Minggu03032013

Last update12:38:38 AM

Back Karimun Tower Lipo Kundur Tetap Dikerjakan

Tower Lipo Kundur Tetap Dikerjakan

Tomas Berang

KUNDUR (HK) - Desakan untuk merubuhkan tower yang saat ini telah berdiri di atas bangunan Hotel Lipo pun semakin gencar dilakukan. Dimana para tokoh masyarakat di Kecamatan Kundur mengecam keberadaan tower tersebut.

Apa lagi pada saat pengerjaan tower yang katanya milik salah satu provider jaringan telepon seluler, banyak material yang jatuh dari atas bangunan. Tentunya membuat masyarakat sekitar khawatir dan wawas. Pasalnya posisi tempat berdirinya tower tersebut di wilayah padat pendudud dan tempat keramaian, yang tak jauh dari terminal penumpang pelabuhan Syahbandar Tanjung Batu.

"Kita minta tower segera dirubuh, jika tak mau juga dirubuhkan maka warga disini nanti yang akan merubuhkan. Dari pada nanti akan mencelakakan warga di sini," ujar Ali, salah seorang tokoh masyarakat di Kundur, Rabu (27/2).

Mengenai kompensasi kepada masyarakat lanjut Ali, hanya sebatas untuk memuluskan rencana berdirinya tower tersebut, sedangkan banyak warga yang terkena dampak langsung dari tower tersebut sama sekali tidak menerima.

Yang ditakutkan ujar Ali lagi, jika sewaktu-waktu tower itu tumbang atau rubuh karena konstruksi bangunan Hotel Lipo sudah tak kuat lagi. Ini akan menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar. Sehingga jika hal tersebut terjadi siapa yang akan bertanggungjawab.

Cukup banyak dampak yang akan dirasakan masyarakat sekitar tower. Tak juah dari lokasi terdapat terminal dan Pelabuhan Syahbandar Tanjung Batu, pangkalan ojek, rumah makan, pasar, apotek, toko emas, kios penjual pakaian, yang jaraknya hanya beberapa meter.

Ali juga mengatakan, Camat Kundur, Umar Said dalam hal ini tidak seharusnya langsung memberikan izin untuk didirikannya tower tersebut. Harus ada berbagai macam pertimbangan karena letaknya sangat membahayakan dan hanya berjarak beberapa meter dari jalan utama. Untuk itu selaku pemerintah berwenang di wilayah Kecamatan Kundur harus mengambil tindakan dan jangan hanya diam saja.

"Perlu diingat, ajang bagi-bagi kompensasi ini bukan sebagai langkah untuk memuluskan proyek. Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat di sini, maka dari itu harus segera dirubuhkan. Hotel Lipo itu bangunannya sudah sangat tua dan tak layak didirikan tower," ucapnya.

Sampai saat ini, Manager Kontraktor PT Karya Bakti Metal (PT KBM), Feri yang mendirikan tower tersebut belum bisa dimintai keterangan. Meski nomor ponselnya terdengar aktif dan telah dihubungi berkali-kali, namun tidak ada niat baik untuk menjawab.(gan)

Share