Rabu05292013

Last update12:00:00 AM

Back Karimun Setiap Anggaran Harus Dipertanggungjawabkan

Setiap Anggaran Harus Dipertanggungjawabkan

KARIMUN (HK) - Secara umum dan nasional, seluruh dana atau anggaran yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan. Demikian dikatakan Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

"Memang sejauh ini salah sasaran dalam pengeluaran anggaran itu tidak kita lakukan. Tapi apa salahnya saya selaku orang dituakan untuk mengingatkan kepada mereka. Karena dalam perjalanan ini kan sifat manusiawi itu kadang-kadang lupa, lalai dan sibuk. Sehingga itu penting diingat selalu," ujar Nurdin saat membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Karimun, di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, Senin (25/3).

Disinggung mengenai penggunaan anggaran yang selama ini belum tepat sasaran, diakui Nurdin dalam perencanaan itu terus terang saja memang tidak 100 persen. Disamping itu pula, maksud tidak tepat sasaran itu bukan berarti salah penggunaan. Kadang-kadang tuntutan masyarakat ada yang belum terpenuhi. Sehingga memang susah untuk melakukan 100 persen. Apa lagi memenuhi keinginan orang banyak. Tapi pemerintah berpikir, memang kepentingan masyarakat cukup besar bukan berarti tidak tepat sasaran.

Disamping itu pula menurut Nurdin, apa yang disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karimun, Arif Fadillah menjadi masukan bersama.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda), T.S Arif Fadillah mengatakan, Musrenbang adalah adalah bentuk implementasi kepada masyarakat. Visi dan misi misi Kabupaten Karimun tentang RPJMD yakni mewujudkan SDM yang berdaya saing dan dilandasi dengan iman dan taqwa.

"Secara makro, ekonomi Kabupaten Karimun pada tahun 2012 mencapai 7,26 persen dan perbandingannya pada 2011 silam hanya 6,5 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari angka provinsi dan nasional. Sedangkan indeks pembangunan manusia (IPM) saat ini mencapai 8,13 persen, jika dibandingkan dengan 2011 lalu ternyata hanya sebesar 5,4 persen," jelas Arif.

Lebih lanjut dikatakan Arif, isu-isu strategis yang harus diperhatikan adalah menciptakan daya saing dan pengentasan kemiskinan melalui bidang ekonomi, kelautan, pertanian dan industri. Bahkan untuk akses antar pulau saat ini sudah dirancang dan telah ada kerjasama dengan Kabupaten Pelalawan - Riau.

Perlu Tindaklanjut

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Arifin Budianto mengatakan. mengatakan, secara keseluruhan pembangunan di Provinsi Kepri saat ini sudah mengalami peningkatan, karena saat ini telah masuk kedalam 12 besar Provinsi di Indonesia yang maju.

Dia juga yakin Kepala Bappeda Kabupaten Karimun sudah melakukan perencanaan yang baik. Sehingga berdasarkan permasalahan yang dihadapi, jadilah draf perencanaan yang merupakan proses partisipatif.

Dikatakannya pula, dari hasil rancangan demokratif dan rancangan aspiratif, maka muncullah rancangan final dengan menghasilkan tiga item, diantaranya adalah tepat waktu dan ini merupakan nilai plus.

"Kemudian apa yang tercantum didalam dokuman anggaran, itu artinya ada di RKPD. Tapi jangan sekali-kali kita menganggarkan yang tidak pernah kita rencanakan. Sehingga itu merupakan pekerjaan Kejaksaan untuk menindaklanjuti," ujar Arifin Budianto yang turut hadir dalam pembukaan Musrenbang Kabupaten Karimun di Gedung Serbaguna Kantor Bupati, kemarin.

Selain itu pula menurut Arifin, pembangunan harus bersinergi antara daerah dengan pusat karena sudah ada bagiannya masing-masing. Disinilah output atau rekomendasi Musrenbang. Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan yang betul-betul prioritas. Yang harus disiapkan adalah konsistentsi, sehingga rencana tata ruang tersebut harus betul-betul matang.

Turut hadir dalam kesempatan itu, para pimpinan FKPD se Kabupaten Karimun, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan tokoh masyarakat.(gan)

Share