Jumat09152017

Last update05:00:00 AM

Back Jejak

Jejak

Benny Horas Panjaitan, Penyambung Lidah Warga Kepri (1)

Masyarakat Batam tentunya sudah amat mengenal sosok Benny Horas Panjaitan. Figur kebapakan dan murah senyum ini dulunya adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Provinsi Kepulauan Riau. Dengan pencapaian itu, bobot ketokohan pria berdarah Batak ini seakan menjadi tak terbantahkan. Ia dapat mengenal baik kondisi Batam dan membaur dengan segala lapisan lantaran sudah menetap di pulau ini berpuluh tahun lalu.

Soerya Respationo, Birokrat yang Dekat dengan Wong Cilik (3)

Masih di kota gudeg, Soerya masuk pendidikan tinggi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dengan mengambil Fakultas Hukum.

Soerya Respationo, Birokrat yang Dekat dengan Wong Cilik (2)

Banyak julukan untuk sesosok tinggi semampai berkumis tebal ini. Ada yang menyebut dia sebagai Ki Lurah, Romo, Mas Soerya, Bapak Wong Cilik dan entah apalagi. Bahkan secara ekstrim Soerya kerap digunjing sebagai “bapaknya preman". Stigma ini sengaja dilekatkan oleh publik untuk menyatakan sebagai sosok yang lengkap. Soerya adalah seorang yang intelek, pemberani dan tidak munafik. Ia selalu tampil dengan sosokya sendiri, tidak ingin menutup-nutupi dan tidak ingin berpura-pura.

HM Soerya Respationo, Birokrat yang Dekat dengan Wong Cilik (1)

Atensi dan kepekaan sosial yang tinggi terhadap komunitas grassroot seolah mengakar dalam urat nadi seorang Soerya Respationo. Menyebut namanya saja, sebagian publik di Batam segera mengasosiasikan figur yang satu ini sebagai pengayom rakyat kecil. Maka tak heran kalau kemudian mereka, tidak sedikit di antaranya, yang menyebutnya sebagai “bapak wong cilik.”

Kris Wiluan, Programer yang Melesat Jadi Pengusaha Papan Atas (3)

Di mata sesama pengusaha, Kris dikenal sebagai sosok yang gigih. Visioner. Talenta bisnisnya yang natural tak pupus meski ia memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang agak melenceng. Kini, di bawah kendalinya, Citra Mas Group pun telah berkembang pesat menjadi perusahaan regional terkemuka di kawasan ASEAN.

Kris Wiluan, Programer yang Melesat Jadi Pengusaha Papan Atas (2)

Saat bersamaan, ia sebenarnya diminta ayahnya Henk Wiluan untuk mengembangkan usaha keluarganya yang bergerak di bidang pelumas dan suku cadang otomotif serta industri kimia dan bahan makanan. Namun ia menolak dan baru tergerak beberapa tahun sesudahnya, tepatnya tahun 1979. Begitu masuk ke perusahaan itu, ia langsung mengatur ulang bisnis ayahnya itu menjadi perusahaan induk di bawah PT Citra Bonang dengan jumlah karyawan sekitar 150 orang.

Kris Wiluan, Programer yang Melesat Jadi Pengusaha Papan Atas (1)

Bagi warga Batam, sosok Kris Wiluan bukanlah nama asing. Terutama di kalangan pengusaha, namanya sangat dikenal. Namun tak ada yang menyangka, sebelum tampil menjadi seorang pengusaha ternama, pria bernama lengkap Kris Taenar Wiluan ini memulai karir sebagai karyawan biasa dengan jabatan computer programmer. Jauh melenceng dari jabatan yang disandangnya kini, direktur utama sebuah perusahaan pemasok peralatan pipa perminyakan dan gas terdepan di Batam.

Abidin Hasibuan, dari Batam ke Kancah Internasional (3)

Dengan ditopang pinjaman modal sebesar Rp1,3 miliar dari Bank Internasional Indonesia (BII) pada tahun 1993 dan Rp3 miliar dari Bank Bapindo pada tahun 1994, PT Satnusa Persada terus mencetak prestasi. Hampir setiap tahun perusahaan pabrikan ini menghasilkan volume ekspor yang terus meningkat.