Rabu04032013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Dua PNS Karimun Beralih ke Dunia Politik

Dua PNS Karimun Beralih ke Dunia Politik

KARIMUN (HK) - Dua orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karimun dipastikan bakal mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif. Mereka akan bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang untuk memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun.

Informasi yang dihimpun, sampai saat ini yang sudah pasti akan mencalonkan diri adalah Sekda Karimun H Anwar Hasyim. Pada April ini dirinya telah memasuki masa pensiun (purna bhakti) sehingga memanfaatkan waktunya untuk beralih kepada kursi legislatif, dengan bergabung ke partai politik Golongan Karya (Golkar) sebagai kendaraan politiknya.

Sedangkan satu PNS lagi yang dipastikan bakal mencalonkan diri sebagai anggota legislatif yakni Jasni, mantan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Karimun, yang telah ditetapkan sebagai salah seorang tersangka kasus Rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Wakil Bupati Karimun, H Aunur Rafiq ketika dikonfirmasi mengenai berapa banyak jumlah pasti PNS yang ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, ia tidak banyak berkomentar. Dia juga mengaku sampai saat ini masih belum mendapatkan data pasti.

"Karena nanti kalau saya jawab dua atau berapa nanti pasti ditanya siapa saja. Jadi sampai saat ini saya belum mengetahui pasti," ucapnya singkat, kemarin.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karimun, Kamarulazi membenarkan dua orang PNS yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, yakni Sekda Karimun Anwar Hasyim dan mantan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Karimun, Jasni.

"Persyaratan PNS yang mau jadi caleg harus mengundurkan diri. Tapi tidak ada batas waktu berapa lama dia jadi pegawai," ujar Lazi kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Dari dua orang PNS tersebut yang memutuskan untuk merambah dunia politik dan merebut kursi DPRD, menambah daftar jumlah dari status PNS menuju kursi DPRD. Karena jauh hari sebelumnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, H.Harris Fadillah yang telah pensiun pada Agustus 2012 silam langsung banting setir dan melirik Partai Keadilan Sejahtera sebagai kendaraan politiknya.

Bergabungnya pria yang dikenal sebagai ipar dari Wakil Bupati Karimun H.Aunur Rafiq itu pun ternyata telah memiliki kartu anggota per 1 Januari 2013 kemarin. Kemudian dia digadang-gadangkan oleh partai berlambangkan ka’bah dan padi yang diapit dua bulan sabit ini untuk pemenangan di daerah pemilihan (Dapil) 1, Karimun - Buru.(gan)

Share