Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Asisten I Kabupaten Karimun, Raja Usman. Dalam pemaparan Raja Usman mengatakan, Kabupaten Karimun sudah berdiri sekitar 13 tahun, kalau dilihat perkembangannya semakin maju dan berkembang.
Bebagai kemajuan yang dirasakan lanjut Raja Usman, adalah berkat upaya kerjasama semua elemen. Untuk itu karena mayoritas penduduk adalah Muslim, maka kita punya salah satu azam, yakni meningkatkan iman dan taqwa yang dijadikan landasan.
"Kita ingin mandiri tentu mandiri yang beriman. Ingin maju tentu maju dengan cara beriman dan sebagainya. Oleh karena itu visi ini jadi landasan utama, meletakkan iman dan taqwa sebagai tonggak utama," ujar Raja Usman.
Raja Usman juga mengatakan, dalam beberapa agenda peningkatan iman dan taqwa di Kabupaten Karimun telah kegiatan wisuda 1000 santri, padahal kurun waktu beberapa tahun kemarin masih belum tampak. Selain itu ditahun-tahun sebelumnya musholla dan masjid masih belum signifikan dalam membina iman dan taqwa, tapi sekarang sudah mulai tampak berkmbang.
"MTQ atau STQ merupakan agenda nasional setiap tahun. Oleh karena itu sudah pasti ini kita siapkan. Kita siap untuk bersaing sampai tingkat nasional. Untuk menseleksi diperlukan dewan hakim yang betul-betul punya kualitas yang baik, sehingga menghasilkan qori dan qoriah yang baik pula," ujarnya.
Sementara itu Kabag Kesra dan Kemasyarakatan Kabupaten Karimun, Usman,MS.i mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan ilmu pengetahuan dan dalam rangka penyegaran menjelang pelaksanaan MTQ Kabupaten Karimun pada awal April mendatang.
"Oleh karena itu dengan pembinaan ini ilmu yang sudah didapat bisa dijadikan bekal, paling tidak nanti akan diterapkan dalam MTQ Kabupaten Karimun. Makanya sengaja kita buat pembinaan ini mendekati waktu pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten yang tinggal seminggu lagi, biar ilmu yang mereka dapat masih segar saat diterapkan," ujar Usman.
Saat ini lanjut Usman, Pemkab Karimun telah memiliki sekitar 30 orang yang sudah layak jadi pelatih dewan hakim di setiap kecamatan. Akan tetapi untuk saat ini pelaksanaan pembinaan masih difokuskan di tingkat Kabupaten. Dengan harapan kegiatan ini bisa dilakukan secara berantai oleh dewan hakim, mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan atau Desa.
Seperti diketahui kata Usman, kegiatan MTQ di Kabupatn Karimun yang digelar ditingkat kelurahan atau desa, hampir sama meriahnya dengan MTQ tingkat Kabupaten yang selalu meriah. Dan inilah yang jadi harapan kita untuk sama-sama meramaikan pelaksanaan kegiatan keagamaan.
Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, terhitung sejak Selasa kemarin dan berakhir pada 28 Maret mendatang (besok). Dengan menghadirkan dua orang narasumber, yakni dari Disen Perguruan Tingging Ilmu Qur'an (PTIQ) Jakarta, Masrun Ihwan, dia juga pernah jadi qori nasional terbaik. Kemudian satu lagi dari LPTQ Provinsi Kepri, Azali Samad.(gan)
- Warga Meral Karimun Tolak Pendirian Tower Kampung Padi
- Warga Meral Karimun Sambut Baik Program PNPM
- Polisi Diminta Usut Tuntas Penyeleweng BBM Subsidi di Kundur
- Penderita HIV/AIDS di Karimun Capai 1.109 Orang
- Hutan Bakau Tak Boleh Dijual
- Warga Karimun Tolak Pendirian Tower
- Anwar Hasyim Mundur Dari Jabatan Sekda Karimun
- IRT di Karimun Sudah Pandai Ciptakan Resep Baru




