Sabtu02232013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Ekonomi Karimun Lesu

Ekonomi Karimun Lesu

KARIMUN (HK)-Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Karimun JB Walianto menilai, perekonomian Kabupaten Karimun lesu, selama berlangsungnya perayaan Imlek tahun 2013 ini.

Apalagi, selama Januari hingga Maret, pencairan uang dari Pemkab Karimun untuk pelaksanaan berbagai proyek belum dilaksanakan.

"Pertumbuhan ekonomi, baik dari tingkat mikro maupun sampai makro belum menguat, kalaupun sudah ada beberapa showroom mobil dan motor yang mulai bermunculan, namun peningkatan ekonomi belum seberapa. Transaksi ekonomi masih didominasi oleh kalangan atas, sehingga belum menyentuh level bawah," kata JB Walianto, Minggu (17/2).

Dikatakan, di beberapa lokasi strategis di Karimun akhir-akhir ini banyak bermunculan show room motor dan mobil, serta ruko-ruko menjamur, itu bukan pertanda perekonomian Karimun membaik. "Jika terjadi peningkatan penjualan motor di beberapa show room motor, itu bersifat kredit. Dengan uang muka saja bisa mengambil motor baru, namun dua bulan kemudian ditarik lagi pihak dealer. Itu artinya ekonomi Karimun bukan meningkat namanya," jelasnya.

Jika melihat perputaran ekonomi di tingkat pasar hampir semua kebutuhan pokok masyarakat melambung tinggi, salah satunya harga telur ayam buras dari Rp1000 per butir sekarang sudah naik menjadi Rp1300 bahkan ada yang menjual dengan harga Rp1500 per butir, begitu juga untuk harga lain seperti beras dan gula, hampir semuanya mengalami kenaikan.

Secara umum, JB Walianto belum bisa menilai berapa persen kenaikan dari berbagai kebutuhan pokok masyarakat tersebut, karena pihaknya hingga kini belum melakukan survei ke pasar. Survei tersebut baru bisa dilakukan setelah dilakukan rapat oleh tripartit yang akan dilakukan besok (hari ini) di Disnaker Karimun.

"Sayangnya, Apindo dipastikan tidak bakal ikut dalam rapat tripartit tersebut karena berdasarkan instruksi dari Ketua Apindo Pusat Bapak Sofyan Wanandi kalau Apindo Pusat maupun daerah harus keluar dari tripartit. Jadi, yang akan mengikuti rapat tersebut hanyalah perwakilan pemerintah dalam hal ini Disnaker dan perwakilan serikat pekerja saja," katanya.


Share

Related news items:
Newer news items:
Older news items: