Minggu05192013

Last update12:20:01 AM

Back Karimun Oknum Satpol PP Sodomi ABG

Oknum Satpol PP Sodomi ABG

KARIMUN (HK) - Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun berinisial TS diduga melakukan sodomi terhadap salah seorang anak lelaki pada salah satu hotel di Tanjungbalai Karimun, Rabu (17/10) malam.

Diduga sebelum melakukan aksinya, pelaku memberikan minuman keras kepada korban, sehingga setelah menggak miras, korban tidak sadar ketika dicabuli. Setelah mengetahui ia telah dicabuli, korban lalu melaporkan peristiwa itu kepada keluarga. Merasa tak terima atas perbuatan pelaku, keluarga korban mendatangi Kantor Satpol PP, Kamis (18/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat keluarga korban datang, kebetulan TS dan Kepala Satpol PP Karimun Aryandi lagi berada di kantor.

Informasi yang berhasil dihimpun Haluan Kepri, begitu keluarga korban sampai di kantor Satpol PP, mereka langsung mencari keberadaan TS. Saat pihak keluarga korban dan TS bertemu, saat itu juga pelaku langsung shock, diduga penyakit jantungnya kambuh. Malam itu juga dirinya langsung dilarikan ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun, yang berada di belakang kantor Satpol PP.

Kepala Satpol PP Aryandi ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (19/10) tidak menampik adanya kasus tersebut. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadian. Ia membenarkan beberapa orang dari keluarga korban mendatangi Kantor S
atpol PP Kamis malam lalu.

"Semuanya belum jelas. Saya tak tahu pasti soal itu. Ini 'kan masih sebelah pihak, beliau (Kasi Trantib) kan masih sakit jadi belum bisa saya mintai keterangan. Nanti tunggu beliau sembuh dululah. Kalau sekarang saya lagi berada di luar kota, jadi tidak bisa memberikan keterangan panjang lebar," kata Aryandi.

Kepala Puskesmas Tanjungbalai Karimun, dr Ade Kristiyawan membenarkan kalau TS dirawat di Puskesmas Tanjungbalai Karimun. TS dirawat di kamar G kelas satu. Saat mendapatkan perawatan di ruang utama Puskesmas tersebut, TS mendapatkan infus, namun masih sempat duduk-duduk diluar ruangan perawatan.

"Benar, bapak itu dirawat di Puskesmas Balai. Tadi, sekitar pukul 11.30 siang saya nampak beliau duduk depan kamar G ruang kelas satu bersama salah seorang anak buahnya. Saya tanya bapak sakit apa? dijawab sakit jantung, lalu saya tegur, sakit jantung kok bapak merokok, kan tidak boleh," ujar Ade.

Untuk memastikan apakah penyakit yang diderita TS, dr Ade segera menanyakan kepada kepala keperawatan, dari keterangan kepala keperawatan tersebut, TS menderita penyakit paru-paru.

"Kalau pasti penyakitnya saya tidak tahu, harusnya dia dirawat di RSUD Karimun biar bisa ditangani dokter spesialis, biar jelas penyakitnya, kalau di Puskesmas kan tak ada dokter spesialis," ungkap Ade lagi. (ilham)

Share