Kepala Disperindagkop dan UKM Karimun, Muhammad Hasbi mengatakan, tujuan dilakukan penertiban pedagang dan arena permainan anak-anak itu adalah untuk menjaga keindahan Coastal Area. Karena kawasan itu dijadikan sebagai ikon dan tujuan wisata oleh Pemkab Karimun. Sebagai langkah awal kata Hasbi, pihaknya sudah mulai melakukan pencabutan undian terhadap pedagang yang jumlahnya sekitar 70 orang itu.
"Para pedagang itu bakal ditempatkan sesuai lokasi yang telah disediakan diseputaran panggung rakyat sebelah kanan dan kiri. Begitu juga permainan anak-anak itu ditempatkan dalam satu lokasi," ungkap Hasbi.
Bukan hanya sekedar merelokasi pedagang semata, namun Disprerindagkop dan UKM juga telah menyediakan gerobak yang baru bagi para pedagang itu. Namun, sampai saat ini jumlahnya masih terbatas. "Kami juga telah menyediakan gerobak baru bagi pedagang, namun jumlahnya masih sedikit," katanya.
Menurut Hasbi, jika semua sarana dan prasarana pendukung sudah lengkap, maka pada Bulan Maret mendatang semua pedagang sudah bisa direlokasi ke dalam areal Panggung Rakyat Puteri Kemuning sebagaimana yang telah disediakan Pemkab Karimun sebagai lokasi bagi para pedagang.
"Semua sarana sudah lengkap, seperti listrik, air dan toilet. Insya Allah Maret mendatang semua pedagang sudah bisa direlokasi ke Panggung Rakyat. Doakan saja semoga semua bisa berjalan lancar. Sehingga, apa yang diharapkan Pemkab Karimun untuk menjadikan Coastal Area sebagai ikon Karimun bisa terwujud," jelasnya.
Rahmat, salah seorang pedagang yang biasa mangkal di bahu jalan lingkar mengaku sangat setuju dengan rencana pemerintah mau memindahkan pedagang ke Panggung Rakyat. Dirinya pun setuju dengan sistem pengundian yang dilakukan oleh Disperindagkop dan UKM itu, dengan alasan agar tidak terjadi kecemburuan nantinya.
"Saya sudah mendengar juga kalau dinas perdagangan mau mengundi pedagang yang ada disini untuk ditempatkan di Panggung Rakyat. Kalau itu kami sih setuju-setuju saja. Biar nanti tidak ada yang cemburu kalau misalnya ada pedagang yang ditempatkan di lokasi yang bagus. Asalkan, sistem pengundian itu transaparan," ungkap Rahmat. (ham)
- PDIP Karimun Targetkan 9 Kursi DPRD
- Rafiq Lantik Kamabiran Pramuka Karimun
- Ribuan Ikan Mati di Teluk Lekop, Karimun
- Polisi Didesak Periksa Rektor Universitas Karimun
- Kasus RTLH Kundur Mengendap
- Latif Masih Urus Pendidikan Inklusi Karimun
- Stok BBM di SPBU di Karimun Kembali kosong
- SLBB Kolong, Karimun Butuh Perhatian
- Harimurti Bungkam Kasus RTLH di Kundur
- Bos Hotel Gembira, Kundur Diduga Beking Judi Sie Jie
- BBM Eceran Rugikan Konsumen
- 2906 Siswa SMA di Karimun Ikut Try Out
- Pemprov Bangun Jalan di Kecamatan Belat, Kundur
- Bappeda Karimun Sosialisasikan Perda RTRW
- Dewan Curigai Pokja Inklusi Karimun 2012
- Kantor Camat Ungar, Kundur Tanpa Kelengkapan dan Staf
- Problem Rektor Universitas Karimun Terbongkar
- Pengurus Muslimat NU Karimun Dikukuhkan
- Program Jampersal di Karimun Terus Bergulir
- Dosen Universitas Karimun Batal Bakar Diri
