Peserta Pelatihan Jungle Rescue dikhususkan bagi kalangan pelajar, mahasiswa dan pecinta alam se-Kabupaten Karimun. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 36 orang peserta berasal dari perwakilan pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Siswa/i Pencinta Alam (Sispala) dan organisasi kepemudaan lainnya.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Anggit Mulyo Satoto saat pembukaan mengatakan melalui pelatihan Jungle Rescue bertema "Melalui Pelatihan Jungle Rescue, Kita Tingkatkan Peran Potensi SAR dalam Penyelenggaraan Operasi SAR" ini diharapkan para peserta dapat mempunyai keterampilan dalam penanganan bencana. "Diharapkan dengan kegaiatan ini, semua peserta dapat berperan lebih aktif dan proaktif dalam kegiatan penanggulangan bencana dan penanganan musibah di wilayah Tanjung Balai Karimun sendiri, dan di Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya," pesan Anggit.
Ia juga menambahkan, selama kegiatan yang dimulai dari tanggal 21-24 Maret 2013, peserta akan mendapatkan materi survival, perbekalan, perlengkapan permakanan, navigasi darat, medical first responder, dan explore SAR. Materi tersebut akan dipraktekkan dalam dua hari terakhir pelaksanaan kegiatan.
"Kami berharap materi-materi tersebut berguna bagi peserta untuk bertahan hidup di alam bebas, gunung dan hutan. Selain itu, peserta dibekali metode dan teknik evakuasi apabila suatu saat mendapati korban yang mengalami musibah," ujar Anggit menambahkan.
Sementara itu perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Karimun yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Syuryaminsyah mengharapkan para peserta dapat menimba ilmu yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana. "Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan serius agar mendapatkan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan dalam segi pertolongan dan penanggulangan bencana. Apa yang diberikan materinya oleh pembimbing dari SAR agar dapat benar-benar dipahami, sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua," katanya singkat.
Turut hadir dalam acara pembukaan pelatihan ini antara lain perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari Dinas Kesehatan, Kantor Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Lanal Tanjung Balai Karimun, Polres Tanjung Balai Karimun, Kanwil Bea Cukai, Koramil Kecamatan Tebing dan juga tokoh masyarakat. (sut)
Share
Newer news items:
- Kapal Tenggiri 7 Terbakar
- Lokasi RSUD Kundur Dinilai Tidak Tepat
- Hutan Bakau Karimun Dijual Rp3 Miliar
- Sagu Jadi Cadangan Ketahanan Pangan Nasional
Older news items:
- Kapal Muatan Pasir Timah Tenggelam di Karimun
- Air Bersih Tidak Dianggarkan di APBD Karimun
- Fraksi PAN Bantah Dampingi Pokja Inklusif ke Jakarta
- Sarana Coastal Area Ditambah




