Saat ditemukan, korban tersangkut di hutan bakau antara Pulau Parit I dengan Pulau Merak. Kondisi korban sudah membusuk, bagian kepalanya hanya tinggal kerangka. Korban yang saat itu mengenakan baju kaos warna belang-belang masih utuh melekat dibadannya. Begitu juga dengan celana panjang warna coklat yang dipakainya juga masih melekat di kakinya dan sepatu warna coklat juga masih ada.
Wahab yang saat itu tengah mencari udang di sekitar hutan bakau itu terkejut begitu mmelihat sosok manusia tersangkut di hutan bakau. Saat itu juga, dirinya segera melaporkan temuan itu kepada tim SAR yang terdiri dari TNI AL Posal Selat Belia, Polairud dan tim lainnya yang tengah melakukan pencarian terhadap korban.
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Sawa membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Menurutnya, setelah mayat ditemukan oleh nelayan langsung dievakuasi oleh tim ke pelabuhan terdekat di Pulau Karimun hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.
"Begitu sampai di RSUD, mayat tersebut akhirnya kami data dan cocokkan dengan salah satu ABK kapal KM Takkajo'e yang hilang sekitar lima hari lalu. Setelah mencocokkan semua datanya, dapat disimpulkan kalau mayat itu adalah Ridwan alias Iwan usia 32 alamat di Medan yang merupakan ABK kapal yang dinyatakan hilang itu," ungkap Danlanal.
Sementara, Kepala Basarnas Cabang Tanjungbalai Karimun Miswadi mengatakan, sejak salah seorang ABK KM Takkajo'e dinyatakan hilang saat berlayar dari sebelah barat Pulau Kenipan memuat pasir timah, maka seluruh tim mulai dari SAR, Lanal dan Polairud Polres Karimun terus mencari keberadaan korban yang dinyatakan hilang itu.
Bukan hanya tim kata Miswadi, keluarga korban yang sengaja datang dari Medan juga ikut melakukan pencarian terhadap keluarganya itu pada hari ketiga dan keempat. Namun, setelah hari kelima maka keluarga sudah tak kuat lagi hingga kembali pulang ke Medan. Namun, justru pada hari kelima korban berhasil ditemukan.
"Setelah korban ini ditemukan, maka kami akan kembali menghubungi pihak keluarganya yang berada di Medan untuk memberitahu korban sudah ditemukan. Mudah-mudahan pihak keluarga bisa mengurus apakah akan dikebumikan di Karimun atau dibawa pulang ke Medan," jelasnya. (ham)
Mayat ABK Kapal Ditemukan di Karimun
- Rabu, 27 March 2013 00:00
KARIMUN (HK) - Iwan, anak buah kapal (ABK) KM Takkajo'e GT 06 yang hilang saat kapal muatan pasir timah tenggelam di sebelah utara perairan Kenipan Tanjungbalai Karimun, ditemukan tak bernyawa oleh Wahab, nelayan penangkap udang di sekitar perairan Parit I, Desa Parit Kecamatan Karimun, Selasa (26/3) sekitar pukul 07.30 WIB.



