Senin02252013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Kantor Camat Ungar, Kundur Tanpa Kelengkapan dan Staf

Kantor Camat Ungar, Kundur Tanpa Kelengkapan dan Staf

KUNDUR (HK) - Kecamatan Ungar yang baru saja dimekarkan dari Kecamatan Kundur kini semakin menggeliat dan terus mengalami kemajuan, berkat dukungan masyarakat meski belum memiliki fasilitas lengkap.

Dimana kantor sementara itu merupakan rumah dinas dari guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri 007 dan tak dimanfaatkan, dengan alasan para guru disana sudah lebih maju dan telah memiliki rumah pribadi. Sehingga atas hal ini camat memanfaatkan bangunan rumah dinas guru itu untuk dijadikan kantor sementara.

Kantor yang sama ukurannya dengan rumah type 36 itu memiliki dua ruangan bersekat. Semula ruangan ini dijadikan sebagai kamar tidur dan disulap Camat Ungar, Raja Jemishak S.Sos, MM menjadi ruang kantor untuk pelayanan masyarakat.

Akan tetapi saat ini belum ada fasilitas yang menunjang layaknya kantor camat yang lain. Dengan kata lain tidak ada penunjang kerja seperti perangkat komputer, meja tamu, air conditioner (AC). Hanya meja kerja kosong tanpa ada tumpukan berkas.

Camat Ungar, Raja Jemishak S.Sos, MM mengatakan, meski belum memiliki fasilitas kantor dan staf, ia bekerja masih sendiri untuk melayani masyarakat, namun dia diperbantukan tenaga dari Kantor Lurah Alai yang jaraknya hanya beberapa meter saja. Selain itu juga diperbantukan dari beberapa staf di kecamatan induk yakni Kecamatan Kundur.

Kekurangan lainnya yakni listrik hanya menyala malam hari dimulai pada pukul 17.00 WIB hingga pagi hari pukul 07.00 WIB. Di samping itu pula kelangkaan BBM yang cukup membuat masyarakat kesulitan beraktifitas.

Listrik kata Jimi juga menjadi kendala dalam dunia pendidikan di daerah tersebut. Seperti sekolah yang akan melaksanakan praktek komputer namun tidak bisa terlaksana karena tak ada aliran listrik saat pagi hingga siang hari. Dimana sampai saat ini di Kecamatan Ungar baru ada tujuh buah sekolah. Lima diantaranya SD Negeri, satu SMP dan satu SMA sederajat.

Tidak hanya kepada pelajar, ibu rumah tangga pun tentunya akan berkembang dan maju jika listrik di Ungar sudah tidak ada masalah, menyala saat siang dan malam hari. Karena diketahui cukup banyak kerajinan tangan atau home industri masyarakat setempat yang bisa dikembangkan, mulai dari makanan khas melayu dan sebagainya. Sehingga para ibu rumah tangga akan dapat memanfaatkan hal itu ketika di rumah.

Selain listrik, Jimi juga berharap kepada Wakil Bupati Karimun untuk segera membangun kantor defenitif, sehingga lebih mudah melayani masyarakatkita. Karena saat ini telah ada lahan seluas dua hektare di Desa Sungai Buluh yang dibebaskan Pemda Karimun dan akan didirikan Kantor Camat Ungar.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengakui, penunjukan Jimi sebagai Camat Ungar memang belum ditetapkan siapa yang akan mendampinginya sebagai Sekretaris Camat (sekcam), termasuk juga staf-staf dan kepala seksi.

"Sekcam masih dalam usulan. Jadi memang sampai saat ini Camat Ungar bekerja sendiri. Di samping itu pula tenaga honor pun belum ada, jadi saat ini dia (Jimi) sebagai camat tunggal," kata Rafiq usai meresmikan kantor Camat Ungar.

Atas kondisi ini Rafiq pun langsung menginstruksikan kepada Kabag Pemrintahan, H Mohammad Isnainie untuk segera mengisi stuktur di kecamatan tersebut.

Rafiq juga menjelaskan, dalam memenuhi kebutuhan fasilitas kantor di masing-masing kecamatan pemekaran, telah diusulkan untuk membangun perkantoran pada 2014 kepada pemerintah pusat melalui Badan Perbatasan Daerah Kabupaten Karimun, yang akan menggunakan dana dari APBN. Jika tak terpenuhi, maka akan dibantu dengan APBD Kabupaten Karimun.

Berapa besaran jumlah yang dibutuhkan dalam pembangunan setiap kantor camat, Rafiq mengaku minimal Rp1 miliar. Memang jumlah tersebut berbeda ketika membangun Kantor Camat Moro beberapa waktu lalu, yang menelan anggaran sebesar Rp2,5 miliar.(gan)

Share

Newer news items:
Older news items: