Kamis02272014

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Distanhut Karimun Kembangkan Tanaman Sagu

Distanhut Karimun Kembangkan Tanaman Sagu

KARIMUN (HK) - Kabupaten Karimun sangat berpotensi untuk ditanami pohon sagu, yang saat ini masih belum masuk ke dalam daftar salah satu bahan pangan. Untuk itu direncanakan bakal dikembangkan di beberapa titik yang telah diteliti sebelumnya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun, H Amran Syahidid.

Amran mengatakan, tak perlu lahan yang luas mencapai ribuan hektare untuk mengembangkan tanaman sagu. Karena paling sedikit dalam satu batang pohon sagu bisa menghasilkan satu ton sagu. Jika dalam satu batang terdapat empat rumpun, maka akan bisa menghasilkan empat ton sagu.

Persiapan awal dalam mengembangkan sumber makanan dari batang sagu ini lanjut Amran, Distanhut masih akan menyediakan bibit. Tak perlu didatangkan dari luar, karena kualitas sagu di Kabupaten Karimun yang tersebar di beberapa wilayah sangat bagus, artinya bibitnya pun akan sangat bagus bila dikembangkan di daerah sendiri.

"Beberapa titik yang memiliki potensi sagu sangat bagus adalah di Kecamatan Ungar (lebih dikenal dengan sebutan Alai) dan Kecamatan Kundur Barat. Untuk tahap pertama akan kita targetkan 100 hektare dulu," ujar Amran, kemarin.

Ia menjelaskan, dalam membudidayakan pohon sagu tidak terlalu rumit, karena mudah tumbuh dengan struktur tanah yang cocok pula. Banyak jenis makanan dapat diolah dari bagan sagu. Bahkan salah satu makanan khas tradisional Melayu di Kabupaten Karimun juga terbuat dari bahan dasar sagu, yang biasa dikenal dengan nama Lendot. Dengan campuran sedikit sayur-sayuran serta siput atau udang, makanan tersebut tentunya juga sangat digemari. Karena kaya akan karbohidrat yang sangat tinggi.

Di samping itu pula ada beberapa makanan yang memang tak asing didengar dan menggugah selera, seperti laksa, sempolek, lempeng sagu dan sebagainya.(gan)

Share