannya terdiri atas dua lantai dengan jumlah kamar lebih dari 50 unit. Memiliki pavilion lebar dengan ruang penerima tamu cukup mewah.
Sejak awal 2000-an, penginapan bertiang pancang beton ini sudah menutup operasinya. Sebelum tutup, penginapan ini mengalami beberapa perombakan, terutama di sisi depan dan beberapa bagian lainnya. Namun secara umum, renovasi yang dilakukan tidak mengubah struktur bangunan aslinya sejak didirikan pada tahun 1950-an.
Kini, penginapan yang sempat dikelola Yayasan Dharma Wanita Pertamina Sambu ini seluruh lantai duanya sudah tidak digunakan lagi. Pintu-pintu kamar yang ada ditutup rapat. Sementara lantai dasar, oleh sebagian warga sekitar dijadikan tempat tinggal. (Edi Sutrisno)
